HIGH SCHOOL GIRLS REINCARNATION

HIGH SCHOOL GIRLS REINCARNATION
CHAPTER 22 Danau Belakang Paviliun


__ADS_3

Danau di belakang paviliun terletak tidak cukup jauh sehingga mereka berdua cepat sampai kemudian Tuan Putri Seo Young melihatnya dengan cukup takjub melihat sekeliling yang terlihat sangatlah indah sekali. Tuan Putri Seo Young tersenyum di balik cadarnya sehingga Jihan tidak melihat jika Tuan Putri Seo Young namun Jihan tahu jika suasana hati Tuan putrinya sudah cukup bagus sekali bertambah dari yang tadi.


"Jihan ini sangat indah sekali ya sangat tidak disangka jika ada danau seindah ini di belakang paviliun kenapa kamu tidak pernah memberi tahu saya sebelumnya, jika tahu saya akan sering kesini daripada jauh-jauh keluar dari kediaman" ucap Tuan Putri Seo tidak beralih dari danau yang ada di depannya.


"maaf Tuan Putri bukanya Tuan Putri sebelumnya sudah tahu ya lalu dulu kan Tuan Putri sering kesini dengan saya apa Tuan Putri tidak mengingatnya, saat suasana hati Tuan Putri tidak baik pasti datang kesini baik sendiri ataupun sama saya" jawab Jihan memandang Tuan Putri Seo Young dengan sedikit bertanya.


"aduh Jihan maaf ya saya sudah lupa dengan itu kamu sudah mengingatkan saya kembali, oh iya Jihan menurut kamu bagaimana jika mereka tahu apa yang sebenarnya mereka minum tadi pastinya mereka tidak akan berekspresi seperti itu tadi" Tuan Putri Seo Young mencoba mengalihkan perhatian Jihan menjadi membahas topik yang lainnya.


"mungkin saja mereka sangat menyesal dengan kebodohan mereka Tuan Putri sangat tidak terbayangkan bagaimana nantinya setelah mereka tahu dan itu sudah sangat parah, oh iya Tuan Putri setelah meminum itu kira-kira berapa lama mereka bisa tahan apakah lama atau tidak" jawab Jihan agak penasaran.


"saya tidak akan membiarkan mereka berdua meninggalkan dengan cepat dan biasa saja karena saya sudah menyiapkan sesuatu untuk mereka agar mereka meninggal secara perlahan-lahan dan dengan tersiksa itu balasan yang setimpal untuk mereka berdua, mereka berdua tidak akan bisa untuk menyentuh saya sedikit pun Jihan ataupun melukai saya seperti dulu karena saya tidak akan membiarkannya" ucap Tuan Putri Seo Young tersenyum smrik.


"saya tidak pernah berpikir jika Tuan Putri akan selicik ini selama ini kan Tuan Putri biasa saja tidak pernah berbuat apa-apa dan menerima apa saja perlakuan mereka dengan Tuan Putri, ternyata Tuan Putri kejam juga ya dan sedikit tidak mempunyai perasaan" ucap Jihan dengan sedikit tersenyum.


"Jihan, saya tidak tahu apa saya bisa bahagia nantinya jika menuruti apa keinginan ayahanda kamu kan juga tahu jika saya tidak menyukai pangeran yang di jodohkan dengan saya itu karena saya sudah suka dengan pangeran Hwang Jung dan dia juga suka dengan saya. menurut kamu saya harus bagaimana ya Jihan" Tuan Putri Seo Young mencoba untuk bertanya pada Jihan.


"jika itu yang Tuan Putri tanyakan saya juga tidak tahu bagaimana karena saya tidak berhak untuk memberikan solusi untuk Tuan Putri takutnya saya salah dalam berbicara nantinya" jawab Jihan dengan jujur.


"tidak apa Jihan tidak usah takut katakan saja apa yang kamu pikirkan saya tidak akan memarahi kamu nanti, saya senang jika kamu mau memberikan pendapat kamu tentang apa yang saya tanyakan tadi hanya kamu yang mengerti perasaan saya sekarang" Tuan Putri Seo Young menatap Jihan yang berada di sebelahnya.

__ADS_1


Sebelum Jihan menjawab pertanyaan Tuan Putri Seo Young ada yang datang menghampiri mereka berdua tak lain adalah Pangeran Dae Young yang sedang mencari Tuan Putri Seo Young karena tidak ada di dalam kediamannya lalu memutuskan untuk mencarinya di danau dan ternyata memang Tuan Putri Seo Young dan Jihan ada disana. Kemudian Jihan memberi hormat pada Pangeran Dae Young kemudian berdiri di belakang Tuan Putri Seo Young tidak berani dekat-dekat dengan Pangeran Dae Young.


"Jihan pergi aja sana saya ingin berbicara berdua dengan Tuan Putri" perintah Pangeran Dae Young kemudian tanpa basa-basi lagi Jihan segera pergi tidak mau menganggu pembicaraan mereka berdua.


"ada apa ya kenapa Pangeran mencari saya ada keperluan apa yang mau di bicarakan dengan saya" tanya Tuan Putri Seo Young begitu Jihan sudah pergi meninggalkan mereka berdua saja.


"saya tadi mendengar perkataan kalian tadi sebenarnya apa yang kamu rahasiakan dari saya kenapa kamu tidak berterus terang saja pada saya" jawab Pangeran Dae Young menatap Tuan Putri Seo Young dengan sedikit mengintrogasi.


"apa maksud Pangeran saya tidak mengerti sama sekali pembicaraan apa yang Pangeran dengar dari kami" Tuan Putri Seo Young agak was-was takutnya ada orang lain yang mengetahui apa yang dia lakukan selain Jihan yang mengetahui.


*gawat kalo dia sampai tahu apa yang gue lakuin sama kedua orang itu bisa kena masalah besar sama Pangeran gue nanti gimana ya*batin Tuan Putri Seo Young sedikit cemas dengan apa yang didengar oleh Pangeran.


"saya dengar semua yang kamu katakan termasuk tentang Selir Moon Hee dan putrinya yang kamu bicarakan meskipun saya tidak mendengar langsung kalian menyebutkan namanya tapi saya bisa tahu siapa yang kalian bicarakan tadi, sejak kapan kamu jadi licik seperti ini saya tidak pernah mengajari kamu untuk berbuat seperti ini Seo Young jika ada yang tahu bagaimana" ucap Pangeran Dae Young agak marah dan kecewa dengan adiknya itu yang sudah berubah jauh dari dulu.


"kenapa kamu diam saja cepat jawab Seo Young saya mau dengar penjelasan dari kamu bagaimana" Pangeran Dae Young membentak Tuan Putri Seo Young membuatnya sedikit terkejut dan juga tidak percaya jika orang yang sangat baik padanya bisa membentaknya seperti itu.


"maaf kakak saya tidak bermaksud untuk berbuat seperti itu pada mereka hanya saja " ucapnya terpotong karena mendapatkan tatapan tajam dari kakaknya membuatnya menelan ludahnya agak ngeri dengan tatapan tajam kakaknya.


"hanya saja apa jawab langsung jangan sepotong-sepotong seperti itu kakak tidak mengerti" ucap Pangeran Dae Young tidak sabar.

__ADS_1


"maaf kakak saya hanya ingin membalas dendam atas perbuatan mereka dengan saya dulu karena sudah membuat saya jadi di hina banyak orang dan juga mencelakai saya sampai berkali-kali sampai saya hampir mati karena mereka, sekali lagi maafkan saya kakak atas perbuatan saya dengan mereka jika kakak mau menghukum saya tidak apa akan saya terima asalkan kakak mau memaafkan saya" lanjut Tuan Putri Seo sembari menundukkan kepalanya sedikit berlutut pada Pangeran Dae Young karena dia mengira Pangeran sangat marah padanya.


Kemudian Pangeran Dae Young memegang kedua pundak adiknya membuatnya menjadi tegak kembali semarah-marahnya Pangeran Dae Young tidak akan tega untuk menghukum adiknya meskipun telah membuat kesalahan yang cukup fatal dan berakibat cukup berbahaya.


"kakak sudah memaafkan kamu maafkan kakak ya tadi sudah membentak kamu cukup kasar kamu pasti terkejut tadi, tapi kakak hanya mau kamu itu jujur sama kakak Seo Young selama ini kamu tidak pernah berbohong pada kakak" ucap Pangeran Dae Young mengusap perlahan rambut Tuan Putri Seo Young yang tergerai panjang dan indah.


"iya kakak tidak apa-apa saya mengerti kok meskipun saya tadi sedikit terkejut dengan bentakan kakak tadi, jadi kakak tidak akan menghukum saya dan mengatakan ini pada ayahanda kan" ucap Tuan Putri Seo Young menatap lembut kakaknya.


"tidak akan Seo Young kakak tidak akan membicarakan hal ini pada ayahanda karena tindakan kamu juga sedikit benar dan kamu harus memberitahu kakak nanti apa rencana kamu, sebagai gantinya kamu harus ikut kakak ke suatu tempat kamu tidak perlu bertanya lagi dimana tapi kamu cukup ikut saja dengan kakak" jawab Pangeran Dae Young tersenyum menatap adiknya membuat Tuan Putri Seo Young jadi sedikit salah tingkah melihat senyuman kakaknya itu.


"tapi nanti jika ayahanda marah pada kita bagiamana saya kan tidak boleh keluar oleh ayahanda takutnya saya nanti bisa kena hukuman tambahan lagi kakak" ucap Tuan Putri Seo Young agak sedikit takut jika dia mendapatkan hukuman tambahan lagi yang akan menyusahkan dia.


"sudah kamu tenang saja ayahanda tidak akan marah lagipula dia tidak ada di kediaman ini jadi kita bisa pergi meskipun dia tahu nantikan ada kakak yang bisa menjelaskan pada ayahanda nantinya" jawab Pangeran Dae Young menenangkan adiknya agar tidak memikirkan jika dia akan mendapatkan hukuman tambahan lagi dari Raja Young Min jika ketahuan pergi.


"baiklah jika memang begitu saya ikut saja dengan kakak lagipula saya juga sangat bosan jika hanya diam saja disini tidak kemana-mana, tapi beneran kan kakak nanti yang bicara sama ayahanda jika nanti dia marah sama saya" ucap Tuan Putri Seo Young meyakinkan kembali.


"iya sudah kamu tenang saja kakak akan membela kamu nanti kan kakak yang sudah mengajak kamu pergi, kakak tidak mau kamu kena hukuman tambahan lagi dari ayahanda" ucap Pangeran Dae Young menyakinkan kembali Tuan Putri Seo Young.


"baiklah jika begitu kakak, mari kita pergi sekarang saya ingin menghirup udara segar di luar" ucap Tuan Putri Seo Young sangatlah lega dan senang.

__ADS_1


"ya sudah ayo kita pergi sekarang Seo Young keburu semakin siang nanti" ucap Pangeran Dae Young menarik tangan adiknya untuk mengikutinya.


Sementara Tuan Putri Seo Young hanya diam saja tangannya di tarik oleh kakaknya karena dia sangat senang bisa pergi dengan Pangeran Dae Young karena mereka jarang sekali untuk pergi berdua karena kesibukan Pangeran Dae Young dan juga tidak memungkinkan untuk pergi karena ada masalah dulu tapi sekarang mereka bisa pergi berdua.


__ADS_2