HIGH SCHOOL GIRLS REINCARNATION

HIGH SCHOOL GIRLS REINCARNATION
CHAPTER 4 Kembali ke kediaman Tuan Putri Seo Young


__ADS_3

Sementara itu di kediaman Tuan Putri Seo Young Jihan sedang cemas karena baru sadar kalau Tuan Putri Seo Young tidak ada disana "astaga Tuan Putri pergi kemana kenapa nggak bilang dulu sama saya. Terus Tuan Putri pergi sama siapa"kata Jihan bolak-balik seperti setrikaan karena panik dengan keadaan Tuan Putri Seo Young yang pergi tanpa mengasih tahu dirinya. "Kamu kenapa Jihan kok terlihat panik, apa ada masalah dengan Tuan Putri"tanya Pangeran Dae Young melihat Jihan dari tadi mondar-mandir seperti setrikaan "itu Pangeran Tuan Putri tidak ada, saya tidak tahu kemana perginya Tuan Putri"kata Jihan setelah memberi salam kepada Pangeran Dae Young "astaga Jihan, kenapa kamu bisa tidak tahu Tuan Putri kemana. Kalo ada apa-apa lagi sama dia gimana"kata Pangeran Dae Young cemas mengetahui bahwa Nesya tidak ada "maafkan kelalaian saya Pangeran"kata Jihan menundukkan kepalanya. "Ada apa ini kenapa kalian terlihat panik seperti ini"kata Raja Young Min melihat Pangeran Dae Young dan Jihan yang terlihat panik "begini ayahanda, Putri Seo Young tidak ada dikediamannya. Dia sudah pergi dari tadi pagi"kata Pangeran Dae Young setelah memberi salam kepada Raja Young Min "apa Putri Seo Young tidak ada, Jihan kenapa kamu bisa membiarkan Tuan Putri pergi. Dimana kamu tadi"kata Raja Young Min terkejut mendengar Nesya yang tidak ada dan menyalakan Jihan yang lalai menjaga Nesya "maafkan atas kelalaian saya Yang Mulia, saya benar-benar tidak tahu kemana Tuan Putri"kata Jihan menundukkan kepalanya meminta maaf atas kelalaiannya *dasar Putri sialan, semoga dia hilang aja sekalian. Nggak usah kembali lagi kesini*batin Putri Jin Soo yang berharap Nesya tidak kembali lagi "lain kali kamu harus lebih hati-hati lagi. Jangan sampai hal ini terulang kembali"kata Raja Young Min memberikan peringatan kepada Jihan "baik Yang Mulia, saya tidak akan mengulanginya lagi"kata Jihan menundukkan kepalanya "bagaimana ayahanda apa kita harus mencari Putri sekarang"kata Pangeran Dae Young yang sangat khawatir dengan keadaan adiknya sekarang sebelum Raja Young Min menjawab pelayanan mengatakan bahwa Tuan Putri Seo Young sudah kembali "apa dia itu Raja Young Min, dan yang itu Putri Jin Soo dan yang itu selirnya"ucap Tuan Putri Seo Young melihat dari kejauhan kemudian segera menghampiri mereka. "Maaf saya sudah membuat kalian cemas karena saya yang pergi tanpa bilang dulu"Tuan Putri Seo Young menundukkan kepalanya meminta maaf karena pergi tanpa berpamitan dan membuat mereka cemas "kamu habis dari mana saja Putri, kenapa kamu tidak minta diantar oleh Jihan. Apa kamu tidak apa-apa, terus kenapa baju kamu basah gitu seperti itu" Pangeran Dae Young mencecari Tuan Putri Seo Young dengan banyak pertanyaan "saya habis dari hutan Pangeran, saya juga tidak kenapa-kenapa Pangeran, itu tadi saya tidak sengaja jatuh ke sungai jadi baju saya basah" Tuan Putri Seo Young menjawab satu persatu pertanyaan Pangeran Dae Young *astaga perhatian banget sih, haduh bikin gue salting aja. Eh gue ngomong apaan sih, sadar Nesya dia itu kakak Lo sekarang. Jadi wajar aja kalo dia perhatian sama Lo*batin Tuan Putri Seo Young yang meleleh dengan perhatian Pangeran Dae Young "kamu benar tidak kenapa-kenapa Putri, lain kali kamu harus memberi tau kalo kamu mau pergi supaya kita tidak khawatir sama kamu" Raja Young Min mengingatkan putrinya agar lain kali harus memberi tahu jika ingin pergi ke luar "baik ayahanda, lain kali saya akan memberi tahu jika ingin pergi. Sekali lagi saya minta maaf" Tuan Putri Seo Young menundukkan kepalanya dengan hormat "iya tidak apa-apa, sebaiknya kamu segera mengganti baju kamu yang basah. Kalo begitu kita pergi dulu, kelihatannya kamu juga capek" Raja Young Min mengajak Permaisuri dan Selirnya untuk pergi karena sudah melihat keadaan putrinya yang baik-baik saja. "Baik ayahanda" Tuan Putri Seo Young menundukkan kepalanya kemudian Raja, Permaisuri dan Selirnya pergi menuju ke kediamannya "kamu kelihatannya sangat lelah Tuan Putri, apa perlu saya buatkan minuman" Putri Jin Soo pura-pura baik dengan menawarkan minuman "tidak usah, jika saya ingin minum saya bisa meminta Jihan untuk mengambilkan"tolak Tuan Putri Seo Young secara halus *sial, kenapa dia tidak mau. Biasanya mau kalo saya menawarkan minuman*batin Putri Jin Soo kesal karena Tuan Putri Seo Young menolak untuk dibuatkan Minuman olehnya "kamu sebaiknya istirahat dulu, saya nanti akan ke sini lagi. Saya permisi dulu ya" Pangeran Dae Young tersenyum kemudian segera pergi "saya juga permisi dulu Tuan Putri"kata Putri Jin Soo tersenyum sedikit dipaksakan kemudian juga dia segera pergi "Jihan siapkan saya air untuk mandi" Tuan Putri Seo Young memerintahkan Jihan untuk menyiapkan air untuk mandi "baik Tuan Putri"kata Jihan menundukkan kepalanya lalu segera menyiapkan air untuk Tuan Putri Seo Young mandi. "Tuan Putri airnya sudah siap"kata Jihan memberi tahu Tuan Putri Seo Young bahwa air untuk mandi sudah siap "oke, Jihan makasih ya"Tuan Putri Seo Young tersenyum manis lalu segera mandi dan mengganti bajunya yang basah.

__ADS_1


*********

__ADS_1


Putri Jin Soo sedang berbicara dengan Selir Moon Hee "apa rencana kita selanjutnya Bunda. Kita tidak berhasil waktu itu dan sekarang Putri sialan itu sudah sadar kembali. Saya juga melihat sedikit ada yang berbeda dari Putri"kata Putri Jin Soo menanyakan rencana mereka selanjutnya untuk menyelakai Tuan Putri Seo Young atau Nesya "kamu tenang saja Putri ku, Bunda sudah memiliki rencana untuk menyelakai Putri sialan itu. Untuk sekarang kita biarkan saja dulu"kata Selir Moon Hee yang sebenarnya sudah memiliki rencana untuk menyelakai Tuan Putri Seo Young namun meminta Putri Jin Soo untuk membiarkan Nesya untuk sementara waktu "baik Bunda, saya ikut saja dengan rencana Bunda. Saya yakin rencana Bunda kali ini pasti berhasil untuk menyelakai Putri sialan itu"kata Putri Jin Soo tersenyum menatap Selir Moon Hee "sudah sekarang kamu harus kembali ke kediaman kamu, Bunda mau istirahat dulu"kata Selir Moon Hee meminta agar Putri Jin Soo meninggalkannya "baik Bunda saya pergi dulu. Selamat istirahat Bunda"kata Putri Jin Soo menundukkan kepalanya lalu segera meninggalkan Selir Moon Hee. "Tunggu saja Putri sialan, saya akan menyingkirkan kamu dan menjadikan anak saya satu-satunya Putri di kerajaan ini"kata Selir Moon Hee tersenyum jahat memikirkan rencana yang nanti akan dia lakukan dengan Tuan Putri Seo Young "tidak lama lagi akan ada perjodohan antara Putri sialan dengan Pangeran dari kerajaan lain. Saya akan membuat Pangeran jatuh hati kepada Jin Soo dan pada akhirnya akan menolak perjodohan dengan Putri sialan itu"kata Selir Moon Hee membuat rencana untuk menggagalkan perjodohan antara Pangeran dengan Tuan Putri Seo Young atau Nesya. "Putri ku lebih pantas daripada Putri sialan yang jelek itu. Dibandingkan dengan Putri ku yang sangat cantik jelita"kata Selir Moon Hee membandingkan putrinya dengan Tuan Putri Seo Young yang jelek "sudahlah lebih baik saya istirahat dulu"kata Selir Moon Hee memutuskan untuk beristirahat sejenak.

__ADS_1


Tuan Putri Seo Young sudah selesai mandi dan ganti baju dan sekarang dia sedang duduk di taman sendirian tanpa ditemani oleh Jihan "gue baru sadar ada taman sebagus ini disini, bunganya juga cantik banget wangi lagi" Tuan Putri Seo Young tersenyum melihat keindahan taman "besok deh gue coba buat ramuan herbal nya semoga aja beneran berhasil dan wajah ini bisa mulus halus lagi" Tuan Putri Seo Young menyentuh wajahnya. "Mulai sekarang gue harus hati-hati sama nenek lampir dan Putrinya itu, mereka pasti ada rencana buat nyelakain gue. Gue harus cari cara untuk menyingkirkan mereka sebelum mereka nyinkirin gue"ucap Tuan Putri Seo Young yang harus berhati-hati dengan selir Moon Hee yang akan menyelakai dirinya. Udara di senja ini terasa sangat sejuk bagi Tuan Putri Seo Young "gue kayaknya harus cari bunga kesukaan gue deh, besok ah minta anterin sama Jihan ke toko bunga" Tuan Putri Seo Young berencana untuk membeli bunga lagi "Tuan Putri sedang apa sendirian disini"tanya seseorang yang membuat Tuan Putri Seo Young terkejut *astaga kaget nih gue, siapa lagi nih orang datang-datang main ngagetin orang aja*batin Tuan Putri Seo Young sedikit kesal dengan orang itu "saya hanya mencari udara segar saja disini, kamu sendiri sedang apa disini" Tuan Putri Seo Young bertanya kembali kepada orang itu "saya tidak sengaja melihat Tuan Putri disini jadi saya menghampiri Tuan Putri"jawabnya dengan jujur Tuan Putri Seo Young hanya mengangguk-anggukan kepalanya "bagaimana keadaan Tuan Putri sekarang apa sudah lebih baik"tanyanya menatap ke arah Tuan Putri Seo Young "saya sekarang sudah baik-baik saja"jawab Tuan Putri Seo Young seadanya "baguslah jika keadaan Tuan Putri sudah lebih baik sekarang"ucapnya tersenyum senang mendengarnya. Kemudian Jihan datang menghampiri mereka berdua "Tuan Putri saya sudah menyiapkan makan malam untuk Tuan Putri pasti lapar dari tadi siang belum makan" Jihan memberi tahu kepada Tuan Putri Seo Young "eh, ada Jendral Choi Soo Bin juga disini maaf tadi saya tidak melihatnya" Jihan menyadari bahwa ada Jendral Choi Soo Bin disana "tidak apa Jihan, kalo begitu saya permisi dulu Tuan Putri" Jendral Choi Soo Bin berdiri memberi hormat kepada Tuan Putri Seo Young lalu segera pergi *oh ternyata dia namanya Jendral Choi Soo Bin, oke-oke gue harus ingat namanya*batin Tuan Putri Seo Young menatap Jendral Choi Soo Bin yang sudah mulai menjauh "baik Jihan saya juga sudah sangat lapar"ucap Tuan Putri Seo Young kemudian mereka segera beranjak dari taman. Sudah tersedia makanan untuk Tuan Putri Seo Young saat sudah sampai di kediamannya "silahkan dimakan Tuan Putri dan ini tehnya saya sendiri yang membuatnya bukan Selir Moon Hee"ucap Jihan yang seketika membuat Tuan Putri Seo Young senang "baiklah terimakasih Jihan, oh iya besok bisa temani saya membeli bunga tidak"tanya Tuan Putri Seo Young "bisa Tuan Putri, kalo begitu saya permisi dulu" Jihan memberi hormat kepada Tuan Putri Seo lalu segera pergi "oke sekarang gue makan udah laper banget nih" karena sudah kelaparan Tuan Putri Seo Young segera menyantap hidangannya. Setelah selesai menyantap hidangannya Tuan Putri Seo Young memutuskan untuk segera beristirahat karena lelah setelah perjalanan tadi ke hutan yang cukup melelahkan.

__ADS_1


__ADS_2