HIGH SCHOOL GIRLS REINCARNATION

HIGH SCHOOL GIRLS REINCARNATION
CHAPTER 25 Tidak Sengaja Bertemu


__ADS_3

Ketika mereka sedang berjalan tiba-tiba saja hujan turun cukup deras sehingga mereka mencari tempat untuk berteduh sekitar jalan mereka padahal cuaca tadi sangat bagus entah kenapa menjadi hujan seperti sekarang. Mereka berdua berteduh di rumah makan terdekat sembari menghangatkan tubuh dengan meminum teh hangat yang bisa membuat mereka merasa sedikit hangat tidak kedinginan.


"aneh sekali ya padahal tadi cuacanya cerah tiba-tiba jadi hujan seperti ini, apa ada yang salah dengan cuacanya" Pangeran Jeon Seok sesekali melirik ke arah luar melihat hujan yang cukup deras.


"saya juga tidak tahu Pangeran saya bukan peramal cuaca yang tahu seperti apa cuacanya jadi jangan tanyakan pada saya" jawab Tuan Putri Seo Young sedikit melirik ke arah luar melihat hujan yang turun cukup deras sebenarnya dia juga heran kenapa tiba-tiba hujan padahal tadi cuacanya sangat bagus.


"kamu lucu juga ya, bisa juga kamu bercanda di saat-saat seperti ini tapi tidak apa saya jadi tahu jika kamu suka bercanda" ucap Pangeran Jeon Seok tersenyum menatap Tuan Putri Seo Young.


*dih, apa-apaan siapa juga yang ngelawak sih orang gue ngomong beneran emang aneh nih orang kalo ujan gini enaknya tidur di kasur yang empuk sambil dengerin rintik hujan yang bisa menenangkan hati dan pikiran yang lagi kacau*batin Tuan Putri Seo Young sembari membayangkan kasur empuk yang ada di rumahnya dulu.


"Putri apa yang kamu sedang pikiran, meskipun tidak terlihat jelas tapi Putri terlihat tersenyum apa ada sesuatu yang Putri pikirkan" ucap Pangeran Jeon Seok memperhatikan Tuan Putri Seo Young yang tersenyum di balik cadarnya.


"tidak ada pangeran hanya salah lihat saja saya tidak tersenyum sama sekali, saya juga tidak sedang memikirkan apa-apa pangeran terlalu mengada-ada" jawab Tuan Putri Seo Young berbohong pada Pangeran Jeon Seok.


"maaf kalo saya salah menilai kamu, kamu merasakan kedinginan apa tidak udaranya sangat dingin sekali" ucap pangeran Jeon Seok sambil menggosok-gosok kedua tangannya karena merasa kedinginan.


"tidak saya tidak merasakan kedinginan seperti apa yang Pangeran bilang, menurut saya ini masih biasa saja tidak dingin sama sekali minum saja tehnya agar tidak terasa dingin lagi" ucap Tuan Putri Seo Young menuangkan teh untuk Pangeran Jeon Seok lalu disambut baik oleh Pangeran Jeon Seok.


"Putri kamu di sini juga pasti kamu tadi kehujanan ya makanya kamu berteduh sambil meminum teh untuk menghangatkan tubuh" sapa Pangeran Hwang Jung yang juga ternyata ada di tempat yang sama dengan Tuan Putri Seo Young membuatnya senang namun tidak dengan Pangeran Jeon Seok yang merasa terganggu dengan hadirnya Pangeran Hwang Jung.


"iya, pangeran juga ada di sini ya sudah dari tadi apa baru saja datang" tanya Tuan Putri Seo Young bagaikan mendapatkan angin segar atas kedatangan pangeran Hwang Jung.


"saya baru saja datang tadi dan melihat kamu ada disini jadi saya menghampiri kamu, lalu bagaimana dengan kamu apa sudah lama" jawab Pangeran Hwang Jung duduk di sebelah Tuan Putri Seo Young membuat pangeran Jeon Seok merasa cemburu melihatnya.


"Pangeran pasti tadi kehujanan ya kasian sekali baju Pangeran juga nampak basah apa Pangeran kedinginan" ucap Tuan Putri Seo Young dengan nada yang khawatir dengan kondisi Pangeran Hwang Jung yang terlihat basah kehujanan.

__ADS_1


"sedikit dingin kamu lihat kan baju saya basah seperti ini tentunya saya kedinginan" jawab Pangeran Hwang Jung mencoba untuk memanas-manasi Pangeran Jeon Seok yang berada tepat di depannya.


"lebih baik jika pangeran meminum teh hangat ini agar tubuh pangeran menjadi sedikit hangat" Tuan Putri Seo Young menuangkan teh untuk Pangeran Hwang Jung dan membantunya untuk meminum sampai habis sedangkan pangeran Jeon Seok sangat iri dengan Pangeran Hwang Jung yang di perlakukan sangat baik oleh calon istrinya.


"sedikit hangat tapi lebih hangat lagi jika kamu memeluk saya pasti akan terasa hangat sekali" ucap Pangeran Hwang Jung menggoda Tuan Putri Seo Young membuatnya tersenyum malu melihat pangeran Hwang Jung yang tampak menggodanya.


"ehm, apa Pangeran tidak memiliki tata krama ya bagaimana boleh berbicara seperti itu di depan calon suaminya" ucap Pangeran Jeon Seok melirik sinis Pangeran Hwang Jung yang juga tersenyum sinis melihatnya Tuan Putri Seo Young hanya tertawa dalam hati melihat kedua pangeran yang sedang merebutkan dia yang sama sekali tidak pernah terbayangkan olehnya.


"maaf jika Pangeran tersinggung dengan ucapan saya tadi saya hanyalah bercanda saja jangan di masukan ke dalam hati, mana berani saya benar-benar melakukan itu di depan Pangeran yang notabenenya adalah calon suami dari Tuan Putri Seo Young" ucap Pangeran Hwang Jung dengan sedikit terpaksa untuk menenangkan hati pangeran Jeon Seok sementara Tuan Putri Seo Young mengetahuinya dan dia hanya tersenyum penuh arti di balik cadarnya.


"baguslah jika kamu mengerti saya sangat tidak suka dengan sikap kamu yang tidak sopan dengan Putri Seo Young" ucap Pangeran Jeon menatap tajam ke arah Pangeran Hwang Jung.


"sudahlah pangeran tidak apa, jangan terlalu serius seperti itu tidak baik lagipula Pangeran Hwang Jung hanya bicara biasa saja dengan saya apa yang pangeran pikirkan" ucap Tuan Putri Seo Young membela pangeran Hwang Jung membuat Pangeran Jeon Seok meremas tangannya merasa sangat kesal sekali.


*dia pasti sangat kesal dengan apa yang di katakan oleh Nesya tadi rasakan itu kamu belum tahu siapa sebenarnya dia hanya saya saja yang tahu siapa dia sebenarnya dan saya akan merebut dia dari tangan pangeran Jeon Seok*batin Pangeran Hwang Jung melihat Pangeran Jeon Seok yang kesal dengan apa yang di ucapkan oleh Tuan Putri Seo Young tadi.


"bagaimana jika kita memesan makanan saja untuk menghangatkan tubuh kalian juga pasti kedinginan kan ada baiknya jika kita memakan makanan yang hangat seperti sup, kalian mau kan" ucap Tuan Putri Seo Young memberikan masukan pada mereka berdua.


"saya juga setuju dengan apa yang dikatakan oleh Putri itu pilihan yang sangat bagus sekali" ucap Pangeran Hwang Jung menyelipkan rambut Tuan Putri Seo Young yang tergerai.


"saya juga sama itu bisa membuat tubuh menjadi lebih hangat tidak ada makanan yang enak selain sup ketika di makan di saat hujan seperti sekarang ini" ucap Pangeran Jeon Seok melihat Tuan Putri Seo Young dan pangeran Hwang Jung saling tatap membuat dia yakin ada sesuatu diantara mereka berdua di belakang dia.


*saya semakin yakin jika mereka berdua ada sesuatu saya harus menyelidiki apa sebenarnya hubungan apa yang ada di antara mereka berdua dan saya tidak akan biarkan siapapun merebut apa yang menjadi milik saya*batin Pangeran Jeon Seok masih melihat Tuan Putri Seo Young dan Pangeran Hwang Jung yang terlihat sangat mesra.


"baiklah saya akan pesan makanan untuk kita bertiga" Tuan Putri Seo Young memanggil pelayan untuk memesan makanan sup untuk mereka santap ketika sedang hujan yang bisa menghangatkan tubuh mereka tentunya.

__ADS_1


"oh ya kalian tadi hendak pergi ke mana bukannya kamu di hukum tidak boleh keluar oleh Raja Young Min kenapa kamu bisa keluar" tanya pangeran Hwang Jung.


"tentu saja karena saya jika bukan karena saya Putri mungkin tidak bisa keluar selama masa hukuman, saya sudah bicara dengan Raja dan beliau mengizinkan saya untuk pergi bersama dengan Putri" jawab Pangeran Jeon Seok dengan bangganya menyebutkan bahwa karena dia Tuan Putri Seo Young bisa keluar dari kediaman selama dalam masa hukuman.


"oh seperti itu ya, beruntung sekali ya pangeran bisa mendapatkan izin dari Raja Young Min jika orang lain mana boleh" ucap Pangeran Hwang Jung menyanjung pangeran Jeon Seok.


"ya begitulah, saya kan calon suami dari Tuan Putri Seo Young jadi tentu saja Raja mengizinkan saya untuk membawa Putri pergi dari kediamannya" ucap Pangeran Jeon Seok.


*sombongnya dia tapi tidak apa untuk saat ini saya biarkan kamu untuk menang dulu tapi nanti lihat saja siapa yang akan menang saya atau kamu*batin Pangeran Hwang Jung tersenyum smrik.


Tak lama kemudian makanan sudah datang dengan dibawakan oleh pelayan aroma makanan itu sangat menggugah selera mereka bertiga apalagi di saat hujan seperti itu membuat mereka semakin antusias.


"mari kita nikmati sup ayam ini biar tubuh kita menghangat" ucap Tuan Putri Seo Young menyodorkan makanan pada kedua Pangeran yang ada di hadapannya yang di sambut hangat oleh mereka berdua sembari menatap Tuan Putri Seo Young yang membuat mereka sangat terpesona dengan kecantikan yang terpancar dari aura Tuan Putri Seo Young meskipun dia memakai cadar namun mereka tetap bisa melihatnya dengan sangat jelas apalagi mereka sama-sama sudah melihat wajah Tuan Putri Seo Young tanpa cadar yang membuat mereka sama-sama tidak bisa untuk melepaskan Tuan Putri Seo Young begitu saja.


"ayo dimakan kenapa kalian melihat saya apa ada yang aneh dengan saya" ucap Tuan Putri Seo Young melihat mereka berdua yang menatapnya.


"tidak ada hanya saja kamu terlihat sangat cantik saja meskipun kamu memakai cadar" ucap mereka berdua tidak sengaja bersamaan membuat Tuan Putri Seo Young tersipu malu.


"sudahlah jangan mengalihkan pembicaraan, sekarang waktunya untuk makan bukan untuk menatap saya seperti ini apa kalian akan kenyang jika melihat saya saja" ucap Tuan Putri Seo Young mencoba untuk menetralkan ekspresinya.


"ya tidak sih, sudah lah lebih baik makan sekarang sebelum makannya dingin dan tidak enak nanti" ucap Pangeran Hwang Jung mengalihkan pandangannya ke arah luar.


"ya sudah kita makan sekarang ya keburu dingin tidak enak nantinya" ucap Tuan Putri Seo Young.


Kemudian mereka bertiga mulai menyantap hidangan yang ada di depan mereka sebelum menjadi dingin dan tidak enak lagi dimakan mengalihkan perhatian mereka pada Tuan Putri Seo Young menjadi ke sup ayam untuk di makan di kala hujan yang sangat dingin dan juga deras.

__ADS_1


__ADS_2