
Sudah kesekian kalinya Tuan Putri Seo Young hampir celaka namun dengan keahliannya jadi dia tidak jadi celaka akibat ulah Selir Moon Hee dan putrinya yang sangat ingin menyingkirkan Tuan Putri Seo Young dari kerajaan dengan berbagai cara tapi tidak ada satupun yang berhasil mereka lakukan.
Pangeran Jeon Seok masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat tadi apa yang dilakukan Tuan Putri Seo Young sungguh di luar dugaannya sangat mengejutkan baginya.
"Putri saya sungguh tidak percaya dengan apa yang Tuan Putri lakukan tadi, darimana Putri belajar membela diri tadi terlihat Putri sangat ahli sekali" tanya Pangeran Jeon Seok.
"saya hanya berlatih sendiri Pangeran tidak ada yang mengajarkan saya, diam-diam saya mempelajari ilmu bela diri tapi jangan beri tahu ayahanda soal ini ya nanti dia bisa marah dengan saya" jawab Tuan Putri Seo Young.
"tenang saja saya tidak akan memberitahu Raja Young Min tentang ini, tapi siapa yang berniat untuk melukai Putri kenapa bisa sekejam itu dengan Putri apa salah Putri" ucap Pangeran Jeon Seok.
*CK, siapa lagi kalo bukan tuh nenek lampir awas aja tunggu pembalasan ku nenek Lampir gue nggak akan diam aja lihat aja nanti apa yang terjadi sama Lo dan putri sialan itu*batin Tuan Putri Seo Young kesal.
"saya tahu tapi saya tidak akan memberitahu Pangeran soal cukup saya saja yang tahu nanti malah ada masalah lainnya jika ada orang lain tahu" jawab Tuan Putri Seo Young.
"setidaknya kamu sudah tahu siapa orangnya, lalu apa yang akan kamu lakukan tidak mungkin kan hanya diam saja dengan tindakan mereka" ucap Pangeran Jeon Seok.
"ya lihat saja nanti apa yang akan saya lakukan pada mereka yang pasti mereka akan menyesal seumur hidup telah mencari masalah dengan saya, pastinya ini akan menjadi akhir bagi mereka berdua" jawab Tuan Putri Seo Young tersenyum smrik di balik cadar.
"ya terserah kamu saja saya tidak akan ikut campur ini bukan urusan saya, sebelumnya maaf ya saya hanya bisa mengantar sampai sini karena saya ada urusan penting tidak apa kan" ucap Pangeran Jeon Seok berhenti sejenak.
"sangat tidak apa-apa Pangeran saya bisa pulang sendiri, sebelumnya makasih dengan apa yang sudah pangeran lakukan tadi" ucap Tuan Putri Seo Young senang.
"baiklah jika tidak apa-apa, sama-sama kalo begitu saya pergi duluan kamu hati-hati ya cukup bahaya" ucap Pangeran Jeon Seok lalu pergi meninggalkan Tuan Putri Seo Young sendiri.
"hah, dari tadi kek males gue deket-deket sama dia tapi lumayan lah gue bisa lihat pemandangan indah tadi meskipun nggak sama pangeran Hwang Jung tapi nggak apa-apa lah, kapan-kapan gue bisa ketemuan sama dia lagi" ucap Tuan Putri Seo Young melanjutkan jalannya.
"kemana ya enaknya udah di luar masak pulang sih lagian ayahanda nggak ada di kediaman jadi gue bisa berkeliaran di luar tapi nggak cari mangsa gue kan bukan Hewan buas, eh ngelanturnya omongan gue sampai ke hewan buas segala sih hadeh Nesya Nesya" ucap Tuan Putri Seo Young gila sendiri dengan ucapannya.
"di sini nggak canggih jadi gue nggak bisa telpon ayang deh, terus gue mau kemana ya bingung juga nih gue Jihan nggak ada lagi mana gue tahu tempat ini" ucap Tuan Putri Seo Young bingung.
__ADS_1
Tiba-tiba saja dia baru sadar ada suara gemericik air yang tidak jauh dari tempatnya Tuan Putri Seo Young tanpa berlama-lama lagi langsung mencari sumber suara itu dengan jalan perlahan-lahan.
"untung gue denger tadi jadi gue nemu tempat bagus deh semoga aja nggak ada gangguan apapun deh, wah ternyata air terjun bagus banget deh hebat banget deh gue" ucap Tuan Putri Seo Young terpukau dengan apa yang dilihatnya.
Dengan semangat dia langsung turun ke bawah untuk merasakan air terjun yang sangat jernih sekali sambil bermain air yang ternyata tidak cukup dingin.
"wah, seger banget airnya kalo gue mandi disini gimana ya eh jangan deng nanti ada yang lewat kan nggak lucu banget bisa kena masalah gue nanti. nikmati aja deh airnya seger banget nggak terlalu dingin juga" ucap Tuan Putri Seo Young sambil bermain air.
Saking senangnya dia sampai loncat-loncat seperti ikan yang berada di air tanpa sengaja terpeleset dan hampir saja jatuh tapi ada seseorang yang menolongnya jadi dia tidak jatuh menghantam bebatuan yang cukup besar.
Tidak sengaja mereka bertemu pandang sesaat agak terpesona dengan kecantikan Tuan Putri Seo Young namun dia segera sadar begitu juga dengan Tuan Putri Seo Young.
"terimakasih sudah menolong saya tadi, maaf sudah merepotkan anda" ucap Tuan Putri Seo Young menundukkan kepalanya.
"tidak apa-apa, lain kali kamu hati-hati ini sangat berbahaya tidak seharusnya kamu loncat-loncat seperti ikan tadi hampir saja kamu terjatuh" ucapnya tersenyum.
"saya Hyung Min tinggal tidak jauh dari sini, kebetulan saya tidak sengaja lewat dan melihat kamu hampir jatuh tadi jadi saya menghampiri kamu" ucapnya memperkenalkan diri.
"oh nama yang bagus kenapa kamu tinggal di hutan ini kenapa tidak di permukiman saja apa disini banyak orang" tanya Tuan Putri Seo Young.
"hanya ingin mencari ketenangan saja sebenarnya terlalu ramai di permukiman jadi saya pergi ke hutan ini, kamu sendiri kenapa ada disini sendirian juga apa tidak ada yang menemani kamu" jawab Hyung Min.
"tadi ada hanya saja dia pergi duluan jadi saya sendiri sekarang, tapi tidak apa-apa saya sangat senang jika tidak bersama dengan dia. oh iya kamu sudah lama tinggal di hutan ini apa terasa nyaman" ucap Tuan Putri Seo Young.
"tidak terlalu nyaman juga tapi cukup untuk menenangkan diri saya sudah cukup lama juga berada di dalam hutan ini, tapi itu bukan masalah bagi saya yang penting saya bisa tenang" jawabnya.
"Hem, kamu apa tidak merasakan kesepakatan sendiri di hutan seperti sekarang ini saya jika jadi kamu tidak akan bisa sendirian tanpa teman" ucap Tuan Putri Seo Young.
"siapa bilang saya sendiri ada yang menemani saya lihat di ujung sana kamu bisa lihat sendiri kan " ucapnya menunjuk arah tak jauh dari mereka.
__ADS_1
"eomeo, jinjja itu kan harimau kenapa bisa jinak dengan kamu apa tidak akan menyakiti kamu suatu saat nanti sangat berbahaya bukan" ucap Tuan Putri Seo sangat terkejut dengan apa yang dia lihat.
"hahaha, santai saja dia baik tidak akan menyakiti saya kalo dia mau sudah dari dulu tapi lihat saya baik-baik saja kan kamu tidak usah berpikiran yang tidak-tidak" ucapnya tersenyum.
"ah iya juga, tapi tetap saja berbahaya jika tidak hati-hati padanya sejinak-jinaknya dia tetap hewan liar tidak seperti kucing atau anjing yang bisa jadi hewan peliharaan. apalagi dia memiliki sisi liar yang bisa membahayakan kamu" ucap Tuan Putri Seo Young tidak percaya.
"apa kamu mau mencoba untuk memegangnya dia tidak galak justru dia sangat baik sekali apalagi dengan wanita cantik seperti kamu, ayo ikut saya" Hyung Min menarik tangan Tuan Putri Seo Young mendekati harimau yang sudah menjadi temannya selama tinggal di hutan.
Dengan agak ragu Tuan Putri Seo Young mendekati harimau itu dan mencoba untuk mengelus kepalanya dan ternyata hewan itu diam saja dan terlihat sangat nyaman dengan Tuan Putri Seo Young.
*jarang sekali dia seperti ini biasanya tidak mau didekati oleh manusia lain selain aku, sepertinya ada sesuatu dengan gadis ini jika tidak mana mungkin dia bisa menurut seperti itu* batinnya merasa ada sesuatu dengan Tuan Putri Seo Young.
"bagaimana dia tidak galak kan hanya diam saja kamu pegang dia sudah biasa dengan manusia jadi dia bisa dekat dengan kamu meskipun baru saja bertemu" ucapnya sedikit berbohong pada Tuan Putri Seo Young.
"iya padahal aku pikir akan menggigit atau mencakar saya ternyata tidak apa yang kamu lakukan sampai dia jadi penurut seperti itu sangat susah untuk menjinakkan hewan liar seperti harimau dan yang lainnya, tapi kamu dengan mudahnya menjinakkan hewan liar hebat sekali" ucap Tuan Putri Seo Young kagum dengan Hyung Min.
*senyumannya sangat manis sekali mengingatkan aku dengan seseorang yang sudah pergi puluhan tahun yang lalu, hanya saja tingkah dan perilakunya sangat berbeda jauh*batinnya tersenyum.
"tuh kan apa saya bilang kamu tidak percaya kan, dia sepertinya sangat nyaman berada di dekat kamu padahal dia tidak seperti ini biasanya dengan manusia lain. sepertinya dia menyukai kamu jika tidak dia tidak akan seperti ini dengan kamu" ucap Hyung Min melihat harimaunya mendekati Tuan Putri Seo Young terus.
"mungkin saja, oh iya ini sudah mau malam saya harus pulang dulu nanti kakak saya mencari saya jika saya tidak pulang. kapan-kapan kita bertemu lagi ya senang bisa bertemu dengan kalian" ucap Tuan Putri Seo Young melihat langit yang sudah hampir gelap.
"baiklah, saya juga masih ada urusan kapan-kapan kita bertemu lagi disini kamu hati-hati sudah malam biasanya banyak hewan buas berkeliaran di sekitar hutan " ucap Hyung Min memperingati Tuan Putri Seo Young.
"tidak masalah saya bisa menghadapinya, kalo begitu saya pergi dulu sampai bertemu di tempat ini lagi" ucap Tuan Putri Seo Young lalu segera pergi kembali ke kediamannya sebelum hari mulai malam.
"sepertinya aku harus cari tahu tentang gadis itu dia bukan gadis biasa tidak tahu dia apa yang sedang dia hadapi tadi, sekarang waktunya untuk pulang ke rumah hari sudah mulai malam" ucapnya melihat Tuan Putri Seo Young sudah menjauh.
Kemudian Hyung Min juga pulang ke rumahnya bersama dengan harimau spesialnya melihat hari yang sudah menjelang gelap dan cukup mendung juga takutnya akan turun hujan jika tidak segera kembali ke rumahnya.
__ADS_1