HIGH SCHOOL GIRLS REINCARNATION

HIGH SCHOOL GIRLS REINCARNATION
CHAPTHER 26 Perdebatan Kedua Pangeran


__ADS_3

Setelah selesai dengan acara makan siang mereka Tuan Putri Seo Young mengajak Pangeran Hwang Jung untuk pergi tidak peduli dengan Pangeran Jeon Seok yang menatap tajam ke arah mereka berdua yang sedari tadi asik mengobrol tanpa memperhatikan dia yang ada bersama dengan mereka berdua lantas membuat Pangeran Jeon Seok merasa tidak dihargai dan di anggap oleh mereka berdua sehingga dia merasa sangat kesal dan sudah tidak tahan lagi.


"ehm, dari tadi saya diam saja melihat kalian berdua yang terus saja bicara tanpa menghiraukan saya dan sekarang saya sudah tidak tahan lagi melihat kalian berdua seperti ini. sebenarnya kalian berdua ada hubungan apa di belakang saya sehingga kalian visa seperti ini apa kalian terutama kamu tidak menghargai saya sebagai calon suami kamu" ucap Pangeran Jeon Seok memotong pembicaraan antara Tuan Putri Seo Young dan Pangeran Hwang Jung.


Sontak membuat mereka berdua agak sedikit tersentak dengan perkataan Pangeran Jeon Seok dan Tuan Putri Seo Young menarik nafas panjang agak jengah sebenarnya dengan Pangeran Jeon Seok yang menggangu pembicaraan dia dan Pangeran Hwang Jung dengan dingin dia berbicara


"maaf sebelumnya Pangeran jika anda meminta agar saya jujur tapi saya harap Pangeran tidak marah, sebenarnya kami berdua saling mencintai satu sama lainnya semenjak kami pertama kalinya bertemu waktu itu. ya meskipun saya tahu jika saya sudah di jodohkan dengan Pangeran tapi yang namanya perasaan tidak bisa di tebak bukan jadi saya minta agar Pangeran tidak marah dengan saya" jawab Tuan Putri Seo Young yang membuat Pangeran Jeon Seok bagaikan di tusuk seribu anak panah terasa sangat menyakitkan baginya.


"apa, kenapa kamu dengan mudahnya bicara seperti itu apa kamu tahu itu terasa sangat menyakiti perasaan saya bagiamana saya tidak marah jika calon istri saya menyukai laki-laki lain dalam waktu yang cukup cepat. apa kamu tidak tahu perjodohan kita sudah di rencanakan bahkan sebelum kita berdua terlahir di dunia ini jika ayahanda kamu tahu dia akan sangat marah sekali dengan kamu dan mungkin kamu bisa di hukum lebih daripada sekarang ini" ucap Pangeran Jeon Seok mengeluarkan seluruh emosi yang dia rasakan atas apa yang sudah dilakukan oleh Tuan Putri Seo Young pada dirinya.


"apa yang kamu katakan memang benar dan saya juga tahu itu tapi apa kamu mau memaksakan kehendak jika Putri Seo Young tidak suka dengan kamu melainkan dengan saya, mungkin perjodohan kalian bisa di batalkan dan kamu bisa mencari pengantinnya yang tentunya mau dan bisa di jodohkan dengan kamu" ucap Pangeran Hwang Jung membalas perkataan Pangeran Jeon Seok kepada Tuan Putri Seo Young.


"semudah itu kamu bilang apa kamu pikir bisa di batalkan begitu saja tidak bisa ini sudah kesepakatan antara dua kerajaan jadi tidak bisa seperti itu, kenapa tidak kamu saja yang mencari perempuan lain pasti banyak Putri kerajaan yang mau dengan kamu. tinggalkan saja Putri Seo Young dan cari Putri dari kerajaan lain karena percuma saja nanti juga kamu tidak akan pernah bisa memilikinya hanya saya yang bisa" ucap Pangeran Jeon Seok tidak mau kalah.


"ya kita lihat saja nanti saya atau kamu yang bisa bersama dengan Putri Seo Young, saya tahu kamu sudah di jodohkan tapi Putri Seo Young hanya suka dengan saya bukan kamu lebih baik kamu saya yang menyerah daripada sakit hati jika tidak bisa mendapatkan Putri Seo Young nantinya" ucap Pangeran Hwang Jung sedikit sinis dan sombong.


"apa kamu bilang enak saja saya duluan yang di jodohkan sedangkan kamu hanya perusak hubungan orang lain saja, saya pasti bisa mendapatkannya meskipun sekarang hatinya suka padamu tapi nanti dengan sendirinya akan berbalik mencintai saya karena pernikahan kita tinggal sebentar lagi dan kamu tidak akan bisa mencegahnya" ucap Pangeran Jeon Seok tersenyum sinis pada Pangeran Hwang Jung.


Melihat dua Pangeran yang berdebat karena dia Tuan Putri Seo Young merasa tidak enak hati namun tidak juga bisa berbuat apa-apa selain mendengarkan perdebatan mereka berdua lalu Tuan Putri Seo Young melihat ke arah luar yang ternyata sudah tidak hujan lagi membuatnya berpikir sesuatu.

__ADS_1


"ini kan sudah terang bagaimana jika kita pergi ke luar untuk jalan-jalan lagian kan tadi Pangeran bilang ada yang mau di bicarakan dengan saya tadi, apa Pangeran sudah lupa" ucap Tuan Putri Seo Young mencoba untuk mengakhiri perdebatan antara kedua Pangeran yang sama-sama memiliki rasa padanya.


"ah iya saya hampir lupa tadi gara-gara kejadian ini, ya sudah mari kita pergi sebelum nanti turun hujan lagi dan hari semakin sore yang ada nanti kamu bisa kena marah sama Raja Young Min" ucap Pangeran Jeon Seok tersenyum menatap Tuan Putri Seo Young.


"kenapa tidak pergi dengan saya saja kita kan sudah bertemu disini kapan lagi kita bisa pergi berdua iya kan kalo dengan dia pasti kamu masih ada kesempatan lainnya bukan begitu" ucap Pangeran Hwang Jung berusaha untuk menggagalkan Tuan Putri Seo Young pergi dengan Pangeran Jeon Seok.


"memang iya tapi saya sudah terlanjur pergi dengan Pangeran Jeon Seok nanti saya bisa kena marah sama ayahanda jika pergi dengan Pangeran lain kali saja ya jika hukuman saya sudah selesai nanti kita bisa pergi lagi" ucap Tuan Putri Seo Young yang tidak mau kena masalah lagi apalagi dengan kakaknya yang sudah memberikan peringatan kepada dia tadi.


"ya sudahlah tidak apa-apa, saya juga tidak mau kalo kamu kena hukuman yang lebih berat lagi nanti kamu jadi terbebani dan tidak bisa bebas lagi tapi saya senang bisa bertemu dengan kamu" ucap Pangeran Hwang Jung mengusap perlahan rambut Tuan Putri Seo Young.


"iya, sampai jumpa lagi ya saya mau pergi dulu nanti pangeran jangan lupa untuk mandi ya agae tidak sakit nantinya" Tuan Putri Seo Young meremas jari Pangeran Hwang Jung.


Di luar sudah benar-benar terang namun masih sedikit mendung sehingga tidak menutup kemungkinan jika nanti akan turun hujan lagi yang cukup deras seperti tadi dengan udara yang tentunya sangat dingin sekali seperti di kutub Utara.


"Putri ada yang mau saya tanyakan sama kamu ini sangat penting sekali" ucap Pangeran Jeon Seok ketika mereka sudah sampai di luar


"ada apa pangeran tanya saja selagi itu bisa saya jawab pasti akan saya jawab" ucap Tuan Putri Seo Young sedikit melirik ke arah Pangeran Jeon Seok.


"apa yang kamu pikirkan tentang Pangeran Hwang Jung kenapa kamu bisa suka dengan dia maskipun kamu baru bertemu dengan dia secepat itukah kamu jatuh cinta" tanya Pangeran Jeon Seok dengan raut wajah yang sangat serius.

__ADS_1


"ya saya juga tidak tahu bagaimana saya bisa suka dengan Pangeran Hwang Jung waktu itu saya hanya melihat jika ada yang berbeda dengan dia yang menurut saya cukup menarik perhatian saya sehingga dengan sekejap saya bisa jatuh hati dengan dia" jawab Tuan Putri Seo Young dengan jujur apa yang sebenarnya dia rasakan tanpa ada kebohongan sedikitpun.


"ada-ada saja kamu saya pikir dia sama saja tidak ada bedanya apa yang membuat kamu berpikiran seperti itu, saya lihat dia tidak jauh lebih tampan dari saya dan juga saya lebih tinggi daripada dia" ucap Pangeran Jeon Seok tidak mengerti dengan apa yang ada di pikiran Tuan Putri Seo Young.


"hahahaha, Pangeran sangat lucu sekali sangat percaya diri sekali ya dari wajah masih jauh lebih tampan kakak saya dan tinggi juga lebih tinggi dia dari segi sikap dia jauh lebih baik daripada siapapun tidak ada yang bisa menandingi kakak saya karena dia sangat sempurna dan saya sangat bahagia bisa memiliki kakak seperti dia" ucap Tuan Putri Seo Young agak tertawa mendengar perkataan Pangeran Jeon Seok.


"ya memang saya akui itu memang benar, saya juga tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan dia dari sisi manapun dia terlihat sangat sempurna sekali banyak juga Putri yang mengangumi dia tak terkecuali dengan kakak perempuan saya yang juga sangat tergila-gila dengan kakak kamu" ucap Pangeran Jeon Seok mengakui apa yang dikatakan oleh Tuan Putri Seo Young sangat benar sekali.


"sangat jelas tapi saya sangat selektif dalam memilih siapa yang akan menjadi kakak ipar saya nanti jika ada yang tidak cocok saya akan membuat dia mundur dan menjauhi kakak saya dan juga saya akan berbicara dengan kakak saya tentang wanita mana yang bisa bersama dengan dia kelak" ucap Tuan Putri Seo Young tersenyum simpul di balik cadarnya.


"kamu memang adik yang sangat perhatian sekali dengan kakak kamu dia pasti sangat senang memiliki adik seperti kamu dan saya juga sangat senang bisa memiliki istri seperti kamu pasti nanti anak-anak kita akan cantik dan pintar seperti kamu" ucap Pangeran Jeon Seok yang membuat Tuan Putri Seo Young terasa ingin muntah mendengar perkataan Pangeran Jeon Seok.


*idih, siapa juga yang mau nikah sama dia ogah banget deh mendingan sama cowok yang gue suka tapi gue harus pura-pura tersenyum meskipun dia juga nggak lihat sih* batin Tuan Putri Seo Young.


"Pangeran bisa saja jangan bicara terlalu jauh, yang harus dipikirkan adalah sekarang masalah nanti bisa kita pikirkan nanti" ucap Tuan Putri Seo Young berusaha sebiasa mungkin.


"sekarang kamu ikut saya kita sudah hampir sampai" ucap Pangeran Jeon Seok mengandeng tangan Tuan Putri Seo Young tanpa seizin dari sang pemilik tangan.


Sementara Tuan Putri Seo Young hanya diam saja dan pasrah kemanapun Pangeran Jeon Seok mau membawanya selagi tidak hal yang aneh-aneh meskipun dalam hatinya sangat dongkol dan seperti ingin pergi menghilang begitu saja.

__ADS_1


__ADS_2