
keluarga Grimshtoon saat-saat ini memiliki pemikiran rumit tentang Rossa, walaupun dia menggantikan suci karena kesalahannya Ibrahim tidak akan kembali seperti semula.
apalagi pemikiran Rian yang sempit dan kekanak-kanakan, dia sangat tidak menyukai Rosa walaupun dia tahu kakaknya dirawat oleh Rossa siang dan malam.
saat awal Rian tahu bahwa kakaknya dirawat sepenuhnya oleh Rossa dia marah sangat marah. namun Rian tidak bisa melawan keputusan kakeknya.
Tapi Charles, lumayan luas dengan perawatan Rosa terhadap Ibrahim.
Semua orang di rumah itu mengira Rosa akan tertekan dan terbebani atas Ibrahim, namun mereka salah menduga karena selama seminggu itu Rosa terlihat cerah dan semangat. Tidak terlihat lelah dan lesu.
Awalnya jika semua orang yang datang dan menikah dengan Ibrahim adalah Suci, sekali pun dia meminta maaf dengan tulus mereka berniat dia meminta maaf dengan tulus mereka berniat akan membuatnya kesulitan dan menderita. Dan jika saja menyakiti Ibrahim mereka akan membuat Suci sangat menyesali hidupnya. Namun tidak pernah menyangka apa yang mereka bayangkan dan apa yang sudah mereka rencanakan hancur, karena saat ini orang yang menikah dengan Ibrahim sama sekali bukan pelakunya.
Walaupun Rosa memang tidak bersalah, Tapi tetap saja dia merupakan keluarga orang yang membuat Ibrahim celaka.
__ADS_1
Hanya Charles yang berfikir berbeda, karena dia sudah tahu kebenarannya.
Namun seminggu ini keluarga Grimshtoon selalu mengawasi Rosa yang merawat Ibrahim sangat tulus dan hati-hati. Mereka menjadi sedikit rileks dan hati mereka melunak terhadap Rosa. Walaupun mereka sedikit aneh Rosa selalu berbicara kepada Ibrahim seakan akan Pria itu sadar. Rosa juga selalu membacakan buku-buku bisnis sekolah-ola membaca dongeng, terkadang mereka ingin tertawa, mereka jauh lebih santai dan menerima keberadaan Rossa di rumah mereka, hanya Rian yang selalu dingin.
Saat ini, seperti biasa setiap pagi Rosa akan memandikan Ibrahim. Namun ketukan pintu menghentikan gerakannya.
Rosa beranjak membukanya.
Ternyata Charles yang berdiri dengan wajah santai.
Charles tersenyum tipis, lalu pandangannya menuju ranjang yang terdapat Ibrahim tanpa memakai atasan.
Rosa yang baru sadar langsung memerah dan panik di wajahnya. "Ah, eum--aku belum memandikannya," katanya gugup dengan refleks,
__ADS_1
walaupun Charles sudah mengetahuinya sejak lama, tetap saja Rossa selalu malu.
Charles terkekeh " Kenapa harus malu? dia suamimu".
Rosa semakin memerah mendengar kata 'suami' Tetap saja dia adalah gadis biasa yang pemalu walaupun mengalami dua kehidupan.
"hmmm....," Jawab Rosa malu malu. merilekskan ekspresinya, Rosa bertanya dengan rasa ingin tahu. "Apakah perlu sesuatu, kek?"
Tidak biasanya Charles berkunjung, walaupun akan berbicara serius pria tua itu selalu memanggil Rosa ke ruangannya.
Charles melirik ke arah Ibrahim "Aku hanya ingin melihat cucuku. Tapi nanti saja, Kamu mandikan dia saja dulu"
Rosa mengangguk tersipu dengan kalimat terakhir. Rosa menunduk hormat sebelum Charles pergi, lalu Rossa kembali masuk.
__ADS_1
Melihat Ibrahim yang setengah telanjang, pipi Rossa kembali panas. ini memang bukan pertama kalinya, tapi tetap saja melihat otot dada dan perut yang kotak-kotak, gadis manapun pasti akan tersipu. Di kehidupan sebelumnya Rosa hanya dekat dengan Satria.
Satria hanya acuh tak acuh saat berhubungan intim dengannya. Dia datang hanya untuk memuaskan nafsu, selain itu dia selalu bersikap dingin dan hanya terobsesi dengan hartanya.