
setelah selesai sarapan alvin dan alea mengajak para orang tua untuk mengobrol.
mereka semua berkumpul diruang keluarga ada hal yang mau alvin bicarakan .
" pah mah umma abah ada yang ingin alvin bicarakan " ucap alvin.
" bicara apa nak ?" tanya mama ratna sedangkan yang lain hanya menaikan alis menunggu ucapan alvin tersebut.
" ekhm, alvin memutuskan untuk tinggal dirumah alvin sendiri, apa kalian keberatan? karna sekarang alvin udah memiliki istri alvin ingin memulai hidup baru dengan keluarga kecil alvin " ucap alvin
untuk sesaat semua yang berada diruangan itu terdiam hingga akhirnya abah mukthar bicara " kalo abah sih gimana alea aja karna kan yang ngejalanin semua alea dan kamu abah cuma bisa berdoa yang terbaik untuk kalian." ucap abah mukthar.
" papa juga setuju dengan mertua kamu, semua keputusan ada dikamu dan mantu papa, kalian mau tinggal sendiri silahkan mau tinggal dirumah kami pun dengan senang hati " jawab papa bara.
alvin senang mendengar jawaban dari para orang tua dan dia pun mengalihkan pandangan nya kepada alea. alea yang mengerti arti tatapan alvin pun mengangguk " alea ikut kemanapun mas pergi " jawab lea dengan senyum teduhnya.
" alhamdulillah " ucap alvin
" kapan kalian pindah ?" tanya mama ratna
" insya allah besok mah hari ini alvin mau ajak alea sama aksa jalan jalan dulu sekalian liat rumahnya mana tau ada yang alea mau beli atau rubah !" jawab alvin dengan senyum yang tersungging dibibir manisnya.
" yudh kalo begitu kalian siap siap sana !" ucap mama ratna.
" oke mah, yuk sayang " seru alvin.
" yuk anak bunda kita lets go " seru alea heboh menggandeng tangan aksa dan meninggalkan alvin.
" loh kok aku yang ditinggal " ucap alvin cengo melihat kelakuan istrinya sedangkan para orang tua tertawa melihat wajah alvin yang di tekuk.
alvin pun pergi menyusul anak dan istrinya yang sudah lebih dulu pergi .
sampai dikamar alvin tidak melihat alea dan diapun pergi ke kamar sebelah tepatnya kamar sang anak aksa.
" bunda papa cariin eh ternyata disini " ucap alvin seraya melangkahkan kaki mendekat ke alea.
__ADS_1
" hhee bunda rapihin aksa dulu pah baru deh bunda yang rapi rapi " jawab lea dengan cengengesan.
" seneng banget sih yang mau diajak jalan jalan sambil liat rumah baru " ucap alvin.
" iya dong anggap aja bulan madu " sahut alea.
mendengar kata kata bulan madu dari mulut istrinya seketika alvin langsung merasa bersalah karna tidak bisa mengajak alea honeymoon.
"maaf ya sayang aku belom bisa ngajak kamu bulan madu " sesal alvin dengan menundukan pandangannya.
" e eh gapapa mas aku ngerti kok kamu masih banyak kerjaan. kaya gini aia aku udah seneng gak perlu bulan madu yang penting kamu selalu ngeluangin waktu buat aku sama aksa. lagian aku gak bisa ninggalin aksa." jawab alea dengan bijak.
seketika senyum alvin terbit mendengar jawaban bijak sang istri. ternyata keputusan untuk menerima perjodohan dari orang tuanya tidak salah. alea adalah perempuan yang baik dan lemah lembut " makasih sayang kamu udah ngertiin mas. maaf ya belom bisa ngasih yang terbaik buat kamu." ucap alvin seraya menggenggam tangan alea dan mencium punggung tangannya.
" sama sama mas bukannya sebagai pasangan harus saling ngertiin. apalagi alea seorang istri jadi harus bisa mengerti keadaan suaminya yang sibuk mencari nafkah untuk keluarga. dan tanggung jawab mas bukan cuma alea dan aksa serta keluarga kita tapi puluhan bahkan ratusan karyawan yang menggantungkan hidupnya dengan mas alvin. jadi kalo alea egois bukan cuma mas alvin yang susah banyak orng juga nantinya yang susah." ucap alea dengan senyum manisnya.
alvin terharu dengan jawaban alea dalam hati dia makin mantap untuk belajar mencintai alea karna dia wanita yang patut dicintai.
" papa bunda jadi gak sih jalan jalannya " protes aksa yang dari tadi hanya mendengarkan obrolan kedua orang tuanya.
" hehe maaf ya sayang bunda sama papa malah asik ngobrol sampe lupakan kalo kita mau pergi." ucap lea.
" yudh yuk bunda kita siap siap dulu, aksa tunggu dibawah ya sama oma opa dan uti akung." seru alvin.
" oke papa " jawab aksa singkat.
setelah siap mereka pun pergi menuju rumah baru alvin yang baru selesai. alvin memang memiliki rumah sendiri tetapi dia memilih tinggal bersama papa bara dan mama ratna karna kasian dengan aksa tidak ada yang menjaga ketika dia pergi bekerja. dan itu rumah berbeda dengan rumah yang dia tempati waktu dengam mendiang meira.
setelah 1 jam lebih pejalanan mereka pun akhirnya sampai di rumah yang tidak terlalu besar tapi cukup mewah. rumah dua lantai dengan kolam renang dan taman yang luas di bagian belakan rumah.
" masya allah bagus banget rumah nya mas " alea kagum melihat desain rumah tersebut.
" kamu suka bun ?" tanya alvin dengan senyum mengembang karna melihat sang istri yang menyukai rumah yang dia desaine sendiri.
" alhamdulillah mas alea suka, suka bannget malah " seru alea dengan mata berbinar.
__ADS_1
" aksa suka sayang sama rumahnya ?" tanya alvin mengalihkan pandangan ke arah aksa yang berada digendongannya.
" suka banget papa ada kolam renangnya juga kaya di rumah oma " pekik aksa girang.
akvin pun seneng melihat anak dan istrinyaenyukai rumah itu.
" yuk masuk " ajak alvin mengandeng tangan alea dan tangan sebelah nya tetap menggendong aksa.
setelah membuka pintu dan mengucap salam mereka pun masuk ke dalam rumah alea semakin kagum melihat interior rumah tersebut.
" masya allah mas bagus banget " ucap lea kagum.
" alhamdulillah kalo sayang suka. ada yang mau di rubah gak ?" tanya alvin.
" gak perlu mas begini aja udah bagus banget. tapi nanti bolehkan alea tambahin barang barangnya yang kurang ?" tanya lea.
" boleh banget dong sayang sengaja mas gak isi barang barang banyak dulu. tadinya mau mas isi full tapi pas mamah bilang mau jodohin aku dan aku terima aku pikir biar nanti aja istriku yang pilih furniture nya. " jelas alvin sambil terus melihat lihat isi rumahnya.
" makasih mas lea seneng banget " jawab lea seraya memeluk tubul alvin. kalo kalian tanya dimana aksa jawabannya bocah itu sedang bermain di taman yang sengaja alvin bikin seperti taman kanak kanak yang banyak permainannya.
" sama sama sayang " jawab alvin mencium pucuk kepala alea.
" semoga ini awal yang baik buat hubungan kita !" batin alvin dan alea.
selesai melihat rumah mereka pun memutuskan untuk pergi ke mall sekalian membeli barang yang ale butuhkan untuk di rumah baru.
waktu sudah menunjukan pukul 04.45 alvin dan alea pun sudah melaksanakan sholat ashar bergatian tadi di musholah yang ada di mall tersebut. mereka memutuskan untuk pulang setelah puas belanja dan bermain.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
note : maaf kalo ceritanya membosankan dan masih banyak typo 🙏
JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND VOTE 🙏 🙏🙏🙏
__ADS_1