
" maksdunya ?" tanya sindy.
" aku udah bilang sama bos kamu ly kalo hari ini kamu ijin gak masuk kerja !" sahut reno menatao sindy penuh cinta.
" kok gitu ?" protes sindy tidak terima.
" aku mau ngajak kamu buat ketemu sama mami !" jawab reno.
sindy langsung menggeleng tak setuju " gak secepat ini ren !" ucap sindy karna ia masih belum siap menghadapi mami reno.
" kita berjuang sayang, aku gak mau kehilangan kamu lagi pliss !" ucap reno.
" tapi kalo mami kamu...!" ucapan sindy langsung dipotong oleh reno.
" itu urusan belakangan sayang, intinya kita sudah meminta restukan !" jawab reno.
" oke !" sahut sindy singkat pasrah dengan keputusan reno.
akhirnya reno mengajak sindy menemui sang mami karna kebetulan sang mami juga sedang berada dirumah karna sudah selesai arisannya.
****
setelah menempuh perjalanan kurang kebih 45 menit akhirnya reno dan sindy tiba di kediaman orang tua reno.
mami anna yang di beri tau oleh art nya kalau sang anak datang membawa perempuan pun langsung menghampiri sang putra.
" mih !" sapa reno begitu melihat sang mami di ruang keluarga.
" siapa dia ren ?" tanya mami anna dengan nada menyelidik dan menatap tajam ke arah sindy.
" kenalin mih dia sindy pacar reno !" sahut reno menggenggam tangan sindy dengan erat.
sindy pun mengulurkan tangannya berniat menyalami mami anna tetapi tidak ditanggapi oleh wanita paru baya tersebut.
" ini wanita yang kamu bilang tadi pagi ke mami ?" tanya mami anna dengan sinis.
" iya mih !" sahut reno singkat.
" cih perempuan tidak tau diri, kamu tau reno tuh siapa? kamu pikir kamu pantas bersanding dengan anak saya ?" ucap mami anna menatap rendah sindy.
" JAGA UCAPAN MAMI !" bentak reno.
" hahah liat karna perempuan ini kamu berani bentak mami keterlaluan kamu ren !' ucap mami anna.
" mami yang keterlaluan, mami selalu mandang orang dari status sosialnya !" jawab reno kesal.
" inget reno sampai kapanpun mami gak akan pernah merestui hubungan kamu dengan wanita ini !" ucap mami anna dan langsung meninggalkan reno dan sindy.
air mata yang ditahan sedari tadi pun akhirnya tumpah ke pipi sindy " ren aku pulang aja ya !" ucap sindy.
" ly maafin omongan mami aku ya, kita berjuang lagi oke !" ucap reno lembut.
sindy hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum tipis menatap reno, hatinya gundah melihat respon mami anna yang terang-terangan apa ia mampu mendapatkan restu dari wanita itu.
akhirnya reno mengajak sindy ke salah satu cafe yang tak jauh dari situ, reno ingin menenangkan pikiran sindy karna reno takut sindy akan berubah pikiran dan menyerah untuk berjuang.
__ADS_1
" kita nyantai dulu ya disini !" ucao reno menuntun sindy ke salah satu meja.
sindy hanya mengangguk dan setelah itu mereka duduk, reno pun langsung memesan makanan.
begitu pelayan pergi terdengar suara dari panggung kecil tak jauh dari tempat duduk sindy dan reno.
" oke guys saya akan membawakan lagu yang di riquest oleh seseorang yang berjudul cinta tanpa restu !" ucap vokalis wanita tersebut.
š¶ *hapus air mata mu
š¶ ini memang tak seharusnya terjadi
š¶ kita takkan bisa meneruskan ini
š¶ bila harus memilih
š¶ ku pilih bertahan untuk kita
š¶ tapi sepertinya itu percuma
š¶ sebab mereka tak pahami kita
š¶ jangan menentang orang tuamu
š¶ karna cintaku bukan untuk bertengkar
š¶ aku siap terluka untuk kita
š¶ tapi ku takkan pernah rela
š¶ belajar lah untuk mencoba menerima
( terry \= cinta tanpa restu* )
air mata sindy mengalir mendengar lagu tersebut, kenapa bisa pas dengan yang sedang ia alami saat ini begitulah sindy.
" ly kamu gak berfikir untuk nyerah kan ly ?" tanya reno was-was.
" aku gak tau ren, aku bingung aku gak mau kalo karna aku kamu dan mami kamu jadi berantem !" sahut sindy dengan air mata mengalir.
" ya allah kenapa harus serumit ini? apa gak cukup selama bertahun-tahun aku menunggu ?" batin sindy
" ly kamu udah janji kan sama aku apapun yang terjadi kita bakal terus berjuang, aku gak mau kehilangan kamu lagi ly. cukup aku tersiksa selama bertahun-tahun tanpa kamu !" ucap reno dengan suara tercekat.
seorang reno yang jahil dan ceria sebenarnya menyimpan begitu banyak rahasia, kepada kedua sahabatnya pun ia tidak pernah cerita bagaimana sifat sebenarnya sang mami karna ia tidak mau kalau sang mami dibenci oleh banyak orang.
" ly aku janji kita bakal dapet restu dari mami, tapi aku minta sama kamu pliss jangan pernah tinggalin aku !" ucap reno.
" maafin aku ren kalau aku terlalu lemah, aku janji gak akan ninggalin kamu !" sahut sindy.
" makasih sayang !" ucap reno seraya menghapus sisa air mata di pipi sindy
.
šššš
__ADS_1
" kamu di undang kan sama dimas ke acara pernikahan nya ?" tanya reno begitu mereka sudah berada di mobil karna reno akan mengantar sindy pulang.
" iya ren kemarin dimas kirim undangannya !" jawab sindy.
" kalo gitu biar aku jemput kamu nanti ya !" ucap reno dengan mata yang fokus pada jalan.
" gak usah ren aku pake taksi onlen aja !" sahut sindy menolak.
" aku gak nerima penolakan ly !" tegas reno tidak bisa di bantah.
" terserah kamu aja kalau gitu !" jawab sindy pasrah.
" oiya alvin udah nikah ren ?" tanya sindy.
" udah dua kali !" jawab reno acuh.
" hah maksudnya ?" tanya sindy tidak mengerti.
" iya dua kali, istri pertamanya meninggal pas ngelahirin anak mereka nah setahun yang lalu dia dijodohin lagi sama orang tuanya sekarang udah nambah anaknya jadi tiga, tiga bulan yang lalu kaka ipar ngelahirin anak kembar !" jelas reno.
" wah kembar pasti lucu-lucu !" sahut sindy dengan mata berbinar.
" anak-anak kita juga pasti lebih lucu lagi nanti !" ucap reno menggoda sindy dengan mengediokan sebelah matanya.
" apa sih ren kamu tuh ihh !" ucap sindy malu-malu memukul pelan lengan reno.
" hahahha cie blushing cie !" ledek reno menggoda sindy.
" nyebelin kamu ihh !" cebik sindy mengerucutkan bibirnya yang membuat reno gemas melihatnya.
" jangan di gituin bibirnya bikin aku gemes aja !" ucap reno seraya mencomot bibir sindy.
" rese ih reno mah !" jawab sindy kesal.
reno tertawa melihat wajah kesal sindy, sudah lama sekali ia tidak melihat ekpresi itu, ekspresi yang selalu membuatnya gemas.
reno berdoa dalam hati semoga mami nya merestui hubungan mereka berdua, sungguh ia sangat mencintai sindy dan gak mau kehilangan sindy untuk kedua kalinya.
akhirnya mereka sampai di depan rumah kontrakan sindy karna memang kontrakan itu berada tidak jauh dari jalan raya.
" aku masuk dulu ya ren maaf gak bisa ngajak mampir karna takut jadi omongan tetangga !" ucao sindy menyesal.
" gapapa ly aku ngerti, kamu baik-baik ya di rumah kalo ada apa-apa langsung kabarin aku !" ucap reno.
" iya, kamu juga hati-hati ya pulangnya !" sahut sindy kemudian ia pun turun dari mobil reno.
" sindy....!"
...ā¦Ī©ā¦ā¦Ī©ā¦ā¦Ī©ā¦ā¦Ī©ā¦ā¦Ī©ā¦ā¦...
...****************...
noted : maaf ya kalo ceritanya kurang menarik, membosankan dan masih banyak typo š dukung terus karya othor ya biar makin semangat up nya šŖ
jangan lupa untuk tinggalkan jejak like komen and vote š masukin tab favorite juga ya terima kasih kesayangan ā¤
__ADS_1