Ibu Sambung Aksa

Ibu Sambung Aksa
meminta restu


__ADS_3

" KAMU !" pekik wanita paru baya tersebut yang ternyata adalah bibi dari dinda.


" bibi !" lirih dinda melangkahkan kakinya pelan ke arah sang bibi untuk bersalaman.


" dari mana aja kamu hah ?" bukannya menyambut uluran tangan dinda sang bibi malah mencerca dinda dengan pertanyaan.


" maaf bu menyela, apa tidak sebaiknya kita bicara di dalam saja tidak enak kalau di dengar tetangga !" ucap mommy selly lembut padahal dalam hatinya udah dongkol banget pengen gulung bibir tebel bibinya dinda yang bergincu merah cabe.


bibinya dinda tidak menyahut tapi tetap mempersilahkan masuk dan membuatkan minum untuk tamunya, kebetulan sang suami yang adalah paman dinda datang " dinda dari mana aja kamu? kenapa baru pulang, kamu tau juragan kodir marah besar gara-gara kamu tidak mau menikah dengan dia !" sama seperti sang istri paman dinda bukan menanyakan kabar dinda tetapi malah memberondong dinda dengan pertanyaan menyakitkan.


" maaf pak bisa bicara baik-baik!" sela dimas yang kesal melihat wanita pujaan hatinya menangis ketakutan.


" siapa kamu ?" tanya paman dinda sengak.


" saya dimas calon suami dari dinda maharani !" sahut dimas memperkenalkan diri.


" hahha calon suami? jangan ngarep kamu dinda sudah saya jodohkan dengan juragan terkaya dikampung ini !" ucap paman dinda memandang rendah dimas.


" cih dijodohkan? bukannya bapak menjadikan dinda sebagai jaminan hutang kepada bandot tua itu !" sahut dinas sinis.


" omong kosong tau apa kamu hah !" ucap paman dinda dengan kesal.


" saya tau semua pak kalau bapak menjadikan dinda jaminan untuk membayar hutang bapak kepada bandot tua itu! saya juga tau bahwa rumah orang tua dinda anda jual dan hasilnya anda telan sendiri tanpa memberikan kepada dinda !" sahut dimas emosi sementara dinda sudah menangis di pelukan mommy selly, daddy fariz hanya diam karna ia yakin dimas bisa menyelesaikannya.


" lalu kamu mau apa ?" tanya paman dinda menantang.


" saya ingin menikahi dinda !" sahut dimas datar.


" hahaha berani bayar berapa kamu mau nikahin keponakan saya ?" tanya paman dinda dengan raut wajah mengejek.


" PAMAN !" pekik dinda tidak terima karna ia merasa sang paman tengah menjualnya kepada dimas.


" diem kamu, seandainya kamu tidak kabur dan mau menikah dengan juragan kodir paman dan bibi tidak akan susah kaya gini !" bentak paman dinda.

__ADS_1


" gak usah bentak-bentak calon istri saya pak tua !" sengit dimas menatap tajam paman dinda.


" saya akan memberikan yang anda minta asal anda merestui pernikahan saya dengan dinda !" sambung dimas, dinda menatap dimas nanar ia tidak menyangka kalau dimas akan bicara seperti itu.


dimas yang paham akan tatapan dinda pun langsung menghampiri sang wanita pujaan hatinya " yank jangan salah paham ya, aku cuma mau kamu lepas dari manusia kaparat itu bukan bermaksud membeli kamu dari manusia jahanam itu !" ucap dimas pelan.


" by !" suara dinda tercekat dan menggelengkan kepalanya.


" percaya sama aku ya yank !" ucap dimas menyeka air mata di pipi dinda. setelah itu ia kembali ke tempat duduknya dihadapan paman dinda.


" sebutkan apa yang anda inginkan agar merestui pernikahan saya dengan dinda ?" tanya dimas dengan wajah dingin.


" saya minta uang 300 jt !" jawab paman dinda tersenyum licik.


" cih 300 jt !" decih dimas.


" iya 300 jt , kenapa kamu gak sanggup ?" tanya paman dinda meremehkan dimas.


" oke saya akan kasih anda uang 300 jt tapi anda harus menandatangi surat perjanjian terlebih dahulu !" sahut dimas kemudian menyerahkan sebuah map yang entah kapan sudah berada ditangangnya.


dimas pun segera menyerahkan map tersebut " silahkan anda baca !" jawab dimas.


paman dinda pun segera membaca isi dari surat perjanjian itu yang berisikan ia tidak boleh mengganggu dinda lagi apapun yang terjadi kelak dikemudian hari dan hubungan antara dia dan dinda sudah terputus.


" oke saya setuju !" ucap paman dinda sengan senyum tersungging karna sebentar lagi ia akan mendapatkan banyak uang.


sementara dinda hanya menatap nanar kepada sang paman, hatinya begitu sakit melihat satu-satunya keluarga yang ia punya malah tega menjualnya.


setelah paman dinda menandatangi surat perjanjian itu daddy fariz segera mengeluarkan cek dari saku celananya dan menyerahkan kepada dimas untuk menuliskan nominalnya.


dimas pun segera menuliskan nominal uang sesuai yang paman dinda minta yaitu 300 juta " oke sekarang urusan kita sudah selesai dan saya ingatkan kepada kalian jangan pernah melanggar perjanjian kita atau kalian akan tau akibatnya !" ancam dimas kemudia ia segera mengajak dinda untuk pergi dari neraka berkedok rumah itu.


paman dinda tidak menyahuti ucapan dimas karna ia sangat senang mendapatkan uang sebanyak itu dengan mudah.

__ADS_1


🌿🌿🌿🌿


dimas segera melajukan mobilnya ke sebuah restaurant karna sekarang sudah jam makan siang, tidak berapa lama mobil yang dimas kendarain pun memasuki sebuat restaurant dan mereka pun langsung masuk dimas sengaja memesan ruang vip agar dinda nyaman karna matanya terlihat sembab karna terus menangis sedari tadi.


setelah memesan makanan mereka pun hening dinda masih saja memikirkan nasibnya yang mengenaskan.


dimas yang melihat wanita pujaan hatinya murung pun segera memeluk dinda " gak usah dipikirin sayang, kan sekarang ada aku ada mommy sama daddy juga masih banyak yang sayang sama kamu !" ucap dimas lembut.


" kenapa mereka jahat banget sih by? aku salah apa sama mereka ?" tanya dinda menangis dipelukan dimas.


" engga sayang kamu gak salah, mereka yang kurang bersyukur punya ponakan kaya kamu !" sahut dimas mengelus punggung dinda yang nampak bergetar.


mommy selly juga sudah menangis di pelukan daddy fariz ia tidak menyangka ada seorang paman yang tega menjual keponakannya sendiri, ia pikir itu hanya ada di film-film saja, tapi kini ia menyaksikan sendiri, gila bener-bener biadap pikir mommy selly.


tidak lama kemudian pelayan pun datang membawa pesanan mereka, setelah itu mereka makan, tadinya dinda menolak untuk makan tapi dimas terus membujuknya.


setelah makan siang dimas memutuskan untuk menyewa hotel lebih dulu untuk istirahat baru nanti sore mereka akan balik ke jakarta, mereka memutuskan untuk tidak bermalam di bandung karna mommy selly ingin menyiapkan pernikahan dimas yang akan dilaksanakan satu bulan lagi dan daddy fariz begitu juga dimas pun mesti menyelesaikan pekerjaannya terlebih dahulu.


sampai dihotel mereka pun memesan dua kamar mommy selly akan menemani dinda sedangkan dimas bersama daddy fariz, tadinya dimas ingin sekamar dengan dinda tetapi sang mommy sudah melayangkan tas mahalnya ke kepala dimas.


setelah istirahat beberapa jam mereka pun memutuskan untuk kembali ke jakarta, kali ini daddy fariz yang akan menyetir dengan mommy selly disampingnya, karna daddy fariz ingin dimas menemani dinda karna ia tau sekarang dinda sedang butuh sandaran.


dimas duduk di kursi belakan kemudi denga dinda disampingnya yang menyenderkan kepalanya di bahu dimas.


dimas memandang wajah imut dinda dalam hati ia berjanji akan menjaga dinda " aku bakal bikin kamu bahagia yank, udah cukup penderitaan yang kamu alami kemarin, sekarang waktunya kamu nikmati hidup sebagai nyonya dimas aditama !" ucap dimas dalam hati.


.


.


.


noted : maaf ya kalo ceritanya kurang menarik membosankan dan masih banyak typo πŸ˜‡ dukung terus karya othor biar makin semangat up nya πŸ₯°

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK UNTUK LIKE KOMEN AND VOTE TERIMA KASIH KESAYANGAN πŸ™ ❀


__ADS_2