Ibu Sambung Aksa

Ibu Sambung Aksa
mancing di sungai 2


__ADS_3

# happy reading guys 😘 #


.


.


.


Alvin, fahri, aldian dan aksa akhirnya tiba di sungai tempat di mana mereka akan memancing, aksa sangat antusias sekali melihat sungai di hadapannya begitupun dengan alvin yang baru merasakan lagi bermain di sungai, ia ingat betul kapan terakhir kali main di sungai yaitu ketika ia masih SD saat itu kedua orang tuanya mengajak berlibur di alam terbuka dan di sana terdapat sungai juga.


" di sana yuk bang enak tempatnya gak terlalu panas !" ajak aldian ke tempat dimana banyak pohon rindang jadi membuat tempat itu tidak terlalu panas.


" oke lah !" sahut alvin seraya mengikuti langkah aldian.


" nah pas nih tempatnya, let's go kita pancing ikannya jangan pancing keributan aja bisa nya !" celoteh aldian.


" itu mah kamu dek yang suka mancing keributan !" sahut A fahri mendelik le arah sang adik dan di balas dengan cengiran manis khas seorang Muhammad aldian.


" oke sekarang kita pasang umpannya !" ucap alvin seraya memasangkan umpan pada kail pancingan dan langsung melemparnya ke arah tengah sungai begitupun dengan fahri dan aldian yang melakukan hal sama.


sambil menunggu umpan mereka di makan ikan mereka pun mngobrol santai dengan aksa yang terus saja bertanya dengan antusias sedari tadi.


" Di beres kuliah mau kerja dimana ?" tanya alvin.


" belum tau bang, semoga aja nanti bisa langsung kerja gak jadi pengangguran dulu !" sahut aldian.


" masuk kantor abang aja. kuliah kamu tinggal setahun lagi kan ?" ucap alvin.


" iya bang setahun lagi, wah boleh kalau begitu mah dengan senang hati !" jawab aldian tanpa sungkan, memang ia yang paling berbeda diantara kedua kakanya, aldian adalah type orang yang ceplas ceplos dan humble jadi mudah akrab dengan siapapun.


" jangan seneng dulu kamu, jangan mentang-mentang bang alvin udah rekomendasiin kamu di kantornya kamu jadi oncang-oncang kaki, perusahaan bang alvin itu perusahaan besar jadi karyawannya harus punya title yang mampuni, jangan kamu pikir kamu adik iparnya bisa seenaknya kerja di kantor bang alvin !" bukan alvin yang bicara melainkan sang kaka yaitu fahri.


" iya A aldian juga tau kali !" jawab aldian dengan menekuk mukanya sebal.


sementara alvin bangga mendengar ucapan fahri yang sangat tegas namun penuh perhatian, ia tau maksud ucapan fahri barusan, ia hanya ingin sang adik belajar dengan sungguh-sungguh dan jangan memanfaatkan keadaan apalagi bergantung kepada orang lain.

__ADS_1


" PAPA PANCINGANNYA DI TARIK !" pekik aksa tiba-tiba karna sedari tadi ia terus saja memperhatikan pancingan itu tanpa memperdulikan obrolan ketiga orang dewasa itu.


alvin bergegas menarik pancingannya dan benar saja setelah berjuang beberapa saat akhirnya alvin berhasil menarik sebuah ikan yang berukuran lumayan besar.


" wahh mantap gede ikannya !" kagum aksa.


" iya jadi nih kita bakar-bakar nanti malam !" sahut aldian yang sama girangnya dengan aksa.


sementara alvin dan fahri hanya tersenyum tipis mendengar celotahan keduanya. alvin dan fahri memang satu server sama-sama irit bicara.


🌼🌼🌼🌼


hari sudah menjelang petang akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke rumah, ikan yang mereka dapatkan juga lumayan banyak dan besar-besar.


sampai di rumah umma aisya dan abah mukhtar sedang duduk di kursi teras sedangkan alea sedang bermain dengan arka dan azela.


" assalamualaikum !" ucap mereka berbarengan.


" wa alaikum salam !' sahut umma, abah dan alea.


" masya allah banyak banget ikannya !" ucap alea terkejut ketika melihat ember yang di bawa oleh aldian penuh berisikan ikan hasil pancingan mereka.


" ya udah kalian bersih-bersih dulu sana biar ikannya umma yang bersihin nanti malam baru kita bakar-bakar bumbunya udah umma siapin !" ucap umma aisya seraya mengambil alih ember yang berisi ikan dari tangan aldian.


akhirnya mereka berempat pun segera membersihkan diri, sementara umma aisya dan alea membersihkann ikannya dan si kembar di jaga oleh sang kakek.


🌡🌡🌡🌡


sehabis sholat isya mereka semua berkumpul di halaman belakang rumah untuk menjalankan rencana mereka yaitu bakar-bakar ikan.


A fahri sedang menyiapkan untuk memanggang ikannya bersama alvin sementara alea dan umma membumbui ikan yang sudah di bersihkan tadi, aldian sedang mengajak main ketiga keponakannya bersama abah mukhtar.


" bun udah siap nih bakarannya !" ucap alvin.


" iya pah sebentar !" sahut alea kemudian ia menghampiri alvin seraya membawa ikan yang sudah di beri bumbu.

__ADS_1


alvin dan fahri mulai membakar ikannya, mereka sengaja tidak makan malam tadi karna ingin makan dengan ikan bakar dan nasi liwet.


" Di bantuin sini !" ucap fahri memanggil sang adik yang sedang asik bercanda bersama ketiga ponakan nya.


" iya bang !" sahut aldian kemudian dengan malas ia menghampiri sang kaka. sebenarnya aldian sangat malas kalau harus berhadapan dengan asap tapi mau gimana lagi? ia tidak ingin membuat sang kaka ngamuk secara tadi dia yang mengajak mancing.


akhirnya mau tidak mau aldian membantau kaka dan kaka iparnya untuk membakar ikan " jangan di majuin itu bibirnya nantu jatuh !" ledek fahri karna ia tau aldian sangat tidak suka dengan hal yang berbau-bau masakan tapi akan menjadi nomer satu jika di suruh makan.


aldian hanya mampu mencibir fahri dalam hati karna kesal kepada sang kaka yang sudah berhasil mengerjai nya.


setelah selasai membakar ikan mereka pun duduk lesehan yang sudah di gelarin tikar oleh umma aisya tadi.


" hmm mantap udah lama banget gak liwetan apalagi di tambah ikan bakar dan teman-teman nya !' ucap aldian dengan lahap memakan ikan bakar hasil pancingannya.


" iya abang juga udah lama banget nih gak bikin acara begini, terakhir waktu SMA kalau gak salah, waktu perpisahan !" ucap alvin.


" iya lah biasa makan di restaurant ya pah ?" sahut alea meledek alvin karna ia ingat betapa alvin jijik makan di pinggir jalan tapi setelah mencoba ia malah ketagihan.


" udah sih bun gak usah di inget lagi !" ucap alvin malu-malu karna ia paham kemana arah ucapan alea.


" hahha udah gapapa vin nanti kita sering-sering bikin acara kaya gini biar seru !" sahut abah mukhtar dan hanya di balas anggukan dan senyum lebar alvin.


" kalau ada duo rese pasti girang banget nih mereka bun ada acara kaya gini !" ucap alvin kepada alea.


" iya ya pah pasti ka dimas sama ka reno seneng banget tuh !" jawab alea setuju.


" reno gimana keadaan nya sekarang vin ?" tanya abah mukhtar karna ia cukup mengenal kedua sahabat menantunya itu.


" sekarang lagi masa pengobatan bah, dia milih pengobatan alternatif siapa tau berhasilkan !" jawab alvin.


" iya sih mudah-mudahan aja ya kasian udah setahun lebih kan !" ucap abah mukhtar.


" iya bah !" jawab alvin.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


noted : maaf ya kalo ceritanya kurang menarik, membosankan dan masih banyak typo πŸ™ dukung terus karya othor ya biar makin semangat up nya πŸ™ πŸ’ͺ


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK UNTUK LIKE KOMEN AND VOTE πŸ™ MASUKIN TAB FAVORIT JUGA YA TERIMA KASIH KESAYANGAN πŸ™ ❀


__ADS_2