Ibu Sambung Aksa

Ibu Sambung Aksa
kelahiran baby D


__ADS_3

waktu begitu cepat berlalu untuk Dimas dan Dinda, sekarang mereka sudah berada di rumah sakit karna sedari malam Dinda sudah merasakan kontraksi. dimas tidak sabar menantikan kelahiran buah hati pertamanya.


" By elusin lagi pinggang aku !" ucap Dinda seraya berusaha mengatur nafas.


" iya sayang, utun nya papi cepet keluar dong kasian tuh mami gemoy nya kesakitan !" sahut Dimas seraya mengajak si jabang bayi mengobrol.


" Din makan dulu ya sayang biar ada tenaga nanti pas ngeluarin cucu momy !" ucap mommy selly seraya membuka tutup Tupperware yang berisikan makanan yang ia bawa dari rumah tadi.


" perut dinda sakit banget mom !" keluh dinda. sekarang ia sedang berjalan bolak-balik supaya pembukaan nya bertambah karna sekarang ia baru memasuki pembukaan 4.


" iya sayang mommy tau, maka nya kamu makan dulu ya biar gak lemes nanti pas ng*d*n nya !" ucap mommy selly.


" iya sayang biar aku suapin yah, mami harus kuat buat berjuang !" sahut dimas tidak tega melihat dinda kesakitan seperti itu.


Dinda menganggukan kepala nya dan kemudian dimas pun segera menyuapi dinda dengan makanan yang di bawa mommy selly tadi karna dinda tidak mau memakan makanan rumah sakit.


" sstt sakit by !" ringis dinda ketika merasakan kembali kontraksi itu.


" kuat ya sayang demi anak kita, i love you mami nya utun !" hanya itu yang mampu dimas ucapankan saat ini. andai saja rasa sakit itu bisa ia gantikan maka ia siap untuk menanggung rasa sakit itu.


tiga jam kemudian perawat datang ke ruangan dinda dan memeriksa kembali pembukaan dan ternyata sudah pembukaan 8 sebentar lagi baby D akan melihat dunia.


" udah pembukaan 8 ya bunda di bawa santai aja ya jangan tegang !" ucap perawat tersebut.


" iya sus !" sahut dinda dengan lemah.


" satu jam kedepan saya akan kembali lagi untuk memeriksa pembukaan bu dinda !" ucap suster itu dan berlalu keluar ruangan


setelah kepergian perawat itu dimas kembali mengusap pinggang dan perut dinda. terlihat sesekali dinda meringis saat rasa mulas kembali menghampiri nya.

__ADS_1


" sstt sayang nya mami masih mau main ya di perut mami? gak mau cepet keluar hem biar kita bisa main baby ?" racau dinda membuat mommy selly menahan tawa. ada-ada saja ucapan menatu nya itu. pikir mommy selly.


sementara Daddy fariz sedang berada di kantor karna harus menggantikan dimas meeting pagi ini, Daady fariz akan ke rumah sakit setelah meeting nya selesai dan menitipkan pekerjaan kepada asisten pribadi dan sekertaris dimas.


" By sakit banget aku gak kuat !" keluh dinda menggelengkan kepala menahan sakit yang luar biasa.


" sayang jangan ngomong gitu ah, mami dinda hebat pasti bisa ngelewatin ini semua!! inget sayang sebentar lagi kita akan bertemu sama si utun !" sahut dimas dengan suara parau tidak tega melihat dinda kesakitan.


" By aku minta maaf belum bisa jadi istri yang baik buat kamu, selalu bikin kamu susah, kesel sama tingkah aku yang kekanakan !" ucap dinda tiba-tiba.


" kamu ngomong apa sih sayang? kamu tuh istri terbaik, ibu terhebat dan aku bangga punya istri kaya kamu !" sahut dimas seraya memeluk dinda erat, jujur air mata nya ingin menetes saat ini ketika mendengar ucapan dinda tadi. tapi ia tidak mau terlihat lemah di depan istrinya yang sedang berjuang melahirkan buah cinta mereka.


" kalo nanti aku gak selamat tolong jaga anak kita ya By !" ucap dinda membuat dimas melotot kan mata nya begitu pun dengan mommy selly.


" stop sayang. kamu pasti kuat, kamu bisa!! aku di sini temenin kamu jadi kamu gak boleh ngomong sembarangan aku gak suka. berdoa bukan ngomong yang engga-engga !" ucap dimas meninggikan suara nya.


" maaf By !" sahut dinda lirih.


sampai akhirnya dinda merasakan perut nya sakit luar biasa dan ada cairan yang merembes dari **** ***** nya.


" Dim air ketubanya udah pecah. panggil dokter cepet !" pekik mommy selly panik sementara dinda terus meringis.


dimas segera memencet tombol di sapamping brankar sang istri tidak lama kemudian dokter datang di ikuti oleh perawat dibelakang nya.


" saya periksa dulu ya bu. jangan ng*d*n dulu tarik nafas jangan tegang !" ucap dokter tersebut seraya memeriksa jalan lahir si jabang bayi.


" oke pembukaan nya sudah lengkap. ikutin aba-aba dari saya ya !" ucap dokter tersebut.


mommy selly sudah berada di luar ruangan karna hanya boleh satu orang yang nenemani.

__ADS_1


tidak lama kemudian terdengar suara tangis bayi dari ruangan itu, mommy selly tidak kuasa menahan tangisnya begitu pun dengan dimas di dalam. ia menyaksikan sendiri perjuangan sang istri melahirkan buah hati mereka. membuat rasa cinta dimas bertambah besar untuk sang istri.


" terima kasih sayang, terima kasih sudah berjuang melahirkan anak kita. kamu hebat. I LOVE YOU !" ucap dimas meneteskan air mata menciumi seluruh wajah dinda penuh cinta.


" selamat ya pak bu anak kalian laki-laki ganteng, sehat lengkap tanpa kurang satu apapun !" ucap dokter tersebut seraya meletakan bayi mungkil dengan berat 3,4 kg dan panjang 50 centi itu di dada dinda.


" anak kita By !" ucap dinda penuh haru.


" iya sayang anak kita, ganteng kaya aku !" sahut dimas dengan senyum bahagianya.


bayi itu pun di bawa oleh suster untuk di bersihkan, sementara dinda di pindahkan keruang rawat inap. Daddy fariz sudah tiba setelah kelahiran cucu pertama nya. senyum bahagia terpancar di wajah nya yang sudah tidak lagi muda namun masih tetap berkharisma.


dimas langsung mengabari kedua sahabat nya untuk memberi tahu kelahiran anak pertama nya. dengan antusias alvin dan reno pun segera mengajak istri mereka untuk ke rumah sakit.


" sayang terima kasih sudah berjuang untuk melahirkan anak kita, kamu wanita hebat aku bangga punya kamu. terima kasih sudah hadir di hidup aku !" ucap dimas dengan tulus seraya menggenggam punggung tangan dinda.


" sama-sama By, terima kasih juga kamu sudah menjadi suami yang baik dan ayah yang hebat untuk anak kita, terima kasih sudah menemani aku berjuang untuk anak kita!" ucap dinda dengan senyum manis yang menghiasi wajah pucat nya.


suster datang membawa anak mereka. setelah itu suster pun pamit . Daddy fariz dan mommy selly masuk keruangan dinda untuk melihat cucu mereka.


" cucu opah ganteng banget kaya opah ya sayang !" seru daddy fariz seraya memandang wajah mungil di gendongan sang istri. dimas hanya memutar bola mata nya malas mendengar ucapan Daady nya yang kelewat pede.


" kamu udah siapin nama buat cucu Daddy dim ?" tanyq Daddy fariz.


" udah dong pih namanya...!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...

__ADS_1


noted : maaf ya kalo ceritanya kurang menarik, membosankan dan masih banyak typo 😁 dukung terus karya othor ya biar makin semangat up nya 💪


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK UNTUK LIKE KOMEN AND VOTE ❤ MASUKIN TAB FAVORIT JUGA YA TERIMA KASIH KESAYANGAN 🥰🙏😘


__ADS_2