Ibu Sambung Aksa

Ibu Sambung Aksa
pingitan


__ADS_3

tudak terasa hari pernikahan Reno tinggal satu minggu lagi, dan mami anna melakukan adat pingitan dimana kedua mempelai tidak boleh saling bertemu kalaupun ingin mengabari sesuatu harus lewat perantara. ( ini setau othor ya cayang soalnya waktu nikah othor gitu tapi gak dilakuin 🤣😁 )


kedua sahabatnya sudah reno kabari dan tentu saja mereka berdua terkejut mendengarnya bagaimana bisa bukankah selama ini mami anna tidak merestui begitulah pikir mereka, tapi reno menjelaskan semua tanpa ada yang terlewatkan terang saja kedua sahabatnya itu bisa bernafas lega akhirnya perjuangan reno dan sindy tidak sia-sia.


" mih kenapa mesti ada acara kaya gini sih bikin orang galau aja ah !' rengek reno ketika ia juga dilarang untuk melakukan vidio call oleh mami anna.


" gak usah berisik ren tinggal ikutin aja prosesnya, biar kamu pangling nanti pas liat sindy jadi makin kangen !" ucap mami anna seraya memeriksa undangan yang akan di sebar.


" ya tapi reno pengen liat muka sindy mih, kangennnn !" sahut reno dengan nada memelas.


" ck lebay cuma satu minggu doang aja, dulu kamu pisah bertahun-tahun sama calon mantu mami fine-fine aja, malah bisa ampe nikah sama cewe uler itu !" cibir mami anna.


" yeh reno kan terpaksa mih karna mami juga !" jawaban reno membuat mami anna memutar bola matanya malas.


" kamu aja yang gak mau berjuang, buktinya sekarang mami ngerestuin tuh !" jawab mami anna santai.


sementara reno hanya bisa mencibir sang mami yang seolah pikun dengan apa yang sudah diperkuat.


" semerdeka mami aja lah gak bakal menang reno mah debat sama mami !" ucap reno langsung memutar kursi rodanya dan pergi meninggalkan mami anna.


setelah kepergian reno mami anna menatap sendu punggung anaknya yang semakin menjauh dalam hati ia menyesali perbuatannya " maafin mami ren !" lirih mami anna meneteskan air matanya.


****


sementara sindy di temani oleh fani yang kebetulan sudah datang dari dua hari yang lalu, sedangkan sang suami akan menyusul H-2 sebelum acara karna harus menyelesaikan pekerjaannya terlebih dahulu.


" fan ini diapain lagi ?" tanya sindy.


sekarang mereka sedang meracik masker untuk wajah, fani mengajak calon kaka iparnya itu untuk perawatan, karna sindy menolak untuk perawatan di klinik kecantikan, maka dari itu mami anna memutuskan untuk memanggil dokter kecantikan langganan nya ke apartement milik reno yang di tempati oleh sindy untuk melakukan perawatan calon menantunya.


" tinggal olesin ke muka aja ka, nanti sore baru dokter langganan mami dateng buat perawatan full !" ucap fani seraya memakai masker wajah.

__ADS_1


" oke deh !" jawab sindy yang sebenarnya enggan tapi ia tidak ingin mengecewakan adik iparnya ini.


šŸ’‹šŸ’‹šŸ’‹šŸ’‹šŸ’‹


" pah kita mau kasih kado apa nanti buat pernikahan ka reno dan ka sindy ?" tanya alea.


seperti biasa alea akan mengantar makan siang untuk alvin jika suaminya itu tidak ada meeting di luar.


" papa sama dimas udah siapin sesuatu buat mereka bun yang pasti akan membuat mereka terkesan dengan kado dari kita, nanti bunda bawa aja kado buat mereka terserah bunda apa aja !" ucap alvin dengan senyum jahil.


" papa gak ngasih yang macem-macem kan ?" tanya alea dengan tatapan menyelidik bagaimana tidak curiga waktu nikahan dimas, alvin memberi kado yang berisikan seperangkat alat dapur seperti wajan, spatula, bahkan sampai sikat wc alvin masukan terang saja alea merasa malu dengan semua itu.


" hahaha engga sayang bunda tenang aja ya ?" ucap alvin dengan tawanya.


" awas aja kalau papa ngasih yang macem-macem buat mereka dan bikin bunda malu !' ancam alea.


" iya iya engga akan sayang tenang aja oke !" ucap alvin meringis ngeri dengan mode senggol bacok alea.


" yaudah kalau gitu bunda balik dulu kasian anak-anak kalau dintinggal terlalu lama !" ucap alea.


setelah itu mereka pun keluar dari ruangan alvin dan bertemu dengan asisten alvin yang bernama mike.


" siang bu bos, saya baru aja mau ke ruangan pak bos karna kita ada meeting setelah ini !" sapa mike


"siang juga ka mike !" balas alea dengan senyum ramahnya.


mike adalah asisten baru alvin pengganti dimas, mike sudah berumur 30 tahun dan sudah menikah ia juga sudah memiliki anak yang baru berusia 3 bulan.


" oke mike kita berangkat sekarang biar gak telat nanti takut macet soalnya !" ucap alvin seraya mekangkahkan kakinya menuju lift khusus petinggi di ikuti mike di belakangnya.


" huaaa *jadi kangen bojo ngeliat pak bos sama bu bos romantis-romantisan kaya gitu*, !" batin mike menangis ketika melihat alvin merangkul bahu alea dan sesekali mencium pucuk kepala istrinya itu.

__ADS_1


sampai di loby supir alvin sudah menunggu sedangkan mike menuju parkiran untuk mengambil mobil " lea pamit dulu ya mas !" ucap lea menyalami punggung tangan alvin dengan takzim.


" hati-hati ya sayang kalau sudah sampai kabarin mas !" ucap alvin mencium kening alea.


" iya mas, mas juga hati-hati ya !" sahut alea dan langsung memasuki mobil bertepatan dengan datangnya mobil yang dikendarain oleh mike mereka pun bergegas menuju tujuan masing-masing.


šŸ’“šŸ’“šŸ’“šŸ’“šŸ’“


" huaa gue puyeng ngeliat berkas terus !" keluh dimas saat melihat tumpukan berkas di hadapannya pasalnya waktu bekerja bersama alvin ia tidak serepot ini dan masih bisa bersantai walaupun tatap banyak pekerjaannya.


" duh butuh amunisi nih gue, kalau kaya gini urusannya bisa kejang-kejang gue !" dumel dimas langsung menelpon sang istri yang sedang berada di rumah utama alias rumah kedua orang tuanya.


" assalamualaikum sayang, kamu bisa ke kantor gak aku kangen nih ?" tanya dimas ketika panggilan nya sudah di jawab oleh dinda.


" oke sayang aku tunggu, kamu hati-hati ya !" ucap dimas lagi lalu ia pun memutus panggilannya pada dinda.


" oke kita tunggu moodboster nya dateng biar gak beg* !" celoteh dimas.


memang seperti itulah seorang dimas aditama, ia akan menyuruh sang istri untuk datang ke kantor di saat ia sedang penat dengan pekerjaan dinda itu moodboster yang bikin dia semangat lagi kerjanya.


setelah menunggu 45 menit yang ditunggu akhirnya datang juga " kok gak telpon aku sih sayang biar aku jemput di loby !" ucap dimas menyambut kedatangan sang istri + dengan anak yang masih di dalan kandungan.


" gapapa by aku tau kamu lagi banyak kerjaan makanya nyuruh aku kesini kan ?" ucap dinda langsung memeluk dimas karna ia tau suaminya itu butuh asupan manja-manja darinya.


dimas memang berbeda dengan yang lain disaat kebanyakan orang kalau sibuk tidak ingin di ganggu oleh siapapun lain halnya dengan dimas ia malah ingin di ganggu dengan rengekan manja istrinya. memang aneh bukan spesies satu ini mesti di meseumin ini mah.


setelah bermanja-manja dengan sang istri dan anak di yang masih di dalam perut dinda, dimas pun segera melanjutkan pekerjaannya dengan dinda yang duduk di kursi di hadapannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...

__ADS_1


noted : maaf ya kalo ceritanya kurang menarik, membosankan dan masih banyak typo šŸ™ dukung terus karya othor ya biar makin semangat up nya šŸ’Ŗ


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK UNTUK LIKE KOMEN AND VOTE šŸ™ MASUKIN TAB FAVORIT JUGA YA TERIMA KASIH KESAYANGAN šŸ™ ā¤


__ADS_2