
pagi hari telah tiba selesai sarapan alvin dan alea bergegas munuju rumah baru mereka. sedangkan aksa dan para orang tua akan menyusul nanti. kebetulan alvin masih libur karna dia cuti 1 minggu karna pernikahan kemarin. terhitung sudah 3 hari alvin libur dan dia memutuskan untuk menghabiskan masa cutinya dengan keluarga walaupun dia tidak bisa bulan madu.karna alea tidak mau meninggalkan aksa.
" yank selesai ngurus pindahan rumah. besok mas mau ajak sayang liburan di villa mas yang dipuncak itung itung bulan madu yank. mumpung mas masih punya waktu 4 hari libur. kita ajak semua kita ajak bang fahri sama aldi juga. gimana ?" tanya alvin dengan mata yang terus fokus pada jalan sambil sesekali melirik kearah alea di sampingnya.
" emm boleh mas,,alea seneng banget bisa liburan keluarga hehe." jawab alea.
"yudh nanti setelah beres kita omongin lagi sama papa mama dan umma abah " ucap alvin.
" iya mas, makasih ya mas lea seneng banget " jawab lea dengan senyum manisnya.
" mas yang makasih sama sayang karna sayang sudah mau terima segala kekurang mas." jawab alvin dengan menggenggam tangan kanan alea sedangkan tangan satu lagi dibuat nyetir.
" fokus mas nyetirnya gak usah dipegangin tangan leanya lea gak bakalan kabur kok heheh."ucap lea menggoda alvin.
" ish sayang mah mas mau romantis juga " jawab alvin dengan memanyunkan bibirnya.
" bercanda mas." jawab lea dengan mencolek pipi alvin
alvin hanya tersenyum menjawab pernyataan alea dalam hati ia bersyukur bisa menikah dengan wanita seperti alea. bahkan dalam waktu secepat ini alvin sudah dibuat jatuh cinta oleh sifat alea yang yang lemah lembut, makasih mah udah jodohin alvin dengan wanita sebaik alea " ucap alvin dalam hati.
setelah hampir 1 jam perjalan mereka sampai dirumah baru mereka dan di sambut oleh satpam dan art yang sudah alvin pekerjakan mulai hari ini.
" selamat datang tuan alvin dan nyonya lea " sambut mereka kompak.
alvin memang memperkerjakan dua art dan dua satpam untuk berjaga bergantian.
" panggil lea aja bik gak usah pake nyonya gak enak di dengernya " jawab lea dengan senyum lembutnya.
" e eh tap..." ucapan art yang bernama bi siti pun langsung dipotong oleh alvin.
" ikutin apa mau istri saya bi jangan terlalu formal " jawab alvin dengan tegas.
__ADS_1
" baik mas alvin mbak lea " jawab bik siti dan di anggukin yang lain.
" nah gitu kan enak denger nya " sahut lea dengan girang.
" gimana bik semua sudah beres ?" tanya alvin
" sudah mas tinggal nunggu barang yang lain datang semua yang lain sudah kita bersihkan " jawab bik siti yang dianggukin bik minah.
akvin pun menganggukan kepalanya dan mengedarkan pandangannya melihat rumah yang sudah tertata rapi. tinggal tunggu barang yang kemaren alea pesen akan diantar. alea memang membeli beberapa barang seperti hiasan dinding alat dapur karna ia suka memasak jadi alat dapur harus lengkap. dan masih banyak lagi.
" tudh bik nanti agak siang orang tua dan mertua saya akan kesini, saya ke kamar dulu ya bik " ucap alvin.
" siap mas alvin, mau di masakin apa buat makan siang ?" tanya bik minah.
" biar lea aja yang masak bik " ucap lea
" no sayang, biar bibi aja yang masak kamu bantu mas aja oke " sahut alvin.
" udah ikut aja oke " jawab alvin dan segera menarik lengan alea dan membawa ke kamar mereka di lantai dua.
sebelum sampai tangga alvin menghentikan langkahnya dan berbalik menatap kedua artnya " oiya bibi masak aja apa yang ada, kita gak rewel kok kalo soal makanan." ucap alvin dan kangsung melanjutkan langkahnya sedangkan alea hanya menatap bingung kelakuan suaminya itu.
sampai di kamar alvin segera mengunci pintu. ia meliahat alea yang mengagumi desain kamar mereka.
" sayang " panggil alvin dengan memeluk alea dari belakang.
" iya mas kenapa hem ?" tanya lea seraya mengusap pipi alvin.
" kamu seneng ?" tanya alvin
alea mengangguk kepalanya semangat " seneng banget mas, aku gak nyangka bakal tinggal dirumah semewah ini, makasih ya mas " jawab lea dengan senyum manisnya dan langsung membalikan badan memeluk alvin.
__ADS_1
" sama sama sayang " jawab alvin mengecup kening alea.
" makasih ya allah engkau telah memberi suami sebaik mas alvin. semoga hamba bisa menjadi istri yang lebih baik lagi." ucap lea dalam hati.
" makasih ya allah karna engkau telah memberikan bidadari seperti alea, terima kasih mama telah menjodohkan alvin dengan wanita sebaik alea, alvin janji dengan diri alvin sendiri gak akan membuat alea kecewa walaupun pernikahan kita didasari oleh perjodohan tapi aku berharap kita sampai ke janahnya. aamiin ," ucap alvin dalam hati.
alvin memang lelaki yang lembut , dia berubah menjadi dingin karna kepergian istrinya meira karna dia merasa bersalah oleh meira karna sempat menyakiti hati istrinya itu. alvin dan meira menikah memang atas kesalahan di mana alvin dijebak oleh rekan bisnisnya dengan obat perangsang. sampai alvin bertemu dengan meira yang sedang mabuk karna di kerjain oleh teman temannya. meira adalah sosok wanita yang baik ramah dan frendly. meira salah masuk kamar dan disitulah awal kisah alvin dan meira. setelah kejadian itu alvin memutuskan untuk bertanggung jawab oleh meira karna meira telah hamil anaknya. awal pernikahan alvin selalu cuek denganeira bahkan dia tidak memperdulikan keadaan meira yang tengah hamil anaknya. tapi setelah beberapa bulan kemuadia alvin luluh dengan sifat lembut meira dan kesabaran meira menghadapi dia.
hubungan dia dengan meira membaik sampai waktu dimana meira harus melahirkan buah hati mereka yang di beri nama aksara karna insiden terpeleset di tangga. maka meira harus di operasi padahal waktu itu kandungan meira baru berusia 8 bulan.
karna mengalamj pendarahan yang cukup banyak membuat meira tidak bisa di selamatkan akhirnya meira pergi meninggalkan alvin dan bayi mungil tersebut tanpa bisa melihat sang bayi lebih dulu.
itulah alesan alvin belum bisa melupakan meira karna rasa bersalah dan karna dia baru membuka hati untuk meira tetapi meira sudah pergi untuk selama lamanya.
maka dari itu sekarang alvin tidak mau menyia-nyiakan wanita sebaik alea karna dia tidak mau menyesal untuk kedua kalinya.
" mas, kok bengong sih ?" tanya alea seraya menggoyangkan lengan kekar alvin.
alvin langsung tersentak dari lamunannya mendengar suara alea " e eh gapapa sayang mas cuma lagi mikir aja " jawab alvin gelagapan.
alea mengernyitkan alis bingung mendengar jawab alvin " mikirin apasih mas sampe bengong begitu ?" tanya alea
" mas lagi mikir mau bikin adik berapa buat aksa " kilah alvin dengan mengedipkan matanya menggoda alea.
bluss
wajah alea langsung merona mendengar jawaban alvin.
" dasar mas alvin omes " sahut lea.
note : maaf ya kalo ceritanya kurang menarik dan masih banyak typo š makasih sudah mampir.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND VOTE š