Ibu Sambung Aksa

Ibu Sambung Aksa
menjenguk baby twins


__ADS_3

pukul 15.00 wib dimas dan dinda sudah tiba di jakarta, dimas terpaksa harus balik lagi karna klien yang kemarin membuat janji hari senin malah di majukan di hari sabtu ini.


karna kebetulan alvin lagi mengambil cuti karna alea lahiran jadi ia yang harus menemui klien tersebut, alvin tidak mau meninggalkan sang istri yang baru saja berjuang hidup dan mati, maka dari itu ia menelpon dimas untuk mewakilkannya menemui klien tersebut, untung saja klien nya itu dapat mengerti keadaan alvin yang sedang menemani sang istri melahirkan jadi ia tidak masalah kalau hanya dimas sang asisten yang hadir.


" yank mampir dulu ke rumah alvin ya kita tengok baby twins ?" ucap dimas meminta persetujuan dinda.


" boleh by aku juga pengen liat anaknya mba alea pasti cakep secara emaknya cantik bapaknya ganteng !" jawab dinda tersenyum senang.


" gak jadi !" ucap dimas tiba-tiba.


" loh kenapa gak jadi by ?" tanya dinda menoleh kaget ke arah dimas.


" ya gak jadi, nanti kamu naksir lagi sama si alvin sableng !" jawab dimas dengan mengerucutkan bibirnya.


" ya allah by kamu tuh ada-ada aja deh cemburu nya !" kekeh dinda menatap dimas dengan pandangan heran.


" ya abis kamu puji-puji cowo lain !" sahut dimas menatap dinda sebal.


" by kok kamu jadi kaya gini sih? kan tadi lagi bahas nengok dede bayi kenapa kamu malah ngajak ribut sih ?" tanya dinda kesal dengan sikap dimas yang cemburuan padahal belum genap sehari mereka jadian.


" kenapa? kamu gak suka kalo aku cemburuan ?" sahut dimas menatap dinda sengit.


" bukan gak suka by. aku seneng kalo kamu cemburu kaya gitu berarti kamu sayang sama aku! tapi plis jangan berlebihan aku jadi ngerasa serba salah !" ucap dinda bijak.


dimas diam tidak menjawab ucapan dinda. ia sendiri bingung kenapa bisa bersikap kaya gitu? apa saking takutnya kehilangan dinda?


" kenapa diem by? kamu tuh udah dewasa loh bukan anak kecil lagi !" ucap dinda ketika ia tidak mendapatkan jawaban dari dimas.


" jadi kamu ngatain aku tua ?" tanya dimas galak.


" ya allah salah lagi, aku tuh bilang kamu udah dewasa by bukan berarti ngatain kamu tua. terserah lah by tau gitu aku gak usah ikut kamu tadi kalo cuma mau diajak debat doang mah! cuma gara-gara muji orang kita jadi berantem kekanakan tau gak !' sahut dinda malas dan langsung memalingkan wajahnya keluar jendela.


dimas diam karna kesal di bilang tua oleh dinda, sampai mereka tiba di rumah mommy selly pun tidak ada yang mengeluarkan suara sama sekali.


dinda langsung keluar dari mobil memasuki rumah tepat di depan pintu art mommy selly sudah menunggu karna sebelumnya sudah di hubungi oleh sang nyonya rumah bahwa calon mantu nya akan tinggal di situ.


dimas menatap dinda dengan tatapan sendu " maaf yank kalo aku bersikap egois! jujur aku juga gak tau kenapa tiba-tiba kesel pas denger kamu memuji alvin !" lirih dimas kemudian turun dari mobil segera berjalan menyusul dinda.


terlihat dinda sedang duduk diruang keluarga dimas pun menghampiri dinda dan ikut duduk di sebelahnya " maaf yank !" ucap dimas langsung merengkuh tubuh mungil dinda.


dinda diam tidak menjawab jujur ia kesal dengan tingkah dimas " maafin aku yah! maaf kalo sifat aku bikin kamu kesel !" ucap dimas lagi ketika dinda tidak menjawab ucapannya.


" gak tau kenapa aku gak suka kalo kamu puji-puji orang lain, aku sayang kamu yank aku takut kehilangan kamu !" sambung dimas lirih menatap dinda sendu.


dinda tidak tega melihat tatapan dimas " gapapa by aku paham, cuma aku agak kesel aja kalo kamu bertingkah kaya tadi. aku udah milik kamu by, aku bukan type cewe yang gampang nyerahin hati aku buat laki-laki, kamu percaya kan ?" ucap dinda lembut.

__ADS_1


" iya sayang aku percaya. maafin aku ya !" ucap dimas.


" iya !" jawab dinda singkat.


" jadi gak nengok dede bayi nya ?" tanya dinda.


" jadi dong. yuk !" jawab dimas beranjak dari dududknya.


" kita beli sesuatu dulu ya by ditoko bayi !' ucao dinda.


" oke sayang !" jawab dimas menggandeng tangan dinda menuju mobilnya.


barang-barang dinda sudah di bawa oleh art untuk dibereskan, mereka pun langsung bergegas menuju rumah alvin setelah sebelumnya membeli kado dulu untuk baby twins.


.


.


.


setelah beberapa saat perjalanan akhirnya diimas dan dinda pun tiba di rumah alvin. waktu menunjukan pukul 16.20 berarti masih ada waktu beberapa jam untuk menobrol sebelum dimas menemui klien.


TING TONG


Begitu dimas memencet bel tidak lama pintu pun dibuka oleh art alvin " eh mas dimas toh! silahkan masuk mas !" ucap bik siti.


" ada di taman belakang mas. lagi pada kumpul ada keluarga mbak alea juga !" sahut bik siti.


" ohh. yudh bik kalo gitu kita ke taman belakang aja nyusul alvin! bibik bisa lanjutin kerjaannya !' jawab dimas.


" oke mas dimas !" sahut bik siti kemudian bergegas kembali ke dapur.


dimas dan dinda pun melangkah menuju taman belakang dekat kolam renang " by dimana sih ?" tanya dinda


" bentar lagi sayang. tuh mereka !" jawab dimas kemudian menunjuk kearah beberapa orang yang tengah mengobrol.


" assalamualaikum semua !" salam dinda dan dimas kompak.


" wa'allaikum salam !" jawab mereka serentak, dinda dan dimas langsung menyalami mereka semua bergantian.


" wih ada yang girang nih udah ketemu sama pujaan hatinya !" ledek alvin ketika ia melihat dinda berdiri disamping dimas.


" gak usah rese lu vin !" jawab dimas ketus sementara dinda hanya tersenyum malu.


" mana ponakan gue ?" tanya dimas begitu alvin terus memandangnya dengan tatapan menggoda.

__ADS_1


" hahaha. ada dikamar sama alea !" jawab alvin setelah ia menertawakan dimas.


" yuk. kalo mau liat kita keatas !" ajak alvin.


mereka pun pergi menuju kamar alvin setelah sampai di depan pintu alvin mengetuk pintu dulu takut alea lagi menyusui si kembar.


TOK TOK TOK


" bunda lagi ngapain? ada dimas sama calon istrinya nih !" ucap alvin dengan mengerlingkan matanya menggoda dimas.


" masuk aja pah !" jawab alea dari dalam.


CEKLEK


begitu alvin membuka pintu terlihat alea yang sedang menemani aksa menonton vidio di ipad nya sementara si kembar sedang tertidur di dalam box bayi, aksa sama sekali tidak ingin meninggalkan kedua adiknya. maka dari itu ia berada di kamar bersama alea.


" ya allah dinda !" pekik alea tertahan karna tidak menyangka bahwa yang datang adalah dinda.


" mbak alea !" sahut dinda girang langsung menghampiri alea dan mereka pun saling memeluk dan cepika cepiki.


" kamu kemana aja din? kenapa waktu itu risegnt tiba-tiba?" tanya alea.


" dinda baik mbak! maaf ya mbak kalo dinda keluarnya tiba-tiba pasti mbak udah tau kan wajabannya ?" jawab dinda sendu.


" kenapa gak bilang ke mba din kan mba bisa bantu kamu !" ucap alea sedih.


" dinda gak mau ngerepotin mba alea terus! dinda udah sering di bantu sama mbak alea! oiya gimana keadaan mbak ?" tanya dinda mengalihkan pembicaraan.


" alhamdulillah mba udah baikan din! sakitnya ilang begitu dengar suara tangis mereka !" sahut alea tersenyum manis seraya menunjuk kedua anaknya yang berada di box bayi.


alvin dan dimas pun sedang mengobrol tentang klien yang mau dimas temuin malam ini.


" kamu kapan nyusul din ?" tanya alea menggoda dinda.


" doain secepatnya mba !" jawab dinda malu-malu.


" aaminn semoga lancar ya !" doa alea tulus.


" aamiinn mba !" sahut dinda mengaminin.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


noted : maaf ya kalo ceritanya kurang menari membosankan dan masih banyak typo 😇 dukung terus karya othor biar makin semangat up'nya 🥰

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK UNTUK LIKE KOMEN AND VOTE TERIMA KASIH KESAYANGAN 🙏 ❤


__ADS_2