Ibu Sambung Aksa

Ibu Sambung Aksa
welcome home baby twins


__ADS_3

" kalo dinda sih ngikut aja by gimana baiknya !" jawab dinda.


" yudh deh, berarti deal tiga bulan lagi kita nikah !" ucap dimas dengan nada tak ikhlas.


" ok. berarti mommy bisa siapin semuanya! nanti kita juga harus ke kampungnya dinda buat minta restu sama paman dan bibinya bagaimana pun mereka tetap keluarga dinda yang tersisa !' ucap mommy selly.


dinda pun tersenyum haru mendengar ucapan mommy selly ia merasa sangat beruntung bisa mengenal wanita sebaik mommy selly " makasih mom !' ucap dinda memeluk mommy selly.


" sama-sama sayang !" jawab mommy selly membalas pelukan dinda.


" yank kita mesti pulang sekarang! tadi alvin nelpon aku katanya ada kerjaan mendadak !" ucap dimas setelah mendapat telpon dari alvin yang mengatakan bahwa ada klien yang memajukan pertemuan karna besok harus kembali ke negaranya.


" dinda ikut by ?" tanya dinda


" iya sayang !" jawab dimas.


" gak usah lah dim dinda disini aja sama mommy, kamu balik aja sendiri sana !" ucap mommy selly.


" gak bisa mom! dimas gak mau balik tanpa dinda entar dia minggat lagi !" sahut dimas.


" engga lah by, emang dinda mau minggat kemana lagi coba ?" sahut dinda mengerucutkan bibirnya.


" pokoknya kamu ikut aku ke jakarta, sekarang beresin barang kamu karna klien nya nunggu jam tujuh malem !" ucap dimas tak mau dibantah.


" dasar posesif !" cibir daddy fariz yang sedari tadi diem.


" gak sadar diri !" cibir balik dimas menatap sang deddy sebal.


dinda pun segera mengemas barangnya yang tidak terlalu banyak di bantu oleh mommy selly " din nanti kamu tinggal sama mommy ya! kan dimas udah di apartement !" ucap mommy selly seraya membatu dinda.


" dinda gimana enaknya aja mom !" sahut dinda.


" yudh nanti mommy bilang sama anak nakal itu !" ucap mommy selly.


" iya mom !" jawab dinda segera menutup kopernya.


mereka pun keluar dari kamar terlihat dimas dan deddy fariz yang sedang saling mengejek " dim nanti kalo udah dijakarta dinda tinggal sama mommy !" ucap mommy selly.


" loh kenapa gitu? biar dinda tinggal sama dimas aja ah di apartement!" jawab dimas.


" ngadi-ngadi kamu dim! kalian tuh belum sah kalo nanti ada kejadian yang iya-iya gimana hah !" sahut mommy selly galak.


" kemaren kita juga tinggal bareng mom! kenapa sekarang gak boleh ?" tanya dimas protes.


" kemaren kamu masih belum sadar dim, kalo sekarang kalian kan udah pacaran udah ada rasa satu sama lain pasti udah beda juga konsepnya !" sahut daddy fariz.


" atur lah dimas pusing !" jawab dimas malas.

__ADS_1


" udah kan yank? yuk kita berangkat !" ucap dimas menggeret koper dinda.


" udah by sebentar kita pamit dulu !" sahut dinda.


setelah pamit dimas pun segera melajukan mobilnya menuju jakarta, sementara mommy dan daddy akan nyusul besok karna masih ingin menikmati suasana puncak yang adem.


di dalam mobil tangan dimas terus saja menggenggam tangan dinda dan ia menyetir hanya menggunakan satu tangan.


" by lepas ih fokus tuh nanti kalo nabrak gimana ?" protes dinda risih karna dimas terus saja menciumi punggung tanganya dan mengeluskan di pipinya.


" gak mau. lagian aku udah fokus kok kamu tenang aja ya !" jawab dimas menolak.


" dih kok jadi manja gini sih kamu by ?" tanya dinda tidak menyangka dengan sifat dimas yang sekarang.


" baiarin. aku kaya gini cuma sama kamu !" sahut dimas cuek.


" terserahlah !" ucap dinda pasrah.


*****


di sebuah rumah sakit alea sudah diperbolehkan untuk pulang karna keadaannya sudah stabil walau belum bisa bergerak terlalu aktif karna jahitannya masih belum mengering.


" bun udah siap ?" tanya alvin ketika ia baru kembali setelah menyelesaikan administrasi.


" udah pah !" jawab alea.


mama ratna dan umma aisya memang datang pagi-pagi sekali untuk menjemput cucu-cucu mereka dengan diantar supir.


" sini sayang papa bantu turunnya !" ucap alvin membantu alea turun dari brankar dan menaiki kursi roda.


" makasih papa !" sahut alea tersenyum manis


" sama-sama bunda sayang !" jawab alvin dengan senyum manisnya.


mereka pun segera keluar dari ruang rawat inap menuju mobil mereka di parkiran, umma aisya dan mama ratna ikut dengan alvin karna sang supir sudah di suruh pulang tadi.


alvin menyetir mobilnya sendiri dengan alea disampingnya sedangkan mama ratna dan umma aisya duduk di kursi tengah " gemes banget sih !" ucap mama ratna yang menggendong baby azela.


" iya besan gemes banget jadi pengen uyel-uyel pipinya !" sahut umma aisya menatap gemas baby arkana.


" baby arka mirip banget sama alea waktu bayi san gak ada yang kebuang sama sekali !" ucap umma aisya.


" baby zela mirip sama alvin waktu bayi. kalo aksa kan ada muka mamanya kalo baby arka mah semuanya alvin !" sahut mama ratna.


" adil ya san yang cewe ikut ke muka papanya yang cowo ikut ke muka bundanya hehe !" kekeh umma aisya.


" iya ih gemoy banget !" jawab mama ratna.

__ADS_1


alvin dan alea hanya tersenyum melihat keantusiasan para ibu " bunda pengen mampir beli apa dulu gak ?" tanya alvin.


" emm gak deh pah, bunda gak pengen beli apa-apa !" jawab alea.


" yakin sayang ?" tanya alvin memastikan.


" iya pah !" jawab alea yakin.


alvin pun menganggukan kepalanya tidak mau memaksa, setelah beberapa saat mengemudi mereka pun tiba di kediaman alvin.


ya, alvin memang memutuskan untuk langsung pulang ke rumahnya sendiri dan menbiarkan para orang tua untuk menginap karna ia tidak ingin terjadi kecemburuan kalo ia harus tinggal di salah satu rumah kedua orang tua.


" WELCOME HOME BABY TWINS AND BUNDA ALEA !" pekik semua orang yang berada didalam rumah ketika alvin membuka pintu.


alea terharu melihat semua ini, ternyata banyak yang menyambut kedatangan mereka dirumah.


" makasih semuanya !" ucap alea tersenyum haru.


kemudian mereka pun masuk kedalam rumah yang sudah di hias oleh balon-balon dan tulisan welcome home. alea tidak menyangka akan disambut seperti ini ia sangat bahagia.


" duh lucu banget sih !" ucap aldian melihat baby twins


" iya dek kaya aa lucunya !" celetuk aa fahri.


" dih kenapa aa jadi narsis ?" cibir aldian menatap sang kaka dengan wajah meledek.


" biarin !" jawab fahri acuh.


" dede bayi lucu kaya aksa om !" sambung aksa yang ikut menyahut perkataan aldian dan fahri seketika tawa menggema di ruangan itu akibat celotehan aksa.


" dih bocah ikut-ikutan aja !" ledek aldian.


" biarin wlek !" sahut aksa menjulurkan lidah meledek aldian.


" udah gak usah pada debat !" lerai umma aisya.


" bunda istirahat dulu yuk dikamar !" ajak alvin.


" iya mas !" jawab alea menurut.


alvin langsung membawa alea untuk beristirahat sementara kedua baby masih menjadi bahan rebutan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


noted : maaf ya kalo ceritanya kurang menarik membosankan dan masih banyak typo 😇 terima kasih masih setia membaca novel othor 😊 dukung terus karya othor ya biar makin semangat up nya 🥰

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK UNTUK LIKE KOMEN AND VOTE TERIMA KASIH KESAYANGAN 🙏 ❤


__ADS_2