
" sudah om !" jawan lea seraya menunduk sungkan
"bagus kalau gitu ! jadi om dan tante bermaksud melamar alea untuk anak om alvino adijaya dan menjadi ibu sambung untuk cucu om aksara adijaya, apa alea bersedia ,?" tanya papa bara
alea tidak langsung menjawab pertanyaan itu dia melihat kearah orang tuanya bermaksud meminta persetujuan.
abah mukthar yang melihat raut wajah alea yang bertanya pun seketika menjawab " keputusan ada di tangan lea abah dan om bara tidak memaksa kalo memang alea tidak setuju dengan perjodohan ini ,!" ucap abah mukthar.
alea pun mengangguk seraya menarik nafas dalam sebelum menjawab " huff ! bismillah alea bersedia menerima lamaran ini ,!" jawab lea dengan menunduk malu.
semua yang berada diruangan itupun seketika berbinar dengan jawaban yang alea berikan dengan hampir serempak mereka mengucap " alhamdulillah " begitupun dengan alvin walau bibirnya terkantup rapat tapi dalam hati dia ngucap syukur entah kenapa.hati nya menghangat mendengar jawaban dari alea.
mereka pun kembali membicarakan tentang pernikahan setelah bertukar cincin tadi, para orang tua sibuk mencari tanggal yang cocok , sementara alvin hanya diam saja dan sesekali menjawab kalo ditanya oleh para orang tua, sedangkan alea sibuk menyuapi aksa makanan karna bocah imut tersebut meminta disuapi oleh bunda nya itu.
papa bara pun bertanya pada alvin " gimana kalo dua minggu lagi vin !" papa bara menoleh ke arah alvin
alvin pun menjawab dengan raut jawah tidak percaya " apa engga kecepatan pah,? sementara kita harus mempersiap kan segala nya , alvin juga harus menyelesaikan masalah di kantor dulu !" ucap alvin kepada papa bara.
mereka semua pun terdiam memikirkan ucapan alvin yang ada benarnya juga.
setelah beberapa saat hening papa bara pun menjawab " yudh kalo begitu satu bulan lagi, kamu bisa menyelesaikan pekerjaan kamu di kantor, sementara masalah pernikahan biar di urus oleh mamah dan calon mertua mu ,gimana ?" tanya papa alvin memberi solusi.
alvin pun menatap alea sedangkan yang di tatap hanya menaikan bahu nya karna tidak tau harus bicara apa.
" oke š alvin setuju !" seru alvin
para orang tua pun seketika membuang nafas lega dengan jawaban alvin " oke berarti satu bulan lagi kalian menikah !" jawab mama ratna dengan semangat.
acara pun telah selesai mereka semua pamit tiba tiba mama ratna menyuruh alvin untuk mengajak alea jalan jalan biar mereka tambah akrab " vin ajak alea jalan dulu gih biar kalian bisa saling kenal satu sama lain, abis itu antar alea pulang !" seru mama ratna kepada alvin.
__ADS_1
alvin dan alea pun langsung saling pandang tetapi alea memutus lebih dulu karna dia gugup.
" emm iya mah ! yuk al !" jawab alvin dan langsung mengajak alea pergi.
sementara aksa di bawa pulang oleh papa bara dan mama ratna karna sudah tertidur.
alvin dan alea pun pergi, di dalam mobil hening hanya ada suara deru mesin mobil, hingga alvin memecah keheningan dengan bertanya pada alea " kamu mau kemana gitu al,?" tanya alvin karna dia bingung mau bicara apa.
alea pun menengok ke arah alvin seraya menjawab " emm kita ke alun alun aja pak !" jawab alea
" jangan panggil bapak al aku bukan bapak kamu, sebentar lagi kita menikah !" seru alvin
" emm i iya mas !" jawab alea gugup
" gak usah gugup gitu al, aku tau ini sulit buat kita apalagi buat kamu, tapi aku minta sekarang kita mulai semua nya dari awal, karna ketika aku menyetujui perjodohan ini aku meyakinkan hati aku buat menerima kamu,begitupun sebaliknya walau belum ada cinta di antara kita !" seru alvin dengan mata yang fokus ke jalan sambil sesekali melihat ke arah alea.
" iya mas, !" jawab alea singkat.
sementara alea terdiam mendengar penuturan alvin entah kenapa di sudut hatinya merasakan nyeri setelah mendengar kalau alvin belum bisa melupakan mendiang istrinya.
sampai aleapun tersadar dari lamunannya setelah alvin memberhentikan mobilnya di parkiran alun alun.
" al ayo kita keluar !" ajak alvin
" eh i iya mas !" alea terkesiap dan menjawab dengan terbata bata.
mereka pun mencari tempat duduk setelah sebelumnya membeli cemilan dan minuman.
" al kamu belum jawab omongan aku yang tadi di mobil "? seru alvin ketika mengingat alea belum menjawab obrolan mereka tadi.
__ADS_1
" omongan yang mana mas !" seru alea berpura pura lupa.
" yang tentang aku belum bisa melupakan mendiang istri aku apa kamu keberatan. kalo kamu gak bisa terima aku maklum dan kamu bisa membatalkan pernikahan ini sebelum semuanya terjadi, karna aku gak mau nyakitin kamu nantinya dengan memberi harapan !" jawab alvin
alea terdiam memikirkan pertanyaan alvi sebelum dia menjawabnya alea pun menarik nafas " insya allah lea bisa terima itu mas dan insya allah lea bakal bikin mas meluapakan mendiang istri mas alvin dan fokus ke alea dan keluarga kita, maaf bukan maksud alea untuk mas alvin menghilangkan mendiang dari hati mas alvin, alea cuma akan bikin mas alvin mengalihkan hati mas alvin ke alea karna alea tau mendiang udah punya tempat tersendiri di hati mas alvin dan aksa, alea juga gak akan lupa posisi alea di hati mas alvin dan aksa nantinya !" jawab alea tenang seraya tersenyum ke arah alvin dan di jawan senyum pula.oleh alvin.
alvin begitu terpesona dengan jawaban tenang dari alea dan senyuman alea dia sekarang yakin kalo pilihan orang tua nya gak akan salah dan dia juga bertekat untuk belajar mencintai alea dan melupakan meira mendiang istri nya, karna apa yang di katakan alea ada benarnya kalo meira sudah punya tempat tersendiri di hatinya.
" makasih al atas pengertian nya š aku mau hubungan ini di awali dengan saling terbuka dan percaya !" pinta alvin dengan tulus.
" insya allah mas !" jawab alea dengan tersenyum.
alvin yakin kalo alea adalah wanita yang baik jadi tidak begitu sulit untuk jatuh cinta dengannya.tanpa alvin sadari kalo dia sudah mulai jatuh cinta dengan alea dari pertama bertemu hanya saja dia selalu menepis pikiran itu apalagi putranya sudah jatuh hati dengan wanita di depanya itu yang dipanggil bunda dengan anaknya.
" sudah larut al ayo aku antar pulang !" ajak alvin
" iya mas !" seru alea.
merekapun telah sampai di rumah alea alvin pun pamit dengan alea.
" aku pulang dulu ya al maaf gak bisa mampir udah malem bgt soalnya gak enak !" ucap alvin setelah alea keluar dari mobilnya.
" iya mas gapapa, makasih ya !" jawab alea seraya tersenyum manis.
" yudh aku pamit ya salam buat calon mertua !" jawab alvin dengan cengengesan di akhir kalimat.
alea pun mengangguk kan kepala nya mempersilakan.
" assalamualaikum !" salam alvin
__ADS_1
" wa'allaikum salam !" jawab alea