Ibu Sambung Aksa

Ibu Sambung Aksa
sindy


__ADS_3

# POV SINDY #


namaku sindy amelia, aku anak satu-satunya dari pasangan wiratama dan anindya, awalnya kehidupan ku baik-baik saja aku tumbuh di keluarga yang harmonis orang tua ku selalu melimpahkan kasih sayang mereka padaku, hingga aku masuk di perguruan tinggi disalah satu universitas ternama di jakarta karna beasiswa yang aku dapat,disana aku bertemu dengan dia, RENO KERVINANTA. aku mengenal dia saat memasuki semester dua dia yang menolongku saat aku hendak diperk*sa oleh preman saat sedang menunggu bus, saat itu keadaan jalan memang sedang sepi tiba-tiba saja ada empat preman yang menghampiri ku dan menyeretku kesebuah bangunan kosong, para preman itu hampir memperk*sa ku andai saja reno tidak datang tepat waktu saat itu.


entah bagaimana bisa ia berada disana yang jelas aku sangat berterima kasih dengannya, andai saja dia tidak datang tepat waktu entah apa jadinya aku kala itu. dari situ kisah ku bersama reno dimulai.


dia yang baik, perhatian, humoris, dan selalu menjadi pelindung bagiku membuat aku jatuh cinta padanya. awalnya aku takut untuk mengungkapkan perasaan ku padanya, takut kalau dia menjauh dari ku, tapi aku tidak bisa terus-terusan menahan perasaan ini, sampai akhirnya aku memberani kan diri untuk mengungkapkan semuanya kepada reno dan yang bikin aku tidak percaya adalah ia juga menyukaiku dan menerima pernyataan cinta dariku.


akhirnya kami menjalin hubungan, teman-teman kami banyak yang iri dengan kemesraan kami mereka selalu menyebut kami dengan cauple goals, aku dan reno tidak pernah melakukan yang lebih dari sekedar pegangan tangan dan cium kening karna aku sangat menjaga kehormatanku sebagai wanita.


hubungan kami selalu baik-baik saja sampai tiga tahun lamanya, tapi dua bulan sebelum anniversary kami yang ke tiga tahun reno berubah ia selalu menghindar dariku, telpon dan chet dariku pun tidak pernah ia tanggapi oleh nya, tapi aku memakluminya karna aku pikir kalau reno sedang sibuk karna aku tau ia berasal dari keluarga terpandang walaupun reno belum pernah mengenalkan ku kepada kedua orangtua nya entah apa alasannya aku pun tak tau, aku tidak pernah memaksa untuk dikenalkan kepada keluarganya.


tepat hari dimana anniversary kami yang ketiga tahun ia menemuiku, aku pikir ia akan memberikan kejutan seperti di anive-anive sebelumnya. ya memang dia memberi kejutan bahkan sangat mengejutkan untukku, dia mengakhiri hubungan kita tepat di hari anniversary kita yang ke tiga tahun, bisa kalian bayangkan sehancur apa hatiku saat itu, aku berusaha mengelak semuanya dan berharap semua ini hanyalah mimpi belaka, tapi aku harus menerima kenyataannya bahwa reno memang benar-benar telah menduakanku.


aku tetap berusaha menerima semua dengan memaafkan reno yang telah berselingkuh karna aku sangat mencintainya tapi ia kekeuh ingin mengakhiri hubungan ini. dan aku hanya bisa terdiam pasrah setelah ia beranjak meninggalkanku sendiri dengan luka yang mendalam di hati.


beberapa bulan sejak putusnya hubunganku dan reno aku tidak pernah lagi bertemu dengannya karna memang kami juga berbeda fakultas. sampai aku terbiasa tanpa kehadiran reno dihidupku walau pun aku harus melewati semua dengan bayang-bayang reno. tapi aku bisa demi orang tua ku yang sudah berjuang membesarkanku. tepat setelah wisuda ibuku masuk rumah sakit karna menderita penyakit asma! ibu selalu mengelak saat aku bertanya ia selalu menjawab hanya sesak nafas biasa karna faktor umur, sampai pada akhirnya dua hari setelah aku di wisuda ibu masuk rumas sakit dan harus dirawat secara intensif karna bukan hanya penyakit asma yang ibu derita tetapi juga jantung, aku merasa menjadi anak yang paling tidak berguna di dunia ini, kenapa aku bisa tidak mengetahui penyakit yang di derita oleh ibuku sendiri? bapak mencoba menenangkanku yang menangis meraung-raung karna menyesal. beliau bilang kalau ibu tidak ingin mengganggu fokus belajarku karna ibu ingin aku lulus dengan tepat waktu.

__ADS_1


setelah beberapa hari dirawat dirumah sakit akhirnya ibu sudah diperbolehkan pulang kerumah. dengan memesan taksi onlen aku membawa ibu pulang. saat dijalan aku melewati sebuah restaurant dan apa yang aku lihat saat itu? aku melihat reno sedang berjalan dengan mesranya bersama seorang wanita yang kuketahui adalah kekasihnya sekarang yaitu celin! ya tuhan sakit sekali rasanya melihat orang yang begitu aku cintai bermesraan dengan wanita lain! aku memang masih sangat mencintai reno sampai saat ini walaupun hubungan kita sudah berakhir. aku pun tak tau kenapa sulit sekali rasanya melupakan dia, semakin aku berusaha melupakannya maka semakin aku sulit menghapus bayang-bayang dia dari pikiranku.


" kenapa mencintai kamu harus sesakit ini ren, kenapa kamu hadir kalau hanya untuk meninggalkan luka? kenapa kamu memberi ku banyak harapan dengan semua janji yang kamu ucapin? reno lelaki pertama yang membuat ku jatuh cinta, lelaki pertama yang aku cintai selain bapak,terima kasih atas segala yang pernah kamu kasih buat aku, terima kasih sudah menjadi penerang hatiku di saat lara, terima kasih sudah menjadi kenangan termanis di hidupku! reno sampai kapanpun aku akan tetap mencintaimu, sekalipun nafas ini sudah tidak berhembus lagi !"


šŸƒšŸƒšŸƒ


" sindy !" panggil seseorang.


sindy pun langsung membalikan badannya untuk melihat siapa yang memanggilnya " kang andi !" ucap sindy.


" assalamualaikum dek sindy ?" ucap seseorang itu yang ternyata adalah kang andi tetangga sindy yang seorang duda karna istrinya meninggal dunia.


" emm tadi ibu nitip ini buat dek sindy, tadi ibu masak banyak jadi inget dek sindy !" sahut kang andi.


kang andi adalah lelaki yang bisa di bilang tampan kulit hitam manisnya membuat ia terlihat manly, banyak gadis di kampung itu yang menyukai duda berumur 35 tahun itu, tapi entah kenapa ia lebih tertarik dengan sindy, tapi tidak dengan sindy yang hatinya sudah terpaut olek reno.


" ehh ngerepotin jadinya kang, makasih ya !" sahut sindy seraya menerima rantang tang disodorkan oleh kang andi.

__ADS_1


" engga ngerepotin kok dek, sama-sama!" ucap kang andi tersenyum malu.


" emm kalo gitu sindy masuk dulu ya kang, salam buat ibu makasih udah dianterin makanan !" sahut sindy.


" iya dek nanyi akang sampein ke ibu, akang permisi dulu ya dek sindy !" pamit kang andi.


" iya kang hati-hati !" sahut sindy.


" assalamualaikum!" salam kang andi kemudian melangkankan kaki meninggalkan pekarangan kontrakan sindy.


" wa'allaikum salam !" jawab sindy lirih.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


**noted : maaf ya kalo ceritanya kurang menarik, membosankan dan masih banyak typo šŸ™ terimas kasih sudah mampir di cerita ini dukung terus karya othor ya biar makin semangat upnya šŸ¤—

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK UNTUK LIKE KOMEN AND VOTE šŸ™ MASUKIN TAB FAVORIT JUGA YA TERIMA KASIH KESAYANGAN šŸ„°šŸ™šŸ¤—**


__ADS_2