Ibu Sambung Aksa

Ibu Sambung Aksa
kedatangan adik reno


__ADS_3

" mami...!" panggil seseorang membuat mami anna dan papi roby menolehkan kepala mereka untuk melihat siapa yang memanggil barusan.


" FANI !" pekik mami anna.


fani adalah adik dari reno ia memang tidak tinggal bersama dengan orang tuanya melainkan mengikuti suaminya tinggal di amerika, fani memang sudah menikah dan sudah mempunyai dua orang anak, umurnya hanya terpaut tiga tahun dari reno, ia juga yang melanjutkan bisnis keluarga bersama sang suami di amerika karna reno menolak untuk terjun di dunia perkantoran ia lebih menyukai bisnis kuliner. maka dari itu mau tidak mau fani lah yang melanjutkan bisnis keluarga beruntung suami fani siap membantu.


" kamu kapan balik dari amerika fan ?" tanya mami anna seraya memeluk anak perempuan nya itu.


" kemarin mih, sebenernya aku lagi ada urusan di sini dan akan menemui mami hari ini tapi aku dapet kabar dari orang rumah kalau ka reno kecelakaan !" sahut fani memeluk sang mami melepas rasa rindu karna sudah hamir tiga bulan ia tidak bertemu dengan keluarganya.


" cucu mami dimana ?" tanya mami anna ketika tidak melihat keberadaan kedua cucunya.


" masih di mobil mih sama daddy nya soalnya salsa masih tidur tadi !" jawab fani.


EKHEMM


deheman papi roby mengalihkan perhatian kedua wanita beda generasi itu seketika fani langsung menampilkan senyum manisnya karna melupakan keberadaan sang papi.


" hehhehh ada papi ternyata kok fani gak liat ya tadi !" ucap fani seraya menghambur memeluk sang papi.


" alah udah biasa papi mah dilupain sama kamu !" sahut papi roby sewot tapi tak ayal tetap membalas pelukan dari sang putri.


" hehhe sorry papi, oiya gimana keadaan ka reno? kok mami sama papi di luar ?" tanya fani begitu melepaskan pelukan dari sang papi.


mami anna langsung menangis mendengar pertanyaan sang putri " kaka kamu lumpuh fan, kata dokter untuk sementara waktu dia gak bisa jalan !" sahut mami anna seraya sesegukan.


fani langsung terdiam mendengar keadaan sang kaka yang memprihatinkan " trus sekarang ka reno dimana ?" tanya fani dengan menahan air matanya agar tidak tumpah karna ia tidak mau terlihat lemah di hadapan kedua orang tuanya.


" reno sedang di dalam bersama pacarnya !" jawab papi roby dan mendapat pelototan mata dari mami anna yang tidak terima mendengar ucapan papi roby tapi papi roby hanya acuh tak acuh melihatnya.


" pacar? sejak kapan ka reno punya pacar ?" tanya fani mengernyitkan alis bingung pasalnya sang kaka tidak pernah dekat dengan wanita setelah di selingkuhin oleh mantan istrinya.


" CLBK, cinta lama belum kelar !" celetuk papi roby.


fani yang penasaran pun langsung memasuki ruangan sang kaka meninggalkan sang papi yang sedang mendapatkan serangan dari maminya.

__ADS_1


CEKLEK


pintu di buka oleh fani terlihat sang kaka yang sedang berada di pelukan seorang wanita seraya terisak, melihat itu fani menjadi ikut menangis tidak tega melihat keadaan sang kaka yang nampak rapuh.


" kak !" panggil fani seketika reno pun langsung melepaskan pelukannya dari sindy dan melihat ke arah pintu di mana ada sang adik yang tengah berdiri menatapnya dengan sendu.


" fani kapan kamu balik dari amerika ?" tanya reno menyembunyikan kesedihannya di hadapan sang adik yang selalu mengalah dengan dirinya.


fani tidak menjawab ucapan sang kaka ia langsung berlari ke arah reno dan memeluk tubuh laki-laki terhebatnya setelah sang papa.


" kenapa bisa ampe kaya gini kak hiks ?" tanya fani dengan terisak.


" kaka oke fan kamu gak perlu khawatir ya !" sahut reno menenangkan sang adik sementara sindy hanya bisa terpaku melihat kejadian di hadapnya ini.


jujur ia tidak mengetahui siapa perempuan yang sedang memeluk kekasihnya itu karna walaupun ia dulu berpacaran dengan reno lumayan lama tapi tidak sekalipun reno mengenalkannya pada keluarganya.


reno melepaskan pelukan sang adik dan memperkenalkan adiknya itu dengan sindy.


" fan kenalin ini sindy pacar kaka !" ucap reno fani pun menolehkan kepalanya seketika matanya terbelalak melihat pacar sang kaka.


šŸƒšŸƒšŸƒšŸƒ


sementara alvin sudah janjian dengan dimas akan ke rumah sakit untuk menjenguk reno, awalnya alvin melarang dimas untuk ikut tetapi dimas kekeh ingin melihat langsung keadaan reno.


" bun nanti papa akan kerumah sakit bareng dimas untuk melihat keadaan reno, bunda gapapa kan kalo balik sendiri, atau papa anterin bunda dulu baru abis itu papa ke rumah sakit ?" tanya alvin setelah mereka selesai makan siang di kantor alvin sementara si kembar dan aksa alea titipkan kepada mama ratna karna kebetulan umma aisya sedang menginap di rumah alea jadi kedua nenek itu ingin menghabiskan waktu bersama cucunya.


" gapapa kok pah bunda pulang sendiri aja, lagian kan bunda kesini sama pak mamat tadi jadi papa gak usah khawatir oke !" sahut alea seraya membereskan tempat makan yang barusan mereka gunain.


" serius gapapa sayang ?" tanya alvin memastikan.


" iya papa ganteng !" jawab alea menggoda.


" duh kalau bunda kaya gini rasanya pengen papa tarik deh ke kamar terus abis itu kita olahraga !" ucap alvin balas menggoda alea dan langsung di balas tawa oleh alea.


" udah ah papa mah pasti menjurus ke sana deh !" sahut alea menggembungkan pipinya dan itu membuat alvin bertambah gemas dengan istrinya itu.

__ADS_1


" tuhkan mukanya tambah lucu bikin papa pengen gigit aja sih !" ucap alvin seraya mencium pipi alea gemas.


" udah ah bunda pamit dulu takut si abang sama si kembar nyariin !" ucap alea mereka pun langsung berjalan menuju loby dimana pak mamat sudah menunggu.


" yaudah kalo gitu bunda hati-hati dijalan, nanti kabarin papa kalau udah sampe !" jawab alvin seraya membukakan pintu mobil untuk alea.


" iya, titip salam untuk ka reno dan keluarga juga ya pah !" ucap alea lalu menyalami punggung tangan alvin dengan takzim dan langsung memasuki mobil.


setelah kepergian alea alvin pun juga menuju parkiran karna akan langsung ke rumah sakit sementara kerjaannya di handle oleh sekertarisnya berhubung dimas masih cuti.


šŸƒšŸƒšŸƒšŸƒšŸƒ


" yank maaf ya hari pertama kita nikah kamu malah aku tinggal-tinggal !" ucap dimas sedih ketika dimas hendak pamit untuk ke rumah sakit.


" gapapa kok by aku ngerti, bagaimana pun kak reno kan sahabat kamu dan kondisi nya juga lagi gak memungkinkan butuh support dari orang-orang terdekatnya !" sahut dinda mengerti karna ia juga sudah mengetahui kondisi reno dan ia pun turut sedih mendengarnya.


" makasih ya sayang kamu udah ngertiin aku !" ucap dimas memeluk tubuh istri kecilnya itu dengan penuh cinta.


dimas merasa beruntung bisa mendapatkan wanita sebaik dinda, andai dulu ia tidak menyadari perasaannya mungkin sekarang ia sudah menjadi sadboy karna dinda menikah dengan orang lain.


" yaudah aku pergi dulu ya sayang, assalamualaikum !" pamit dimas mencium kening sang istri.


" wa'allaikum salam by, hati-hati di jalan ya !" jawab dinda dan menyalami punggung tangan dimas dengan takzim.


dimas pun langsung mekajukan mobilnya menuju rumah sakit tempat reno di rawat...


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


noted : maaf ya kalau ceritanya kurang menarik, membosankan dan masih banyak typo šŸ™ dukung terus karya othor ya biar makin semangat up nya šŸ’Ŗ


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK UNTUK LIKE KOMEN AND VOTE TERIMA KASIH KESAYANGAN šŸ™ ā¤

__ADS_1


__ADS_2