
waktu berlalu begitu cepat tidak terasa si kembar sudah berusia 2 bulan lebih, aksa semakin gemas dengan kedua adiknya itu! setiap pulang sekolah pasti yang ia cari adalah sang adik. seperti sekarang ini aksa sedang menjaga kedua adiknya karna alea sedang mandi.
" adik abang yang ganteng dan cantik nanti kalo sudah besar jangan berantem ya !" celoteh aksa mengajak kedua adiknya mengobrol walaupun ia tau kalau sang adik tidak akan mengerti perkataannya.
" hahaha lucu banget sih dek !" tawa aksa menggema ketika melihat kaki kedua adiknya itu tidak mau diam, ingin sekali rasanya ia menggigit kaki mungil tersebut.
CEKLEK
alea sudah selesai mandi dan sudah berganti pakaian memakai gamis santai, begitu keluar ia tersenyum haru melihat aksa yang sangat menyayangi kedua adiknya. alea bangga kepada bocah laki-laki berusia empat tahun lebih itu karna tidak sekalipun aksa merasa tersaingi oleh kehadiran twins.
" seneng banget ketawanya bang ?" ucap alea berjalan mendekati ketiga anaknya.
" hahha abis lucu bunda kakinya gerak-gerak terus pengen abang gigit aja rasanya !" sahut aksa dengan raut wajah gemas.
" hahaha masa di gigit si bang kasian atuh adiknya !" jawab alea bercanda.
" abis abang gemes banget bunda, apalagi sama dede zela cantik !" ucap aksa mengelus pipi gembul sang adik.
CEKLEK
tiba-tiba pintu kamar terbuka ternyata alvin yang baru saja pulang dari kantor " assalamualaikum para kesayanganya papa !" ucap alvin begitu masuk ke dalam kamar.
" wa'allaikum salam papa !" sahut aksa dan alea kompak.
alea menatap heran sang suami yang sudah pulang jam segini, padahal baru jam 16.15 wib karna biasanya alvin akan tiba dirumah sebelum maghrib.
" loh papa tumben udah pulang jam segini ?" tanya alea seraya mengulurkan tangan untuk menyalami alvin di ikuti oleh aksa.
" hehhe kebetulan kerjaan papa hari ini gak terlalu banyak bunda jadi papa mutusin buat pulang aja !" sahut alvin.
" ohh gitu toh. yudh bunda ambilin minum dulu buat papa! maaf ya bunda gak tau kalo papa pulang jadi belum bunda siapin minum buat papa !" ucap alea.
" gapapa sayang lagian emng papa kan yang pulangnya dadakan kaya tahu bulat !" jawab alvin bercanda.
" hahah garing papa !" ucap alea tapi tak ayal ia pun tertawa.
" yudh bunda ambil minum dulu !" sambung alea kemudian ia bergegas menuju dapur untuk membuatkan kopi untuk alvin.
" abang sudah mandi nak ?" tanya alvin kepada sang putra
" udah dong pah !" jawab aksa tersenyum sombong.
__ADS_1
" pantesan anak papa udah wangi !" ucap alvin seraya menciumi wajah aksa.
" ih papa jorok! belum mandi udah cium-cium abang !" protes aksa.
" biarin gak mandi juga papa tetep ganteng kok !" jawab alvin narsis.
" tapi masih gantengan abang !" sahut aksa tidak mau kalah dengan alvin.
alvin pun tertawa mendengar ucapan aksa, sementara kedua bayi tersebut hanya memandang kedua orang di hadapannya dengan tatapan polos.
" pah nih kopinya !" ucap alea membawa secangkir kopi dan dua gelas sirup.
" makasih bunda sayang !" sahut alvin tersenyum manis.
setelah selesai meminum kopinya alvin pun beranjak untuk membersihkan dirinya, sementara alea dan ketiga anaknya menuju ruang keluarga, tapi sebelumnya alea sudah menyiapkan pakaian ganti untuk alvin.
selesai mandi alvin menyusul ke empat orang tercintanya dan mereka pun menghabiskan waktu sore dengan bersenda gurau....
.
.
.
" by kok aku deg-degan ya !' ucap dinda.
" santai sayang rileks gak usah tegang kaya lagi ngantri sunat !" jawab dimas dengan bercanda agar dinda tidak terlalu tegang karna ingin menemui orang yang sudah jahat dengan dia.
" ih kamu mah by malah bercanda !" ucap dinda memukul lengan dimas dengan gemas.
" heheh biar kamu gak tegang sayang! rilek ya kan ada aku di samping kamu !" sahut dimas menenangkan dinda yang wajahnya tampak pucat.
" udah gapapa percaya sama aku oke !" ucap dimas lagi.
" iya by !" jawab dinda lirih.
" udah semua dim ?" tanya momy selly ketika mereka sudah berada di dekat mobil.
" udah kok mom !" jawab dimas yakin.
mereka pun segera berangkat menuju kampung dinda di daerah bandung, daddy fariz sengaja menyuruh dimas agar membawa satu mobil saja agar tidak repot kalo-kalo terpisah.
__ADS_1
dengan menggunakan mobil pajero sport milik dimas mereka pun segera berangkat menuju bandung dengan dimas yang menyetir dan daddy fariz di sampingnya sementara mommy selly dan dinda duduk di kursi belakang kemudi.
setelah kurang lebih tiga jam mengemudi akhirnya mereka tiba di kawasan bandung, tinggal jalan menuju desa dinda.
" kira-kira berapa lama menuju desa kamu sayang ?" tanya mommy selly.
" emm kurang lebih setengah jam mom !" sahut dinda.
" deket lah ya !" sahut mommu selly menganggukan kepalanya.
terlihat wajah dinda yang pucat dan badannya agak gemetar mommy selly menyadari itu pun langsung memeluk dinda " gapapa sayang gak usah takut kan ada kita !" ucap mommy selly yang paham akan perasaan dinda.
" dinda takut mom, gimana kalo paman sama bibi nekat nikahin dinda sama juragan kodir karna hutang mereka belum lunas !' lirih dinda seraya menangis dipelukan mommy selly.
dimas yang mendengar perkataan dinda seketika menepikan mobilnya dipinggir jalan " yank pliss jangan ngomong gitu! aku gak aka pernah biarin siapa pun ngambil kamu dari aku sekalipun itu paman sama bibi kamu !" ucap dimas yang sudah memutar tubuhnya menghadap dinda dibelakang.
" iya sayang kamu gak usah khawatir mommy sama daddy gak akan biarin paman sama bibi kamu berbuat jahat sama kamu! kita kan kesini niatnya cuma mau ngabarin sekaligus minta restu, kalo mereka menolak ya biarin saja yang penting kita sudah memberi tau mereka !' ucap mommy selly panjang lebar.
dinda pun menganggukan kepalanya dan tersenyum tipis " makasih !" lirih dinda.
dimas pun kemudian melajukan kembali mobilnya sesuai arah yang ditunjukan oleh dinda.
mommy selly sudah menyiapkan oleh-oleh untuk paman dan bibi dinda sebagai bentuk penghormatan biar gak di bilang lenggang kangkung ingin melamar anak gadis orang.
tidak lama kemudian mobil yang dimas kendarain tiba di depan sebuah rumah sederhana ber cat hijau, terlihat cat yang sudah mengelupas di beberapa bagian dan warna cat pun sudah memudar.
" yuk sayang kita turun, bismillah !" ucap mommy selly kemudian membuka pintu mobil dan keluar di ikuti dinda.
mereka pun langsung menuju rumah tersebut, terlihat beberapa tetangga yang kepo akan kehadiran mobil mewah tersebut, tapi seketika mata mereka terbelalak melihat bahwa dinda yang turun dari mobil tersebut.
terdengar beberpa ibu-ibu yang berbisik mengomongi dinda tapi dinda diam tidak merespon apapun.
setelah sampai di depan rumah tersebut dimas pun segera mengetuk pintu seraya mengucapkan salam tidak berapa lama kemudian pintu dibuka oleh seorang wanita paru baya, mata wanita tersebut langsung terbelalak melihat siapa yang bertamu kerumahnya.
" KAMU !"
.
.
.
__ADS_1
noted : maaf ya kalo ceritanya kurang menarik membosankan dan masih banyak typo š dukung terus karya othor ya biar makin semangat up nya š„°
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK UNTUK LIKE KOMEN AND VOTE TERIMA KASIH KESAYANGAN š ā¤