
Kini di pagi yang cerah terlihat banyak sekali orang yg kini tengah menunggu sebuah penampilan dari sebuah grup yg bernama pinkwhite grup yg kini sangat populer di seluruh dunia.
mulai dari Asia sampai tenggara,tak lama kemudian kini muncul lah beberapa orang di atas panggung dengan di sertai teriakan para penonton.
"Annyeong(halo)" ucap dari salah satu gadis yg kini berdiri di atas panggung besar.
"halo semuanya apa kabar......"
"rose........."
"Lusi..........."
"pinkwhite....."
suara teriak para penonton yg sangat menggelegar. 4 gadis yg kini berada di atas panggung hanya melambai pada mereka Seraya tersenyum.
Di lain tempat.terlihat seorang pemuda tampan yg mengotak Atik sebuah mesin entah apa itu.tampak dengan gaya dan busana seorang profesor muda dan tampan.
Keringat yg bercucuran tak ter hiraukan baginya hanya untuk menyelesaikan pekerjaan nya.
Tiba tiba terdengar suara yg memanggil namanya.
"Fadil... istirahat lah dulu ini sudah jam berapa.udah malem tau...kamu tidur dulu baru besok kamu lanjut lagi.gimana kalo kamu sampai sakit,mati paman bakal di omelin papah kamu." ucap lelaki paruh baya itu. Namun tak di hiraukan oleh pemuda tampan itu.
"udahlah paman....ini juga udah mau selesai kok." ucap pemuda itu.
"aduh...emang itu Mobil bakal langsung kamu keluarin?" ucap Lelaki paruh baya itu yg tak lain adalah Jhon Paman nya Fadil.
"hmm aku sih...nanti aja.ini cuman buat papah.kasihan kan papah harus mondar mandir Berjam jam di pesawat.kalo pake ini kan cepat bisa punya waktu buat aku."ucap pemuda itu lagi dan masih melanjutkan pekerjaannya.
"haduh...kamu ini.... yasudah terserah kamu saja.oh iyyah,kamu gak ada kan telfon telfon istri kamu?" ucap Jhon menggoda Fadil.
"ah...aku tak peduli dengan itu.jangan kan telfon no nya saja aku tak punya." ucap Fadil yang bodo amat.
"yah... syukur deh...kalian harus lost kontak selama 3 tahun tanpa berhubungan sedikit pun.mengerti....!
"iyyah paman." jawab nya singkat.
__ADS_1
Begini lah aktifitas mereka masing masing yg seakan tak peduli dengan hubungan mereka.
...****************...
"Fadil....nanti kamu harus semangat yah..." ucap lelaki paruh baya pada pemuda tampan di hadapannya itu seraya menepuk pundak nya
"iyyah pah.... papah tenang aja." ucap pemuda itu sambil tersenyum.
Kini tampak sebuah ruangan megah dan panggung yg amat besar di mana para profesor dan presiden presiden negara duduk di depan panggung dengan para tamu undangan seperti artis artis papan atas dan juga Professor terkenal.
"Baik untuk para hadirin mari kita sambut ini dia Professor termuda dan dengan teknologi yg paling canggih di dunia...mari kita sambut FADIL ARGANTARA ucap MC itu dengan meriah. Dan di sertai tepuk tangan para hadirin.
Namun salah satu dari mereka malah bertepuk tangan dengan wajah yg kebingungan.
"A-apa? Fadil Argantara?? itu apakah Fadil?" gumam seorang gadis cantik yg duduk di antara para artis papan atas.
"rose...ah mengapa kau dengan wajah seperti itu? apakah kau mengenal nya?" tanya seorang wanita di samping nya.
"Ahmm.... aku...aku mana mungkin mengenalinya." ucapnya dengan gugup karena berbohong Padahal orang yg kini berjalan naik ke atas panggung adalah suaminya.
"Terimakasih atas penghargaan yg di berikan untuk saya.ini adalah sebuah kehormatan untuk saya.
Saya benar benar gak nyangka bakal berdiri dengan gagahnya di atas panggung ini untuk kedua kali nya,dan saya juga sangat bersyukur atas dukungan dari papah saya,dan juga paman saya.Yang senantiasa mensupport setiap apa yg saya lakukan.
Jadi.... penghargaan ini...saya persembahkan untuk kalian." ucap pemuda itu dengan tersenyum bahagia. Di sertai tepuk tangan oleh para hadirin.
"jadi saya mau papah dan paman saya naik ke atas panggung." ucap pemuda itu yg membuat Arya Argantara tersenyum bangga pada anak semata wayangnya itu.
Dia pun naik bersama Jhon paman Fadil yg sebenarnya adalah sahabat kecil Papah nya namun sudah di anggap saudara.
Dan setelah sampai mereka pun di sambut dengan tepuk tangan yg meriah.
Fadil menyerahkan piagam penghargaan nya dengan senyuman bahagia."pah terimakasih udah jadi penyemangat ku,dan Paman juga yg sudah mendukung ku." ucapnya dengan wajah tersenyum bahagia.
"iyyah nak sama sama."
Setelah itu Arya pun berpidato yg cukup panjang dan setelah itu dia pun kembali bersama Jhon turun dari panggung.
__ADS_1
"baik para hadirin dan tamu undangan saya akan memperlihatkan sebuah teknologi canggih yg akan merubah dunia ini...mari kita lihat Car wings........."
kini terlihat sebuah Mobil dari atas yg hanya berjarak sekitar 5 M dari atas seorang pemuda itu. Semua yg. melihat itu terpukau dan tak henti hentinya bertepuk tangan.
"Baiklah mari kita lihat,berapa kecepatan mobil ini." Fadil berjalan lalu memencet sebuah tombol di jam tangannya.Dan terlihat mobil itu pun lalu turun dengan sendirinya.
"Baik saya akan pasang kamera ini,dan kita akan lihat seberapa cepat sih mobil ini terbang." ucapnya lalu menempelkan sebuah kamera kecil pada mobile.
Mobil itu pun kembali terbang naik lebih jauh setelah Fadil memencet sebuah tombol pada jam tangan nya.
"Tom...terbangkan." ucap Fadil dengan jam tangannya.Lalu mobil itu pun tambah naik dan berlaju kencang menggunakan mesin turbo.
"wah..... keren....." ucap pada hadirin yang terpukau melihat nya.
terlihat pada layar besar di atas panggung bagaimana kecepatan mobil itu terbang yg bisa di bilang kecepatan min nya 2× lipat dari pesawat.
Itu lah kecepatan min car wings ini...dan anda tak perlu khawatir karena mobil ini, mempunyai mode penyelamatan.dan ada tombol darurat yg akan membuat nya diam di tempat di atas awan.
Hmm mungkin kalian akan bingung untuk menyetir sebuah car wings ini,karena di lihat dari tombol nya yg sangat banyak yah... seperti pesawat lah tapi ini super beda.pilot pun takkan tahu cara mengemudi nya.
makanya saya menyiapkan sebuah robot sistem pengemudi khusus.setiap car wings akan memilikinya.
kalian pasti sudah tahu, saya tidak hanya menciptakan mobil ini saja.Tapi saya juga mempunyai banyak robot dalam bidang masing masing. sekarang bisa kalian lihat...."
sebuah robot dengan penampilan yg mirip dengan manusia bahkan kulit nya persis seperti manusia berjalan kearah Fadil.
"nah... sekarang coba kalian tebak, apakah ini manusia atau Robot?" ucap Fadil yg hanya melihat tatapan heran semua orang.
"loh...kok gak ada mau yang jawab?" ucap Fadil tertawa di akhir kalimat nya.
"baiklah...saya yg akan menjawab.Ini adalah robot di bidang modeling,dan pastinya kalian tahu... selain saya adalah seorang profesor saya juga merupakan Pengusaha yg bekerja di bidang apapun mulai dari makanan, obat obatan dan bahkan pakaian.wilyah saya sangat luas dan ada di seluruh negara.salah satunya merek yg kini sangat terkenal dan menjadi incaran para artis yaitu pakaian merek Ji yg hanya beberapa buah di dunia dan yg mempunyai hanyalah bangsawan bangsawan kelas atas maupun artis dunia. Jadi saya menggunakan robot saya yg menjadi model pakaian saya sendiri dan bahkan pembuat pakaian juga adalah sebuah robot dalam bidang desainer.
Saya juga punya hotel restoran dan tempat wisata mancanegara yang di urus oleh robot.
yah... mungkin ini akan sangat kejam.dimana akan banyak pengangguran.karena bisnis saya tak mengandalkan tenaga manusia yg bisa menguntungkan dan merugikan bagi saya.
Di sinilah waktu otak yg bekerja dan bukan tenaga....baik hanya itu yg saya ingin sampaikan sekian dan terimakasih." ucap Fadil lalu turun dari panggung di sertai tepuk tangan.
__ADS_1