
Sesuai yg di rencanakan mereka.kini Fadil telah berpenampilan layaknya asisten pribadi Dengan mengenakan masker di wajahnya agar tak di kenali oleh publik.
Penampilan Fadil yg sekarang .
Fadil kini tampak gondrong dan rambutnya pun dia warnai.
"Gimana udah ganteng belom?" tanya Fadil pada Jerry Seraya memainkan rambutnya.
"wihh keren." jawab Jerry sambil memberikan 2 jempol nya.
"haha lu mau juga nggak?"tawar Fadil pada temannya itu.
"mau dong..." ucap Jerry.lalu di saat Fadil mengeluarkan shampo nya langsung dia rebut dari tangan Fadil.
"Yailah santay aja kali." ucap Fadil seraya tertawa.
"hehe... sorry sorry."kata Jerry sambil tertawa kecil.
"eh terus ini lu langsung join nih?"
"hmm nggak juga sih."
"gua konsultasi dulu Ama manager nya rose." kata Fadil dengan wajah tampak kurang senang.
"Napa tuh muka?." tanya Jerry yg melihat wajah Fadil."hmm gua jadi keinget pas gua cekcok ama rose perkara Fans nya." kata Fadil dengan senyum di paksakan.
Fadil duduk di salah satu kursi di dekatnya dan tertunduk lesu."udahlah Dil,lu lupain aja itu.sekarang waktu nya lu perjuangin apa yg harus Lo perjuangin." kata Jerry dengan menepuk pundak sahabat nya itu memberikan semangat.
"thanks jer..." balas Fadil yg mulai bersemangat lagi dan berdiri dari tempat duduknya."ya udah, kalo gitu gua pergi dulu."
__ADS_1
"iyyah lu harus semangat." kata Jerry yg masih setia menyemangati."pasti..." balas Fadil lalu pergi menuju ke suatu tempat di mana rose kini berada.
...****************...
Di sebuah gedung kini tampak rose dan dan member Pinkwhite sedang latihan karena sebentar malam akan ada konser di los Angeles
"rose...!" panggil seorang lelaki paruh baya yg sedari tadi memperhatikan Rose.
Rose yg mendengar dirinya di panggil menghampiri lelaki paruh baya tadi."Iyah pak.?,"
"rose....kamu harus perbaiki gerakan kamu, gerakan kamu tampak sangat kaku.dan tak berenergi."kata lelaki paruh baya itu dengan tegas."baik."balas rose lalu membungkuk dan kembali latihan.
selang beberapa waktu kemudian tampak pemuda gondrong dengan mengenakan masker berjalan ke arah para member Pinkwhite dan menepuk pundak salah satunya.
"Rose..!"panggil nya yang membuat rose terkaget lalu berbalik mencari tahu siapa orang yg memanggilnya."kamu siapa?." tanya rose yg tampak tak mengenali sosok pemuda di hadapannya.
pemuda itu pun mendekat dan berbisik di telinga rose."aku adalah asisten pribadi mu."Kata pemuda itu yg membuat rose terbelalak dan terdiam.Dia tahu siapa pemuda itu yg tak lain adalah suaminya, walaupun suara nya agak beda tapi dia masih bisa mengenali nya.
Lusi yang melihat interaksi itu sedikit penasaran tentang apa yg mereka bicarakan.dia lalu mencolek temannya,dan bertanya."Nini apa kau mengenal pria itu?." tanya nya pada teman nya yg bernama Nini.
"halo saya adalah asisten pribadi rose." kata Fadil seraya membungkuk."asisten pribadi?" kata Nini tak percaya.
"Apakah dia benar-benar asisten mu?." tanya Nini pada rose.dan
Rose hanya mengangguk saja."ohh... ternyata kau benar asisten rose.siapa namu mu?."tanya Nini yg mulai ramah.
"Namaku Kim Hyun," jawab Fadil membungkuk."ohh...kalo nama aku Nini Kim." kata Nini dan meminta jabat tangan.Fadil tak langsung menjabat tangannya tapi melirik ke arah rose,dan rose pun hanya mengangguk kepada nya.
Setelah itu Fadil mulai bergaul dengan para sahabat rose lainnya seperti Lili dan yisoo.
Fadil duduk di sofa dan memerhatikan rose yg sedang latihan sambil tersenyum senyum sendiri.andai dia tak mengenakan masker mungkin dia akan di sangka orang gila.
__ADS_1
Rose yg sedang latihan tiba tiba terjatuh dan kaki nya terkilir yg membuat Fadil panik dan berlari menghampirinya."Rose..!" dia menggendong Rose duduk di sofa dan membuka kos kakinya dengan pelan.
"Rose,kamu tunggu di sini.dan Jangan gerakan kaki mu agar tidak bengkak." kata Fadil lalu berlari pergi.Rose hanya memandangi kepergiannya dan tampak kasihan.
selang beberapa menit Fadil pun kembali dengan sebotol minyak.lalu dia pun membuka nya dan mengusap kan di kaki rose lalu memijit kaki nya dengan kelembutan.
"Ss Auh." Rose meringis kesakitan namun dia juga menikmati pijatan Fadil yang sangat ampuh.Mendengar ringisan Rose, membuat Fadil harus menahan hasratnya.dia jadi teringat sesuatu yang membuat punyanya berdiri.
"Selesai.lebih baik kamu istirahat dulu." kata Fadil lalu mengusap kepala rose."iyyah Unnie.kau istirahat dulu." sambung Nini ikut khawatir.
"Tapi...kita akan konser malam nanti.bagaimana jika para..." Rose tak melanjutkan ucapannya,dia menatap Fadil yg mulai menahan Amarahnya.dan benar saja seketika Fadil pergi tanpa berkata.
"eh dia mau kemana?" tanya Nini melihat sikap Fadil agak beda dengan yg tadi.Namun rose hanya diam,dia tahu Fadil pasti marah pada nya karena lebih mementingkan Fans nya.
Tiba tiba terdengar suara teguran keras yg membuat mereka terkaget semua.
"hei...! apa yang kalian lakukan?." tegur seorang lelaki paruh baya yg tadi menegur rose.dan para member Pinkwhite pun membungkuk kepada nya."maaf pak." kata mereka serentak.
"Maafkan kami pak,tadi rose cedera yg membuat kami khawatir dan menghentikan latihan kami." kata yisoo kepada lelaki paruh baya di hadapannya.
"Lalu? kalian ingin konser kalian di batalkan?."
semua member Pinkwhite terdiam dan tak harus menjawab apa.Namun dari belakang tiba-tiba terdengar suara keras mengangetkan mereka.
"IYYAH MEMANGNYA KENAPA??." kata seorang pemuda berambut gondrong yg berjalan ke arah mereka.lelaki paruh baya itu berbalik dan menatap pemuda itu dari bawah sampai atas.
"siapa kau anak muda.aku tak mengenal mu?"tanya lelaki paruh baya itu.Fadil pun mendekat dan berbisik."kau tak perlu tahu siapa aku,tapi jika kau memaksa rose untuk tetap konser.akan ku pastikan kau dan seluruh keluarga mu tak akan pernah hidup tenang." kata Fadil mengancam.
lelaki paruh baya itu tampak tak terima dengan ucapan Fadil lalu ingin menampar wajah nya.namun Fadil bukan orang yg mudah di sentuh,dia menangkap tangan lelaki paruh baya itu dan mencengkeram nya kuat kuat.
"Ayo ikut aku." kata Fadil lalu menarik lelaki paruh baya itu dan membawanya menjauh dari member Pinkwhite.
__ADS_1
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like
komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen