
Saat Ini Konser Pinkwhite tengah berlangsung,suara gemuruh para penonton membuat semangat para member sangat membara terlebih rose yang baru saja cedera tapi sudah tak mempedulikan nya.
Fadil terus memperhatikan rose,dia masih khawatir dengan keadaan rose.pandangan nya tak pernah lepas dari sang istri,dan tanpa di sadari dia malah tenggelam dalam keindahan wajah Rose.
Di saat Rose tengah bernyanyi,Fadil malah senyum senyum sendiri di pojokan.tiba tiba para dans di panggil menuju panggung,dan Fadil pun ikut maju ke posisinya.
Dia menggenggam tangan Rose, padahal tak ada gerakan seperti itu.Dia berdansa bersama rose seakan panggung adalah milik mereka berdua.
Para member lain memperhatikannya dan bingung mengapa Fadil alias asisten Hyun malah ikut ke panggung.
"Wait....kok dia malah ikut ke panggung juga?."ucap Jennie heran.Dan para member lainnya hanya geleng-geleng sama sama tak tahu apa yang telah terjadi.
Setelah semuanya selesai, mereka pun kembali karena sudah tak ada lagu lagi yang akan mereka bawa.
Rose di dorong oleh Fadil menggunakan skuternya,dia tampak sangat senang dan begitupun dengan Fadil.Mereka seakan dunia milik berdua.
Para member dan juga staf hanya heran melihatnya."yaeyy udah selesai."ucap Rose setelah dia membaringkan tubuhnya di atas kasur yang empuk.
'akhirnya'mungkin itu yang tengah Rose rasakan,dia telah menyelesaikan konser nya hari ini yang sempat tertunda.Dia tampak bahagia karena para fans nya tak kecewa padanya.
Fadil masuk ke dalam kamar hotel yang tengah di tempati rose,dia melihat rose yang seperti anak anaknya setelah mendapat hadiah atau permen dan sebagainya.
Dia tertawa kecil,dan rose pun sadar bahwa sedari tadi dirinya telah di perhatikan oleh suami kesayangan nya.
"Hmm kau menertawakan apa?"ucap rose yang seperti orang bodoh.
Fadil menghampiri nya dan berbisik,"aku sedang menertawakan anak kecil yang sedang sangat bahagia."bisik Fadil dan tersenyum pada rose.
Telinga rose memerah dan begitupun dengan wajah nya,entah mengapa setiap kali Fadil berbisik dia merasakan sensasi aneh.
"kauuuu."rose mendorong Fadil menjauh darinya dan wajahnya tampak kesal dan cemberut.
Fadil tertawa dan mengusap kepalanya,"haish anak kecil ini cepat sekali mengubah ekspresi nya."
Rose hanya memanyunkan bibirnya ketika Fadil mengusap kepalanya dengan lembut.Dia tampak sangat manja bila bersama suaminya.
"Hei apakah kau letih?"Tanya Fadil lalu duduk di sebelah rose.
Rose menggeleng dan berkata "aku tidak letih,tapi aku lapar."ucap rose sembari mengelus perutnya.
Fadil berdiri dan menarik tangannya,"baiklah kau mau makan apa?"
Rose diam dan berfikir,"hmm aku ingin makan masakan mu."ucap rose dengan senyum licik nya.Fadil menghela Nafas lalu diam sejenak.
__ADS_1
"Baiklah aku akan memasakkan mu,tapu dengan satu syarat."ucap Fadil dengan senyum yang tak kalah licik nya.Rose diam sejenak dan berfikir "hmm melihat senyuman nya itu,dia pasti menginginkan ku malam ini."ucap rose dalam hati.
"Hmm apa yang kau inginkan?"tanya rose,walau pada akhirnya dia tetap tahu apa yang ada di dalam otak suaminya itu.
"Hehe kau pasti sudah tahu apa yang ku inginkan,"ucap Fadil dengan senyum smirk.Rose mengangguk setuju,"baiklah,tapi jangan lama.badan ku pegal habis konser tadi."ucap rose dan mulai bertingkah kalau semua badan nya kesakitan.
"Hmm baiklah,"ucap Fadil pasrah,"huh tadi dia bilang tak letih, giliran minta malah bilang badan nya pegal semua."gumam Fadil yang ngoceh-ngoceh.
Dia pun bergegas turun ke ruang dapur,dan memasak masakan Indonesia, yaitu Nasi goreng.Makanan Favoritnya saat malam malam begini.
Para chef di ruang dapur terkesima dengan bau masakan Fadil yang begitu menggoda, tapi mereka tak berani meminta ataupun sedikit mencicipi nya.
Apalagi para chef Wanita yang tergila-gila melihat ketampanan sang Fadil Argantara.Para chef mengetahui bahwa dia adalah tuan Argantara karena para chef Robot menunduk kepada nya.
Rose yang menunggu di kamar nampak suntuk,dan hanya bisa memandangi pemandangan malam kota new York.tiba tiba Indra penciuman bangkit, dia berbalik di saat mencium aroma nasi goreng buatan Fadil.
Perut nya yang sudah kelaparan berbunyi sangat nyaring,yang membuat Fadil tertawa kecil mendengar nya.
"Kau sudah lapar?"Fadil berjalan ke arahnya dan meletakkan nasi goreng di meja dan es teh ala makanan Indo .
"Waw apa itu?"tanya Rose yang menunjuk nasi goreng yang berada di atas meja.
"Ini namanya nasi goreng,kau pernah memakannya di warteg."ucap Fadil,dia lalu langsung menghidangkan Nasi goreng itu di piring rose.Dia membuat nasi goreng lumayan banyak untuk porsi 2 orang.
Fadil menyuap rose dan rose pun mengunyahnya dan menikmati di setiap butiran nasi itu."Mmm enak"ucap rose sambil mengunyah makanan nya.
Fadil hanya tersenyum senang, tiba-tiba terdengar suara dari luar yang membunyikan lonceng kamar hotel.
"Ting...."suara lonceng hotel dan tiba tiba terdengar suara wanita yang tak asing untuk mereka berdua.
"Rose.....aku datang untuk tidur bersama mu." Fadil sontak kaget,dan tak tahu harus melakukan apa.Dia buru mengenakan jaket dan topi beserta masker nya.
Dia menelpon asisten robot nya agar mengalihkan gadis yang berada di depan pintu kamar hotel,"Joonnn cepat bantu aku."ucap Fadil yang sangat panik.
Rose hanya diam tak harus berbuat apa,"Nona."ucap seorang pria berjas hitam.
"Iyah,"wanita itu pun berbalik."maaf anda mencari siapa yah?"tanya lelaki itu.
"Hmm aku mencari teman ku,aku salah satu member Pinkwhite.teman ku bernama rose.Dia berada di kamar ini."
"Ouh begitu,"
"Yisooo!!" Suara teriak wanita mengangetkan mereka yang tengah berbincang.
__ADS_1
"Ya!kau kenapa meninggalkan ku sendiri."ucap wanita itu yang kini sudah berada di samping Yisoo gadis yang di teriaki.
"Kau tadi sedang asyik bermain handphone,makannya aku meninggalkan mu saja."ucap Yisoo.
"Eh mengapa kau hanya berdiri di sini?mengapa kau tak masuk?"tanya Gadis itu heran.
"Ah itu...."
"Ceklek." Pintu kamar hotel terbuka,dan tampak rose berdiri di hadapan mereka.
"Hai Girls,"ada apa?"tanya rose seakan tak terjadi apa-apa.
"Rose?"apa yang kau makan?"tanya gadis yang tadi berteriak.
"Hmm Aku sedang makan nasi goreng,."jawab rose, orang yang tadi pun kaget.mengapa bisa ada nasi goreng di new York?
"Hah?nasi goreng? bukankah itu makanan Indonesia?"ucap Yisoo yang ikut heran.
"Yah itu adalah makanan Indonesia."ucap Lili gadis yang tadi berteriak.
"Yah memang,nasi goreng adalah makanan Indonesia."ucap rose yang hanya biasa biasa saja.
"Bagiamana kau mendapatkan nya?"tanya Lili penasaran.
"Kalian tak perlu tahu,ayo kalian masuk."ucap Rose mengajak temannya masuk.
"Oh Iyah ayo aku juga ingin makan."ucap Lili bersemangat.dia sempat berbalik ke arah lelaki yang dari tadi hanya menyimak pembicaraan mereka dan tersenyum lalu masuk ke kamar hotel rose.
"Wahhhh ini sangat enak,"ucap Lili sambil mengunyah makanannya."hmm yah kau benar ini sangat enak"tambah Yisoo yang juga sangat ketagihan dengan nasi goreng.
"Siapa yang memasak masakan ini?"tanya Lili.rose diam sejenak berfikir,apa yang harus dia katakan.
"Ah di hotel ini mempunyai chef yang bisa memasak masakan Indonesia."jawab Rose berbohong.
"Ouhh.... sayang sekali,besok kita sudah akan kembali ke Seoul ."
Rose hanya senyum senyum, tapi tiba tiba senyum nya harus pudar karena satu pertanyaan."rose,dimana asisten pribadi mu?."tanya Yisoo.
"Ah itu......"
"Pak.... Suara barang jatuh.
"Apa itu??"Yisoo dan Lili kaget dan mencari sumber suara itu.
__ADS_1