INGATAN YANG HILANG

INGATAN YANG HILANG
Mengatur rencana.


__ADS_3

"kring....."


"kring...."


suara berdering itu menggema di ruangan yg seperti nya adalah sebuah kamar yg seperti kapal pecah.


pemuda yg sedang terlelap itu pun bangun dan meraih handphonenya yg tengah berdering.


"Hmm halo." ucap pemuda itu dan ketus


"halo...ada apa dengan mu mengapa kau ketus padaku??"ucap Fadil dengan nada tinggi ikut emosi.


"eh Fadil? maaf aku kira tadi siapa.aku tadi tidur dan masih dalam keadaan kurang Sadar." ucap nya dengan nada menyesal.


"Hmm yah...kau memang tak pernah berubah lihat!ini sudah jam berapa?kau kira ini masih pagi?


sudah sudah sekarang kau bangun dari tempat tidur mu dan temui aku di Cafe favorite ku.dan tentu kau tahu itu." ucap Fadil pada pemuda di sebrang itu.


"hmm ok baiklah." ucap pemuda itu yang tak lain adalah Jerry sahabat Fadil.


Sesuai perjanjian,kini mereka duduk berhadapan di sebuah Cafe yg sangat klasik.di mana Cafe itu adalah cafe anak muda yg sangat ramai di tempati orang.


Dan tentu saja itu adalah Cafe Milik Fadil yg bersusah payah dia beli.


Itu adalah cafe favorit nya saat masih SMA.dimana banyak kenangan yg terlukiskan di tempat itu.maka dari itu Fadil Sangat bersusah payah untuk mendapatkan nya.


"Fadil... mengapa wajah seperti orang bingung?ada apa dengan dirimu?" tanya Jerry yg melihat temannya seperti sedang memikirkan sesuatu.


"hmm aku bingung bagaimana agar aku bisa membuka hubungan ku dengan rose.karena saat ini aku belum bisa seakrab dulu dan masih saja canggung." ucap Fadil dengan nada rendah.


"hmm baiklah.sepertinya kau sangat galau." Jerry lalu berdiri berjalan mengitari Fadil yg seperti sedang mengintrogasi seseorang.


"hmm bagaimana jika kau jalan bersama nya setiap hari.pasti kau akan cepat akrab kembali dengan nya" ucap Jerry memberi ide.


"huh..kau itu.sama sekali tak dapat berfikir.apa kau lupa rose adalah bintang terpopuler dan sangat sibuk.apalagi sekarang dia sedang tour."ucap Fadil putus asa dengan temannya itu yg tak dapat membantu.


"oh Iyah yah.aku lupa.kau kan sangat pintar mana mungkin tak dapat mempunyai ide ." ucap Jerry yg sedikit membanggakan teman nya.


"hm yah.sebenarnya aku sudah memiliki nya.aku berfikir untuk menjadi asisten pribadinya saja.tetapi aku ini sudah sangat terkenal.dan jika aku menjadi asisten nya pasti dengan cepat orang orang sudah pasti bisa menebaknya.


orang bodoh mana yg tak berpikir demikian." ucap Fadil bingung.


"hmm yah betul apa kata mu.atau....begini saja.bagaimana jika kau menyamar menggunakan topi dan masker mungkin orang orang tak akan mudah mengenali mu." ucap Jerry.

__ADS_1


"hmm kalau topi itu sangat mudah untuk dapat terbongkar.bagaimana dengan rambut?" ucap Fadil meminta pendapat.


"hmm bisa juga.bagaimana jika kau botak saja?" ucap Jerry.yang langsung membuat wajah Fadil yg tadi ceria mendadak murka.


"pak..."


"apa kau bilang...." Fadil memukul meja di hadapannya yg mengagetkan para pelayan.karena mereka yg handa ada di Cafe tanpa ada satupun pelanggan.


Fadil tak mau dia di ganggu dengan orang orang yg akan memfotonya atau menatap nya.jadi sebelum dia datang dia meminta untuk mengosongkan Cafe itu.


"ehehe maaf maaf.tapi hanya itu pendapat ku." ucap Jerry takut dengan wajah serem Fadil ketika marah.


"ah sudahlah.lebih baik aku gondrong saja dari pada botak." ucap Fadil dengan nada kesal nya.


"hah? gondrong? tapi bukankah itu butik waktu lama?" ucap Jerry Bingung.


"hei sobat.apakah kau belum mengenal ku atau kau saat ini amnesia?


Kau lihat itu."ucap Fadil lalu menunjuk ke arah layar besar yg terpampang yg menunjukkan sebuah sampo dengan wajah nya di sana.


"itu adalah sampo buatan ku.aku yg menciptakan nya.dan tentu kau tahu.apa yang aku ciptakan tak pernah biasa.dan selalu menjadi luar biasa."ucap Fadil dengan membanggakan diri nya.


"hmm yah aku tahu itu.lalu apa hubungannya dengan itu?" tanya Jerry yg masih belum paham.


"haduh...kau ini belum paham juga.baca itu." ucap Fadil dan menunjuk kembali gambar tadi.


"yah... memanjangkan rambut dalam waktu singkat."ucap Fadil


Dia lalu mengeluarkan shampo itu dari sebuah peperback yg dia bawa.


"nah.ini adalah shampo yg sangat mahal.yah bagi rakyat kebawah."ucap Fadil lalu meletakkan nya di atas meja.


"hah serius? harganya berapa?"tanya Jerry.


"hmm gak terlalu mahal kok cuman 1000 US."atau sekitar 14 juta lebih.


"wah gila itu harga shampoo atau harga baju?" ucap Jerry yg sedikit kaget karena untuk mereka harga itu tidak terlalu mahal.


"hmm yah.itu hanya di gunakan saat mepet." ucap Fadil santai.


"hmm yah betul apa katamu."ucap Jerry mengangguk.


"tapi...aku heran.mengapa permintaan nya sangat banyak.pertama saat aku sebarkan baru 1000 produk yg aku buat.namun langsung habis saat itu juga.

__ADS_1


kau pikir siapa orang gila yg sangat ingin memanjangkan rambutnya secara cepat?" ucap Fadil heran


"yah... mungkin mereka hanya penasaran apakah itu benar adanya atau tidak.memang berapa jangka waktu sampai rambut kita gondrong?" tanya Jerry yg penasaran.


"hmm mungkin sebahu hanya tiga hari." ucap Fadil enteng.


"hah....?tiga hari?" ucap Jerry heran.


"hmm yah.satu kali satu hari pemakaian.jika besok sudah tak di gunakan maka pertumbuhannya akan normal kembali.contoh jika kamu hanya sebahu dan jika sudah tercapai maka stop kan pemakaian." ucap Fadil menjelaskan.


"ohhh.... seperti itu.baiklah beri aku satu.aku ingin mencoba nya." ucap Jerry lalu mengambil botol sampo yg tadi berada di meja.


"etss....itu produk pertama harus di simpan di lab musium penemuan ku." ucap Fadil lalu merebut sampo tadi yg berada di tangan Jerry.


"huh... dasar pelit." ucap Jerry kesal.


"hah... sudahlah aku akan memberikan nya nanti." ucap Fadil pada sahabat itu.


"yasudah nanti kau pakai shampoo mu itu.dan setelah itu berperan lah sebagai asisten pribadi istri mu hahaha." ucap Jerry tertawa di akhir kalimat nya.


"huh dasar....awas saja kau anak jomblo" ucap Fadil mengejek.


"hei hei kenapa malah bawa status?" ucap Jerry agak kesal di sebut jomblo.



Jerry Williams


"cih jomblo gini tuh cukup ganteng." ucap Jerry dengan PD nya.nih kalo ganteng nya kayak Jerry bakal ada yg mau gak ya?haha.


"haha sok ganteng banget lu.gantengan gua kali." ucap Fadil banggain dirinya yg memang sangat tampan.



FADIL ARGANTARA


Hmm menurut kalian gantengan mana nih?wkwk


"hah...iyyah deh lu yang paling ganteng."ucap Jerry ngalah



.

__ADS_1


FADIL ARGANTARA


dan Fadil pun hanya tertawa.


__ADS_2