INGATAN YANG HILANG

INGATAN YANG HILANG
Memikirkan rencana


__ADS_3

Di hotel Big home AR Fadil yg sedari tadi menunggu di depan pintu sangat merasa kesal.sungguh bagaimana tidak, Istrinya itu sangat lama hanya untuk bersiap pergi jalan sebentar mencari makan.


Fadil yg sudah sangat kelaparan hanya bisa diam dan menunggu.setelah beberapa saat, akhirnya tampak rose yg berpenampilan seadanya dengan Jaz dan dalaman merah beserta celana panjang dengan rambut terurai.



walau hanya dengan penampilan sederhana namun khas dirinya yg begitu cantik membuat Fadil terdiam melihat nya.


"hei... apakah kau akan diam saja di situ?" ucap rose memerhatikan suaminya yg sudah berada di hadapannya dan diam memandangi nya.


"ah.i-iyah.ayo kita pergi." ucap Fadil seperti orang bodoh.Rose pun hanya tertawa melihat nya.


Mereka pun berjalan bersama melewati orang orang yang kemungkinan mengenali rose namun tidak dengan Fadil.karena Fadil sengaja menggunakan kacamata hitam dan mengenakan masker plus topi untuk menutupi wajahnya agar tak di kenali.


Tak sampai situ Fadil juga memakai baju kaos rose yg bertuliskan pinkwhite jadi orang orang mengira bahwa rose sedang bersama anggota kru nya.


Setelah sampai di restoran Fadil menghampiri robot nya dan memerintahkan nya membawa ke ruang fyp untuk nya makan bersama istrinya.


Dengan hormat pun dia mengantarkan mereka berdua ke tempat yg diinginkan.


Lalu Fadil yg sudah merasa aman dia membuka masker, kacamata dan topi nya karena merasa sesak mengembangkan nya.


"sayang...!" panggil rose pada Fadil yg kini dengan santuy nya melihat isi menu.


"yah?ada apa?" tanya Fadil.


"hmm aku mau makan yg ringan aja yah, mungkin cuman gandum aja soalnya ntar aku mau latihan takut kelebihan karbo." ucap rose agak malu karena masih merasa canggung dengan Fadil.


"hmm baiklah,aku akan memesan makanan yg sehat untuk mu." ucap Fadil lalu menaruh menu tersebut dan mengusap kepala Rose dengan lembutnya.


Setelah itu Fadil Pun memberitahukan pesanannya pada pelayan di sampingnya yg sudah menunggu.


Kini Fadil dan rose hanya saling diem dieman tanpa ada dari mereka yang ingin membuka percakapan sampai dengan pelayan yg tadi kembali lalu memecah keheningan tersebut.


"ini tuan pesanan anda." ucap pelayan itu lalu meletakkan makanan dan minuman pesanan Fadil lalu dia pun berdiri di samping Fadil.


Pelayan itu tentu tak berani pergi sebelum di suruh apalagi untuk ruang VIP.Dan saat ini juga dia tengah melayani tuanya sendiri yaitu pencipta nya karena pelayan tadi adalah robot ciptaan Fadil.

__ADS_1


Datang nya makanan tadi tak membuat mereka berbicara banyak hanya mengucapkan mari makan dan Iyah,ok hanya itu percakapan mereka.


Setelah makan Fadil mengambil handphone nya dan sepertinya sedang mencari sesuatu di dalam nya.Dan setelah menemukan yg di cari, dia pun memperlihatkan nya pada rose yg masih memakan makanan nya.


"sayang coba kamu lihat ini." ucap Fadil lalu memperlihatkan sebuah foto pada rose.


"hah!! itu?" Rose sontak kaget melihat gambar itu, karena dia tak tahu bagaimana bisa Fadil menemukan nya.Foto yg di mana dia dan Fadil tengah bertengkar beberapa tahun kemarin.


"iyah.aku sudah menemukan flashdisk itu dan membuka isinya dan setelah itu ingatan ku Mulai kembali secara drastis.seakana flashdisk itu adalah kunci ingatan ku."ucap Fadil lalu meraih tangan istri nya dengan lembut.


"aku Fadil Argantara mencintai mu dengan setulus hati ku." ucap Fadil lalu tersenyum manis pada rose.


"deg..." jantung berdebar kencang melihat senyuman yg sangat manis itu.seakan waktu berhenti karena itu.lalu tanpa sadar rose pun tersenyum juga dan salah Tingkah.


...****************...


Setelah mereka berdua makan, mereka pun melaju pergi ke suatu tempat yg ternyata adalah sebuah studi besar.Ternyata tadi pagi di saat member pinkwhite berangkat Rose malah beralasan akan menyusul karena akan pergi makan sebentar.


setelah sampai di tempat tujuan rose pun turun tanpa di dampingi Fadil.Karena mereka tak ingin orang orang tau hubungan mereka.


Setelah Rose sampai di dalam dia langsung di sapa oleh member lainnya.yang tak lain adalah Lusi.


"cheyongah kamu dari mana saja?" tanya Lili penasaran."hmm aku dari.... sarapan di restoran."ucap nya santay.


"ouh... apa kau membawa sesuatu?"ucap Lili yg seperti nya mengharapkan sesuatu.


"hmm yah.sebentar." rose membuka paperback yg dia bawa dan mengeluarkan isinya yg seperti nya adalah puding.


"wow" Lili langsung mengambil nya dari tangan rose. dengan semangat dia langsung membuka nya.


Dan tiba-tiba


"Lili.......!!" seorang gadis cantik berlari ke arah Lili dengan tergesa-gesa.


"hap emmm enak." Lili seakan tak peduli dengan panggilan itu dan dengan lahapnya memakan puding.


"hei berikan aku juga.jangan pelit." gadis yg tadi berlari menghampiri Lili menari puding itu namun Lili juga menariknya.dan mereka pun saling berebutan puding.

__ADS_1


"hei hei.untuk apa kalian berebut.Yisoo nih buat kamu.udah tenang aja aku bawa 4 kok."ucap rose lalu memberikan puding satu untuk gadis yg dia panggil yisoo.


"Yeay ... makasih rose." dengan senang hati dia lalu mengambilnya dan langsung membuka dan melahapnya.


"haha Kalian makan seperti anak kecil saja.eh di mana Nini?" tanya rose mencari salah satu member pinkwhite yang tak bersama mereka.


"hmm dia sedang latihan." ucap Yisoo sambil memakan puding nya.


"ouh yasudah aku kesana untuk memberikan ini." ucap rose lalu berjalan meninggalkan mereka berdua yg sangat asik memakan puding.


"Nini...!"Teriak rose lalu langsung berlari menghampiri gadis yg sedang meneguk air minum di botol.


"hai...kamu sudah datang." ucap gadis yg bernama Nini itu.


"hmm yah.oh Iyah aku membawakan mu puding." ucap rose lalu memberikan puding tersebut.


"wow makasih.eh terus itu bocil berdua kamu gak kasih?" ucap Nini yg belum tahu bahwa bocil yg dia maksud sedang memakan puding nya dengan lahap.


Akibat dari teguran itu mereka yg tadinya asik makan langsung tersedak.


"uhuk." mereka tersedak nya tersentak yg membuat mereka saling memandang dan tertawa


"hahaha....."


"bagaimana kita bisa tersedak bersamaan?" ucap Lili heran


"haha aku juga tak tahu.sepertinya ada yg sedang membicarakan kita." ucap Yisoo yg ikut terheran juga.


"oh bocil itu aku sudah memberikan nya.dan mereka sedang memakan nya." ucap Rose menjawab pertanyaan Nini Tadi.


"haha pasti mereka tadi sudah tersedak." ucap Nini menebak padahal sudah kenyataan.


Di lain tempat Tampak seorang pria tampa duduk dengan santai di sebuah ruangan yg luas sambil memandangi para pekerja yg sedang membuat robot.yang tak lain adalah pekerja robot.yah begitu lah robot di buat oleh robot.


"Hmmm apakah aku harus menyamar yah... menjadi asisten pribadinya?" gumam Pemuda tampan itu yg tak lain adalah Fadil.


Setelah itu dia pun berdiri dan meraih handphonenya dan menghubungi seseorang.

__ADS_1


__ADS_2