INGATAN YANG HILANG

INGATAN YANG HILANG
MENGEJAR KUCING


__ADS_3

Saat ini di rumah Jhon Susana sangat panik, bagaimana tidak, Fadil tiba tiba menghilang dan tak tahu pergi ke mana.


"hmm Menurut kalian, Fadil ke mana yah?," Tanya Jhon pada orang orang di sekitarnya,dan mereka pun hanya menaikkan bahunya tak tahu keberadaan Fadil.


Di lain tempat, seorang pemuda kini berlari,dan mengejar sesuatu entah itu apa, karena dia sudah letih akhirnya dia pun berhenti dengan berpangku pada lututnya.


"wah sialan tuh kucing,cepet banget lari nya," seru Fadil yg ngos-ngosan.


"meeeong,"suara kucing yg Fadil yakini berada di balik pohon,dia pun mencoba mendekati pohon tersebut,dan benar saja seekor kucing yg mungkin baru berusia 1 bulan dengan imut nya mengeong yg seakan ingin mengigit Fadil.


Fadil yg melihat itu, bukannya merasa takut,tapi dia malah merasa sangat imut melihatnya.


Setelah itu dia mendekati nya,dan mengangkat tubuhnya mengelus nya dengan lembut,"kucing...kau pulang bersama ku yah."


Masih dengan suasana panik, mereka menelfon ke sana ke sini untuk mencari keberadaan Fadil namun tak menemukan nya.Beberapa lama kemudian tiba tiba mereka semua menoleh ke arah pintu yg melihat seorang pemuda dengan membawa seekor kucing yang sangat imut dengan warna bulu putih.


"FADIL," teriak semua orang yg berada di sana, Fadil pun heran dengan sikap mereka,"loh?kok kalian liatin aku kayak gitu sih?," tanya Fadil yg merasa heran.


Rose berlari dan menangis sejadi jadinya memeluk suaminya itu,"kau dari mana saja?hah?apa kau pikir orang orang tak khawatir dengan mu?kau lupa ingatan dan tak tahu jalan sini?apa kau sengaja membuat kami khawatir?


rose memukul tubuh pria itu dengan tangis yg tak dapat dia tahan,entah mengapa dia merasa sangat ketakutan.


Fadil yg kasihan pun menepuk bahunya,"sudahlah,aku tak kenapa-kenapa, jangan menangis," ucap Fadil dengan lembut.


Rose melepas pelukannya menatap ke arah Fadil dengan tatapan sendu,lalu melihat tubuh Fadil hingga atas sampai bawah,namun tatapan nya kini beralih ke arah kucing putih yg berada di rangkulan Fadil.

__ADS_1


"kucing?dari mana kucing itu?," tanya Rose


"ohh ini, ini kucing aku kejar tadi saat sampai,aku melihatnya sangat imut, makanya aku mengambilnya," Jawab Fadil tersenyum,"wahh sangat imut, bolehkah aku memeluknya?," tanya rose yg sangat berkeinginan memeluk kucing tersebut.


"nih," Fadil mengizinkan nya dan menyerahkan kucing tersebut kepada rose.


"Astaga Fadil,jadi kamu tadi pergi hanya untuk mengejar kucing ini?," Arya menggeleng kan kepalanya,heran dengan sikap Fadil yg hampir membuat semua orang jantungan karena nya,"hehe iyyah pah, soalnya dia lucu banget," Fadil tersenyum dan tunduk meminta maaf.


Jhon menatap kucing tersebut,dia merasa mengenali sosok kucing itu,"loh ini kan anak nya Cici," seru Jhon yg mengenali kucing tersebut.


Fadil menatap ke pamannya,"siapa Cici paman?" tanya Fadil ingin mengetahuinya."Cici adalah kucing peliharaan Ibu mu,dan itu adalah anak nya, Cici mati, karena mempunyai penyakit," dan itu ada anak satu-satunya yg tertinggal di sini, karena semuanya kabur entah kemana,saat aku ke Indonesia menjenguk mu," jawab Jhon panjang lebar.


"wahhh apakah itu benar pah?" tanya Fadil yg ingin mengetahui kebenaran nya dari papahnya."iyyah Fadil,kucing yg bernama Cici adalah kucing mamah mu,yg papah titip di sini saat kita ingin pergi,"jawab Papahnya meyakinkan.


"hmm oh Iyah Fadil,rose ingin memberitahukan sesuatu padamu," ucap Arya."hmm kasih tahu apa pah?," Tanya Fadil penasaran,"yah kamu tanya nya sama rose bukan papah," jawab Papahnya.Fadil menatap rose dengan tanda tanya,Rose pun mengerti dengan tatapan tersebut,"Emm gini,aku mau kasih tahu kamu,kalo besok aku akan ke Seoul, soalnya aku mau tur ke berbagai negara," ucap rose yg sedikit takut, karena Fadil tak akan menyetujui nya atau melarang nya."ohh kirain apa, truss hubungan nya sama aku apa?," tanya Fadil acuh tak acuh.


"kamu suami ku,jadi aku harus izin kepada mu," jawab rose yg sedikit kecewa dengan pertanyaan tersebut."ohh, yasudah aku mau istirahat aja, capek nih abis kejar kucing," Fadil mengambil kucing yg di pelukan Rose,"sini biar aku aja yg rawat," Rose pun memberikan kucing itu pada Fadil.


"Fadil!! tunggu sebentar," Arya menahan Fadil yg ingin beranjak pergi."ada apa pah?," tanya nya."gini, istri kamu mau pergi tuh,hemm papah cuman mau kamu nemenin istri kamu buat jalan jalan dulu sekitar sini,"jawab Arya,Fadil menatap ke arah rose,yg merasa malas untuk berpergian."hmm gak ah pah, males," seru Fadil acuh tak acuh.


"FADIL!!,apa yg kamu katakan?kamu tuh seharusnya habisin waktu kamu dengan istri kamu hari ini,kamu tau? setelah Rose pergi,kalian takkan di perbolehkan untuk bertemu,mau pun berhubungan telfon selama 3 tahun,dan kamu harus menemani istri kamu 24 jam mulai hari ini,"Ucap Arya yg menggebu-gebu.


Sifat yg hangat kini menjadi sifat dingin,entah mengapa Fadil mempunyai dua sisi,yg akan berubah tanpa tahu kapan akan terjadi."pah,aku tuh capek pah, lagian aku juga amnesia, gimana aku bisa bawa dia jalan jalan?" Arya mengerut kan dahinya,benar apa yg di katakan Fadil,dia sedang lupa ingatan jadi wajar jika dia untuk menolak.


"baiklah, karena kamu Amnesia, sekarang kamu telfon Jerry,suruh dia untuk menemani mu, dia kan sahabat mu," ucap Arya,lalu dia mengambil handphone Fadil mencari kontak Jerry sahabat Fadil,dan fadil hanya pasrah takut papah nya akan marah pada nya.

__ADS_1


"kring...."


"kring......"


seorang pemuda yg sangat tampan dengan hidung yg sangat lancip, mengambil handphone nya yg berada di atas meja nya,lalu menjawab telepon tersebut,"hello,Fadil, tumben kau menghubungi ku?,"(dalam bahasa Amerika)tanya pria tersebut.


"Ini om jerr,"(dalam bahasa Amerika) jawab seorang lelaki paruh baya yg tak lain Arya."ohh ini om, kirain fadil hehe,oh Iyah om gimana keadaan fadil om, apakah dia baik baik saja? sudah lama aku tak bertemu dengan nya,"(dalam bahasa Amerika) tanya pria tersebut yg tak lain adalah Jerry sahabat Fadil.


"Alhamdulillah dia baik baik saja sekarang,maaf yah om tak memberi kabar pada mu,bulan kemarin dia kecelakaan,dan mengakibatkan Amnesia,"(dalam bahasa Amerika) Jawab Arya yg menyesal tak memberi kabar pada Jerry."oh Iyah om gak papah,oh iyah om, om ada apa yah nelfon saya?,(dalam bahasa Inggris) tanya Jerry.


"hmm gini, Fadil kan sekarang Amnesia, dia tak tahu jalan sini atau tempat tempat yg bagus untuk di datangi, jadi om mau kamu menjadi pemandu tur nya bersama istri nya," jawab Arya ( dalam bahasa Amerika).


sontak Jerry kaget mendengar jawaban tersebut yg mengatakan ingin dia menjadi pemandu untuk fadil dan istrinya,"hah?istri?apa fadil sudah menikah?,"gumamnya.


"halo...Jerry, apa kau masih di sana?,"tanya Arya yg merasa aneh(dalam bahasa Amerika)."i-iyah om, tapi ini saya mau tanya, apakah Fadil sudah menikah?," Tanya Jerry yg tak percaya, bahwa sahabat nya sudah menikah(dalam bahasa Amerika).


"iyyah jerr,baru beberapa hari kemarin,dia menikah rahasia,jadi om hanya memberi tahukan dirimu saja," jawab Arya (dalam bahasa Amerika)."apa!!, menikah dengan siapa om?," tanya Jerry yg sungguh sungguh kaget.


"itu,dia menikah dengan teman kecilnya, Apakah kau ingat wanita cantik yg di saat dia datang,akan membuat Fadil begitu senang?," gombal Arya pada anaknya itu (dalam bahasa Amerika)."papah!!," Fadil marah dengan memanyunkan bibirnya.


"hahaha,memang itu benar kok,iyyah kan jerr?," (dalam bahasa Amerika)


"haha Iyah om,saya ingat,gak nyangka dia bakal benar benar menikah nya, padahal dari dulu dia sering memberitahu kan saya akan melamar wanita itu,kalo gak salah namanya adalah rose kan om?," tanya Jerry yg ingin memastikan nama wanita tersebut (dalam bahasa Amerika."iyyah jerr,betul sekali..." jawab Arya.


"kalau begitu om saya akan segera ke sana untuk menjemput mereka," ucap Jerry,dan tak lama kemudian telpon itu pun berakhir,(dalam bahasa Amerika).

__ADS_1


__ADS_2