INGATAN YANG HILANG

INGATAN YANG HILANG
Pernikahan dadakan


__ADS_3

Malam yg tenang dan para keluarga dari rose dan Fadil mulai berunding, sedangkan Fadil dan Rose di kunci kan di dalam kamar agar mereka tak mendengar pembicaraan mereka.


"huff" Fadil menghembuskan nafas berat,dia sangat penasaran dengan pembicaraan para orang tua di bawah sana dan selalu merasa gelisah.Namun berbeda dengan rose yg tenang tenang saja dan membaca sebuah novel berjudul FADIL ARGANTARA yg berisi tentang perjodohan yg sama seperti yg dia alami sekarang.


"woi lu ngapain?. Fadil menatap Ke arah rose yg tenang dan damai yg tak pernah merasa gelisah tentang perjodohan nya dia masih bingung dengan keputusan orang tuanya setelah mereka tunangan,malah di suruh untuk nikah sirih sebelum berpisah yg membuat Fadil pusing tujuh keliling.


"Apa sih lu, orang tenang juga baca novel.Gak kayak lu kyk cacing kepanasan." ejek rose.


"Cih." Fadil melangkah ke arah rose lalu naik ke atas ranjang dengan rose yg bersandar di dinding di atas ranjang.Rose merasa deg deg degan karena Fadil mulai mendekati nya dengan merangkak kepada nya seakan ingin memangsanya.


"lu-lu lu mau ngapain." Tanya rose yg mulai ketakutan Fadil akan melakukan hal yg semena mena terhadapnya.


"cih gitu aja udah panik,gimana kalo malam pertama." Fadil membisikkan kalimat itu di telinga rose yg membuat rose merinding ketakutan.


"ka-kamu.Gak,gak ada malam pertama gua gak Sudi buat penyatuan itu." Tolak rose yg sedang merasa ketakutan


"Hah?gak Sudi?,GUA YG LEBIH GAK SUDI, cewek tepos kayak lu siapa juga yang maok." rose berdengus kesal dengan ucapan Fadil lalu mendorong tubuh Fadil, karena tangan Fadil yg masih memegang bahu rose sangat kuat akhirnya rose pun ikutan terjatuh dan kepalanya berada di atas bidang kokoh Fadil.


"auuts." Rengek Fadil yg merasa kan sakit namun tidak seberapa.Saat rose mengangkat kepalanya dia bertatapan dengan Fadil dengan mata yg hanya beberapa senti di hadapannya.


Tiba tiba waktu terasa berjalan lambat dengan keheningan antar 2 insan yg saling bertatapan.Dan tidak lama kemudian suara ketukan pintu membuat mereka terkaget.Yang ternyata Fadil mengunci nya juga dari dalam.

__ADS_1


Rose dan Fadil pun sontak bangun dan Fadil beranjak turun dari kasur lalu membuka pintu kamar."***papah?"


"Fadil kamu kenapa mengunci pintu dari dalam? Jangan jangan kamu berbuat sesuatu yah***?." Arya. curiga karena kasur yg berantakan dan rose yg hanya diam dan tertunduk dengan baju yg agak kusut karena menindih Tubuh Fadil tadi.


"ng-nggak kok pah,aku tadi kunci soalnya aku kesel makanya aku kunci balik biar satu sama." Arya pun hanya tertawa mendengar penjelasan anak nya itu yg seperti anak kecil saja.


"yasudah kalian turun ada yg mau kita bicara in sama kali berdua." rose pun hanya mengangguk dan turun dari kasur dan menyusul Arya.Namun tiba tiba langkah nya berhenti yg melihat Fadil tetap berada di tempatnya dan tak ingin menyusul begitu pun dengan Arya.


"loh Fadil?kamu kenapa gak ikut?." Tanya nya yg bingung dengan sikap anak nya.


"nggak ah,Fadil lebih milih di kunciin gak usah di ajak ngomong." kesal nya yg sekarang sedang ngambek seperti anak kecil.


"Yaudah kamu di situ aja, papah bakal kunciin kamu nanti,biar kamu gak bisa makan terus kelaparan." "ancam papah nya yg sengaja agar anak nya itu berhenti ngambek.


"eh-eh jangan dong pah,iyyah Fadil ikut." seraya menunduk dan berjalan mengikuti langkah papah nya.Dan rose hanya terus tertawa melihat tingkah Fadil.


"apa lu ketwa, emang lucu." sebal Fadil yg tak suka di tertawa kan. rose pun hanya menggelengkan kepalanya lalu senyum senyum.


setelah mereka sampai di ruang keluarga, mereka pun duduk bersama.Dan Fadil yg masih terus menunduk merasa kelas.


"Fadil" panggil ayah rose yg memerhatikan nya yg terus menunduk.fadil pun mendongakkan kepalanya menatap ayah rose.

__ADS_1


"iyyah paman?" Jawabnya dengan wajah yg masih di tekuk


"kamu kenapa?" tanya nya.


belum sempat Fadil menjawab tapi rose yg langsung nyosor menjawab nya."dia lagi ngambek, soalnya di kunciin di kamar." Jawabnya nya masih saja tertawa.Fadil pun dengan tajam,dan rose menyeringai nya saja.


"astaga ada ada aja,udah jangan ngamek 3 hari lagi kalian bakal nikah." bukannya mereka merasa senang malah merasa sangat kaget karena tidak seperti itu kesepakatan pertama nya.


"APA??." teriak rose dan Fadil serentak.


"Apa ini? mengapa kalian malah kaget seperti itu?,apa kalian tidak mau??." Tanya ibu rose yg bingung dengan sikap mereka


"Ah-nggak, nggak sama sekali dong malahan kita senang.iyyah kan sayang." seru rose dengan ucapan yg penuh drama seraya menghampiri Fadil dan memeluk nya yg awalnya mereka berjarak.Fadil pun hanya mengangguk dan tersenyum mengikuti drama yg dilakukan oleh calon istri nya ini.


"Ta-tapi.. ini gak terlalu cepat yah pah?.kan baru kemarin tunangan nya?" tanya Fadil yg sedikit mendorong tubuh rose yg terlalu dekat dengan nya.


"Fadil lebih cepat lebih baik,lagian banya perusahaan yang kamu harus urus dan rose juga banyak debut yg akan dilakukan nya sebagai salah satu member brand terkenal."


"ta-tapi pah."


"gak ada tapi tapi pokok nya 3 hari lagi kamu harus nikah dengan rose." Fadil pun hanya menelan ludah nya pahit.

__ADS_1


__ADS_2