Istri Jutek Tuan Muda

Istri Jutek Tuan Muda
Alia Anastasya


__ADS_3

Alia Anastasya, yang biasa di panggil Ana. Seorang Wanita yang sangat cantik rupanya. Kulitnya sawo matang, sedangkan hidungnya mancung, tatap matanya begitu tajam, Tak akan ada seorang Pria yang mampu menolaknya. Kini Wanita itu tengah ribut, dengan salah seorang Pria yang tak dikenal.


"Mas kalau bawa mobil yang benar dong!. Buta ya?."


Alia memukul-mukul kaca mobil seseorang, yang sepertinya berada dalam mobil itu. Pria itu segera keluar dari mobilnya, dengan setelan yang cukup rapi.


"Oh ini tampang manusia, yang hampir nabrak saya?. Sampai bikin belanjaan yang saya beli buat ibu jadi jatuh?." Alia mendekati Pria yang baru keluar dari mobilnya.


"Berapa?." Pria itu mengeluarkan isi dompetnya


"10 juta. Pake nanya lagi" Alia dengan raut melotot


"Nih 10 jutanya" menyodorkan secarik kertas cek, kepada Alia


"Huh??." Alia nampak bingung dengan kertas yang di berikan


"Mas nya bodoh ya?. Habis mau nabrak saya, bukanya minta maaf, malah ngasih kertas gak jelas gini?."


Alia pun melempar kertas cek, yang berikan tadi kearah wajah Pria yang hampir menabraknya itu.


Pria itu pun hanya menghela nafas, mendapati dirinya diperlakukan seperti itu oleh Alia.


"Yaudah saya minta maaf, atas kejadian tadi. Dan itu semua murni salah saya" sembari melepaskan kacamatanya


"Yaudah sekarang ganti rugi!." Alia menyodorkan tangannya

__ADS_1


"Itu tadi saya kasih, bukanya udah ganti rugi?."


"Mas... Yang tampilannya rapi, tapi otaknya gak rapi. Saya butuh uang ganti rugi mas... Senilai 150 ribu, kertas uang, bukan kertas gak jelas kaya tadi"


"Huh... Mbaknya ini Tulen banget ya... Dikasih yang lebih besar malah gak mau"


"Bodo amat!!. Cepat ganti rugi"


"Nih. 150 ribu, selesai udah kan?."


"Ya belum dong. Sekarang anterin aku, kepasar lagi."


"Loh?. Saya kan udah ganti rugi?, Masa harus nganterin kamu?."


"Tapi kan..."


"Saya laporin loh!" Alia dengan raut mengancam


"Oke, oke saya antar"


Setelah perdebatan tadi, dengan terpaksa pria tadi mengantarkan Alia untuk kembali ke pasar, bahkan saat mengantarkan Alia, pria tadi tidak lupa untuk mengenalkan dirinya.


"Nama Saya, Alfares Aswanata" sambil fokus dengan setir mobil


"Gak perduli!." Jawab ketus Alia

__ADS_1


"Saya cuma mau kenalin diri aja, siapa tau penasaran"


"Ngapain penasaran, orang gak penting juga!." Alia melirik keluar jendela


"Jadi cewek kok, ketus gitu" Alfares menggelengkan kepala


Setelah perkenalan tadi, kini keduanya telah sampai di sebuah pasar, Alia segera turun dari mobil untuk membeli beberapa keperluan, seperti sebelumnya yang ia beli.


"Tuh Cewek, kalau di lihat baik-baik cantik juga, tapi kayaknya sifatnya aja yang kurang." Al nampak memperhatikan Alia dari dalam mobil.


Tak butuh waktu lama, Alia telah kembali dari acara belanja-belanja. Alia segera masuk kembali kedalam mobil, sembari membawa tas keranjang belanjanya.


"Udah semua?"


"Iya udah semua, sekarang antar aku pulang"


Al hanya menurut, ia malas untuk membalas perkataan itu, yang ada ia malah akan di ancam lagi seperti tadi.


Perjalanan tidak memakan waktu lama, setelah beberapa menit, Alia telah sampai di depan rumahnya. Dan nampak seorang wanita yang tengah menunggu Alia di teras rumah.


Alia segera keluar dari dalam mobil, sambil membawa keranjang belanjanya.


"Ibu..." Alia tersenyum sambil mendatangi ibunya


Sementara Alfares, ikut keluar dari mobilnya dan menghampiri Alia, sambil membawakan kantong plastik belanjaan Alia.

__ADS_1


__ADS_2