
Hari ini Alia kedatangan teman lamanya, namanya Ayu, Alia dan Ayu sudah cukup lama kenal, namun suatu ketika Ayu menikah dengan seorang pria, dan ikut bersama suaminya itu.
Dan sejak itu Alia jadi jarang bertemu lagi, di tambah kini Ayu telah memiliki anak yang baru berusia tiga tahun, Ayu datang ketempat kediaman Alfares dan Alia.
Ayu datang tidak sendiri tentunya, selain bersama anaknya, Ayu juga bersama suaminya.
"Wah gak nyangka, setelah lama gak ketemu, hidup kamu jadih lebih baik Ana"
"Gak juga kok Yu, ini semua punya suami aku"
"Udah gak usah malu, ekhmm gimana?"
"Apanya?, Kamu ngomong gak usah ehmm ehmm dong"
"Gimana malam pertamanya?"
Seketika Alia membeku, rasanya begitu malu untuk di jelaskan, apalagi Alia dan Alfares belum pernah melakukannya selama ini sesudah menikah.
"Emmm kalau itu.... Kami belum" Alia nampak malu-malu
"Hah?? Serius belum?,"
Alia hanya mengangguk
"Ya ampun Ana... Suami kamu pernah ngajak gak?"
__ADS_1
"Mmmm... Sebenarnya sih pernah, tapi aku belum siap hehe"
"Ana... Dengar ya, saat kalian sudah menikah dan mengucapkan sumpah setia, itu artinya kamu sudah siap, jadi kalau kamu bilang belum, ya itu aneh" Ayu menjelaskan
"Tapi Yu,,, aku rasakan belum siap"
"Kamu tau gak?, Kalau kita menolak untuk melayani suami.. itu dosa besar Alia..." Ayu menjelaskan dengan mata melotot dan ekspresi serius
"Hah?. Serius kamu Ayu?,"
"Iya serius, ditambah kamu gak kasihan gitu, sama ibu kamu, bisa aja dia berharap untuk punya cucu"
"Ihhh Ayu... Tapi kan"
"Tapi apa lagi Ana?.. kamu mau dosa?, Hmmm?"
"Ana... Dengar, kamu harus bisa memenuhi kebutuhan suami kamu, bukan hanya makan dan minum aja, tapi kebutuhan biologis juga"
Alia yang mendengar penjelasan Ayu seketika jadi malu, rasanya hal seperti ini cukup sulit untuk di bahas, apalagi mengingat kalau Alia yang begitu keras kepala.
"Dan juga hal itu udah jadi tanggung jawab kamu sebagai istri."
"_Apa yang Ayu bilang ada benarnya juga, tapi gimana, bukanya pernikahan ini adalah sebuah kebohongan?,"_
"Aku tau kamu gimana orangnya Ana, tapi kamu harus merubah pemikiran kamu... Dan gak semua laki-laki itu sama seperti apa yang kamu pikirkan"
__ADS_1
Ayu menggenggam tangan Alia, dan berusaha meyakinkan perkataannya.
"Ibu...!!" Seorang anak kecil berlari kearah Ayu
"Eh.. Anak Ibu" Ayu langsung mendekap anaknya
"Buk Mau ketempat nenek"
"Iya sebentar ya... Nanti kita sama papah ketempat nenek"
Alia tersenyum melihat kedekatan Ayu dan anaknya, Alia bahkan sampai membayangkan suatu saat ketika ia memiliki anak, apakah akan seperti ini juga.
"Ana.. kami mau pamit dulu ya, si leo udah kangen sama neneknya" Ayu berdiri
"Iya... Kapan-kapan mampir lagi"
"Dadah Tante... Kami pulang dulu" Leo melambaikan tangannya
"Iya nanti datang lagi, Tante beliin jajan"
"Yaudah Ana, kami mau pamit, maaf gak bisa lama, dan juga jangan lupa yang aku sampaikan tadi"
"Iya, aku usahakan dulu"
Ayu tiba-tiba melihat kearah Anaknya dan Suaminya yang tengah sibuk berjalan keluar, dan saat melihat keduanya menjauh Ayu berbisik ke telinga Alia.
__ADS_1
"Dan juga... Rasanya enak,, jamin gak nyesel" Ayu segera berlalu pergi
Alia yang mendengar itu hanya terdiam malu, bisa-bisanya Ayu mengatakan hal itu tanpa malu-malu, bahkan wajah Alia sampai merah dikarenakan ucapan Ayu tadi