Istri Jutek Tuan Muda

Istri Jutek Tuan Muda
Ingin Pulang


__ADS_3

Setelah beberapa hari bekerja, Alia kini sudah sangat paham kebiasaan Alfares, bahkan jam pulangnya pun sudah hafal, Ya meski baru beberapa hari di sini.


Perlahan demi perlahan, Alia semakin terbiasa dengan semuanya, bisa dibilang Alia adalah seorang wanita yang sangat cepat beradaptasi.


"Wih.. baunya selalu bikin lapar" Alfares datang menuju meja makan


"Jelas dong, siapa dulu yang masak?" Alia tersenyum membanggakan dirinya


"Calon istri aku kan?" Alfares tersenyum


"Mau di pukul!?" Alia mengarahkan tinjunya


"Bercanda, santai aja. Kalau mau serius juga gak masalah " Alfares terkekeh


"Oh iya terus, emang beneran mau di pukul" Alia mendekati Alfares dengan mengepalkan tangannya


"Ampun... Jangan jahati aku"


"Tau ah. Udah kamu makan sana, keburu telat"


"Oke deh. Mau cium gak?" Alfares nampak menggoda Alia


"Sini wajahnya" Alia memaju mundurkan jari telunjuknya


"Beneran?" Alfares nampak girang


"Iya sini mukanya"

__ADS_1


"Nih..."


CUTTTTTT!!!


Alia mencubit wajah Alfares sangat keras, hingga membuat Alfares kesakitan.


"Agh.... Sakit!"


"Mau lagi?"


"Sakit banget tau" Sambil mengelus wajah


"Makanya jangan centil jadi cowok"


Alfares segera duduk, untuk makan. Alia pun nampak ikut makan bersama, sebenarnya Alia telah menolak untuk ikut, namun Alfares selalu memaksanya, jadi ya sudah.


"Besok bisa anterin aku pulang gak?"


"Iya, bukanya aku boleh pulang kalau Minggu?"


"Iya tapi cuma setengah hari"


"Huh?? Setengah hari doang?"


"Iya dong, lagian kalau seharian gak ada kamu, aku makan apa?"


"Ya makan apa kek. Lagian cuma sehari doang"

__ADS_1


"Biarpun cuma sehari, aku gak bisa hidup tanpa masakan kamu"


"Huh.. kalau aku gak ada, bisa-bisa ntar jadi mayat kamu kayaknya" Alia menghela nafas


"Nah itu tau. Kalau gitu besok siap-siap, aku anterin"


"Iya"


"Yaudah aku mau berangkat dulu"


Alfares segera beranjak pergi, sementara Alia membersihkan beberapa sisa makanan tadi. Seperti kegiatan sebelumnya, Alia selalu melakukannya, bukan hanya memasak namun semua aktivitas rumah.


Saat membersihkan kamar Alfares, Alia tidak sengaja melihat isi buku catatan Alfares. Alia sebenarnya tidak ingin melihat isinya, namun rasa penasaran mengalahkannya.


"Emmm Oke. Cuma sedikit aja gak masalah kayaknya"


Mata Alia bergerak dari kanan ke kiri, dan baru sebentar saja Alia membaca isinya, buku pun langsung di tutup, rasanya seakan tak percaya dengan apa yang ia baca, namun Alia lebih memilih melupakan hal itu, dan lanjut kembali bersih-bersih.


Seharian membersihkan semuanya, entah kenapa rasanya begitu lelah hari ini. Di bandingkan itu, Alia tidak sabar untuk kembali kerumah besok, meski hanya setengah hari.


"Besok bakal pulang sebentar. Kira-kira ibu ngapain ya?" Alia nampak membayangkan apa yang tengah si ibu lakukan sekarang


"Padahal baru 6 hari, tapi udah kangen aja sama ibu"


Puas istirahat, Alia segera pergi untuk belanja kebutuhan dapur kembali, dan tidak lupa untuk membeli beberapa lauk. Seharian di habiskan untuk membersihkan rumah, tidak hanya kamar Alfares, namun bagian gudang pun semuanya di bersihkan


Semua itu dilakukan Alia, atas dasar tidak tau ingin ngapain, apalagi Alia tidak terlalu hapal jalanan kompleks tersebut. Jadi hanya bisa berdiam diri dalam rumah.

__ADS_1


Menunggu kepulangan Alfares membuat Alia begitu bosan, dan untuk mengisi kebosanan tersebut, Alia menghabiskan waktunya hanya dengan menonton acara tv.


Sampai Akhirnya, Alfares terdengar telah kembali dari pekerjaannya.


__ADS_2