Istri Kecil Sang Dudda

Istri Kecil Sang Dudda
prasetya Cemburu


__ADS_3

Hari hari telah berlalu semenjak kejadian malam itu.


prasetya terus menghindari sisil.


dia takut sisil membenci nya karena ulah nya sewaktu mencium bibir sisil.


"kenapa om prasetya akhir-akhir ini terus menghindar dariku..??dan tidak pernah lagi bicara kepada ku..."gumam sisil


-----


dimeja makan seperti biasa nya sisil telah selesai menyiapkan makanan dan teh hijau seperti biasanya.


prasetya hanya makan dan membisu tanpa mengeluarkan sepatah suarapun.


Sisil merasa sangat diabaikan.


akhirnya sisil meminta izin untuk menemui sahabat sahabat nya dulu sewaktu SMA


"Om hari ini aku mau reunian dengan teman-temanku"ucap sisil


"reunian"Tanya prasetya


"iya omm…reunian..."jawab sisil


nanti teman ku akan menjemputku…"timpal "sisil


------


tokkk...tokk..tookk


suara ketukan pintu diluar rumah.


segera sisil membuka nya..


"Hy sisil…"sapa juna


"hy…kamu sudah datang…"seru sisil


juna adalah teman satu kelas sisil.


dari dulu juna memendam rasa terhadap sisil sudah berapa kali juna ingin menyatakan perasaan nya


hanya saja sisil selalu sibuk dengan rara dan tidak pernah sekalipun melirik juna


walaupun beribu wanita jatuh hati pada nya


tapi berbeda dengan sisil yang tidak seperti wanita wanita yang tergila gila padanya


karena juna pria tertampan didalam kelas Sisil.


itu membuat juna jatuh hati padanya

__ADS_1


karena sisil berbeda,dia cantik dan mempunyai daya tarik tersendiri


------


mendengar percakapan sisil dan juna membuat prasetya merasa terbakar api cemburu.


dia langsung keluar dan menatap juna dengan tajam menandakan tidak suka.


juna yang ditatap oleh nya biasa biasa saja


tidak merasa takut sama sekali


sisil merasa aneh melihat tatapan prasetya begitu menusuk saat melihat juna


seakan akan juna adalah seekor mangsa yang akan ia lahap sekarang juga


"Om da apa..??"tanya sisil


"tidak ada apa apa"jawab prasetya cuek


padahal didalam hati nya sangat jengkel ketika melihat sisil tersenyum manis kepada juna


"oh ya Om karena om sudah mau berangkat kerja..aku sekalian mau pamit pergi bersama juna"ucap sisil


parsetya hanya diam dan langsung pergi menuju kantor


"ada apa dengan majikan mu itu"tanya juna


sudahlah ayo kita berangkat"sambung sisil


"ayo"jawab juna


mereka naik motor CBR berwarna hitam


karena juna lebih senang makai motor dari pada memakai mobil.



didalam kantor prasetya jadi uring uringan


karena melihat kedekatan sisil dengan juna


apalagi saat melihat sisil tersenyum kepada juna membuat hati nya merasa cemburu


ada rasa sesal melanda prasetya karena sudah mengabaikan sisil berapa hari lalu


"aaakkhhhhhhh…"Teriak prasetya


membuat asisten nya kaget bukan kepalang,belum pernah dia mendengar atasan nya ini berteriak didalam kantor


meskipun ada masalah dengan mantan istri nya ataupun masalah kantor.

__ADS_1


"kenapa kamu berteriak seperti itu setya..??tidak pernah aku melihat kamu sekesal ini"tanya asisten prasetya


aku hanya merasa kesal saat melihat sisil bertemu dengan teman pria nya"jawab prasetya


"bwahahhaahhahaha"asisten nya tertawa


"baru kali ini aku melihat kamu kesal terhadap wanita dan itu hanya karena dia menemui teman pria nya"ledek dirga


asisten prasetya adalah sahabat kecil nya sendiri yang bernama dirga


hingga saat ini dialah sahabat satu satu nya


yang masih setia menemani prasetya dikala susah maupun bahagia lain dengan bima yang selalu merasa iri padanya


"Jangan kamu sudah jatuh cinta padanya"tungkas dirga


"sudah saat nya kamu membuka hatimu kembali setya..lupakan lah masalalu mu dengan calista dulu"sambung dirga


"apa benar aku jatuh cinta padanya"batin prasetya


saat mengingat senyuman sisil membuat prasetya tersenyum sendiri.


"kau memang benar benar jatuh cinta pada nya kawan...wanita mana yang telah membuat mu jatuh cinta kembali"ucap dirga


"dia adalah asisten didalam rumahku"jawab prasetya


"What...?"dirga terkejut


"apakah kalian tinggal satu atap selama ini..yang aku tau tidak ada orang lain selain dirimu dirumah itu……?"sambung dirga


prasetya hanya tersenyum melihat keterkejutan sahabat nya itu


"atau jangan-jangan kau sudah berbuat yang tidak tidak terhadap nya?"selidik dirga


"pletttaaakkk"celentikan jari setya


mendarat manis dikening dirga


"aku bukan pria mesumm.."timpal prasetya kesal


"yaa..bisaaa saja apa lagi sudah 2 tahun puasa hahahahah"ledek dirga sambil berlarii keluar


sebelum prasetya marah dan mendaratkan jari nya dikening nya lagii.


"KAUUUUUUU"teriak prasetya


lagi lagi dia ingat wajah sisil.


dan kembali tersenyum


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2