
sesudah makan malam..
tak ingin menunda-nundanya lagi.Akhirnya prasetya menyatakan langsung kepada keluarga sisil apa maksud kedatangan nya tersebut.
"Paman,bibi.sebelum nya saya berterima kasih banyak karena kalian sudah menerima saya untuk menginap disini"
prasetya mulai membuka pembicaraannya,paman dan bibi sisil menyimak dan memdengarkan apa yang prastya ucapkan
"Saya dan sisil kemari ingi meminta restu pada kalian untuk segera menikah"sambungnya
"wiihh abang ganteng udah gak sabaran nii"goda adelia
prasetya dan sisil tersipu malu mendengar godaan adelia
"paman dan bibi hanya dapat menjawab dan menerima, jikalau sisil sudah setujuh apa yang nak setya ucapkan"ucap pamannya
"Kamu bagaimana sisil,apa kamu menerima pinangan nak setya"sambung bibinya
"Sudah pasti mau lah bu,kalau kak sisil tidak mau.Aku siap kon jadi ganti nya"adelia menaik turun alis nya menggoda sisil
"Husss kamu itu,kamu masih sekolah kelas dua SMP sudah mikirin nikah"sambung bibi sisil
"Ya kalau nikah nya sama abang ganteng,dedek rela bang putus sekolah.kan kehidupan juga terjamin Nikah nya sama CEO ganteng pula"ucap adelia
"cletuuukkk"
celentikan ayah nya mendarat manis dikening adelia
"Sekolah duluu yang benar,siapa nanti yang akan meneruskan usaha ayah"ucap paman sisil
Adelia meringis kesakitan dan memilih masuk kamar untuk belajar tak lupa dia menggoda prasetya dan sisil
"Abang ganteng,SARANGHEO"ucap adelia sambil memberi simbol hati dari jari nya
Prasetya dan sisil hanya menggeleng-gelengkan kepala nya,Melihat kelakuan adelia
"Bagaimana sisil,kamu menerima pinangan nak setya"
paman sisil mengulangi pertanyaannya,Sisil hanya mengangguk mengiyakan pertanyaan sang paman
"Ternyata kamu sudah besar dan tak terasa sudah mau berumah tangga"ucap bibi nya
"apapun keputusanmu paman dan bibi mendukungmu asal itu membuatmu bahagia"ucap sang paman menghapus air matanya
__ADS_1
"Paman menangis"tanya sisil
"Paman hanya bahagia,karena kamu sudah ada yang menjaga.Selama ini paman dan bibi selalu mengkhawatirkan dirimu saat jauh dari kami"ucapnya
"Terima kasih paman,bibi saya akan selalu menjaga sisil dan menyayanginya seperti kalian"sambung prasetya
"Terimakasih nak setya,semoga kau selalu memegang janjimu"
"karena paman dan bibi sudah merestui kami,kemungkinan besok kami akan pulang.kami harus menyiapkan banyak keperluan untuk pernikahan kami nanti,dan kami harap paman dan bibi datang keacara pernikahan kami"
"Insya'allah kami akan datang"sambung bibinya
"Sebaik nya kalian tidur dan beristirahat hari sudah mulai malam"ucap pamannya
----
dilain tempat.
Dirga yang sedang berada dijalan ingin membeli makanan favoritnya yaitu bakso
"Bang,seperti biasa ya"
"Okkeee"ucap abang bakso
"iya bang"
"kemana mas yang satunya.Biasa nya ikut"
"ohh,dia lagi pergi kekampung halaman catri"ucap dirga
"Catri,siapa itu catri mas"
tanya abang bakso sambil menuangkan kecap kedalam mangkok
"CALON ISTRI"
"Ohh calon istrii"
"Sudah mas silahkan dimakan bakso nya seperti biasa level tiga"ucap abang bakso sambil memberikan mangkok bakso nya
"Makasihh bang"
dirga baru saja ingin memutar badan nya
__ADS_1
"Braakkkkk"
mangkok bakso itu terjatuhh dan berhamburan entah kemana pentol bakso nya
"Kamuuu"
tunjuk dirga tak percaya bahwa yang barusan menabrak nya adalah Rara
"Aduuhhhh,panass tau"ucap rara sambil mengelap baju nya yang terkena cipratan kuah bakso
"kamuu tidak punya mata"ucap dirga jengkel
"Kamuu tuhh yang mutar gak lihat ada orang atau tidak dibelakang"ucap rara sewot
"kamu sudah salah malahan nyalahin orang,dasar cewek sialan"
"Apa kamu bilang aku cewek sialan,yang ada aku selalu sial setiap bertemu kamu"tunjuk rara kesal
abang bakso menyimak dan memperhatikan mereka berkelahi.
"Mas,neng kalau kalian selalu bertemu itu tanda nya jodoh"ucap abang bakso
"TIDAK SUDI"ucap dirga dan rara
"nahh kan ngomongnya juga kompak"ucap abang bakso
"MANA ADA"ucap mereka kompak lagi
"jangan ikut-ikutan"ucap rara
"kamu yan ikut-ikutan saya"sahut dirga
"Sudah mas,neng dari pada kalian ribut lebih baik makan bakso saya saja pedes-pedes biar emosi kalian tertuntaskan karena saos sambal abang Bakso"
"SETUJUUHH"mereka kompak lagi
Abang bakso senyum dan geleng-geleng kepala mendengar kekompakan mereka yang kompak dan tak lupa perdebatan diantara mereka yang tidak ada satu dari mereka mengalah
BERSAMBUNG...
jangan lupan like comment dan vote nya kakak
terima kasih..
__ADS_1