Istri Kecil Sang Dudda

Istri Kecil Sang Dudda
mengenang Masalalu Calista dan Bima


__ADS_3

setelah puas saling menggoda


Akhirnya prasetya dan sisil memutuskan untuk pergi menemui paman sisil yang berada lumayan jauh dari rumah prasetya.


tak ada percakapan apapun selama didalam mobil,prasetya fokus melajukan mobilnya agar cepat sampai pada tujuan mereka.


--


Dilain tempat.


Calista dan Bima berseteru dalam pembicaraab mereka.


"Sudahlah calista,kenapa kau masih saja memikirkan mantan suamimu itu.Bukankah dia sudah mencampakkanmu"ucap bima kesal


"Itu semua Gara-gara dirimu,prasetya menceraikan aku bima.Kalau bukan kau yang selalu merayu-rayu diriku saat itu,aku tidak akan bercerai dengan dirinya"teriak calista emosi


"Kau selaluu saja menyalahkan diriku,Bukankah kau juga saat itu menikmati sentuhanku.Apa kau lupa,aku juga lah yang pertama mengambil kehormatanmu,tapi kau masih saja mengejar prasetya.Kau selalu menganggap aku tidak berarti didalam hidupmu"Emosi Bima memuncak

__ADS_1


"Heemm,itu dulu karena aku telah tertipu akan janjimu.Aku kira kau mempunyai perusahaan yang besar tapi tak ku sangka perusahaanmu hanya lah dibawah kepunyaan prasetya"Cibir Calista


"Meskipun perusahaanku kecil,itu juga bisa menghidupi dirimu calista,jika kau benar-benar menerimaku dengan apa ada nya.Aku mencintai dirimu dari dulu hingga saat ini,saat kau memilih prasetya dibanding diriku.Aku masih menyimpan perasaan itu untukmu,Aku sengaja memikatmu kembali saat prasetya berada diluar kota.Apa kau tau tubuhmu selalu menghantui ku untuk selalu ku jamahi karena sejak awal bercinta dengan mu itu tubuhmu sudah menjadi Candu untuk ku"Sambil menggenggam pergelangan tangan Calista


"Lepaskan tanganku Bima.Sakiiit"Calista menringis


"Itu Belum seberapa sakit yang kau rasakan,Tapi luka ku lebih sakitt saat kau selalu memilih prasetya"Ucap Bima semakin mengencangkan cengkraman nya


"Ahh..Lepaskan kau menyakitiku BIMA"Calista semakin Meringis


"Aku tau,Kau masih mencintaiku Calista"ucap Bima menyelesaikan ciumannya


Calista hanya memalingkan wajahnya saat mendengar Ucapan Bima


"Kenapa kau berubah saat aku memasukan mu kedalam perusahaan prasetya"


tanya Bima sambil menyatukan kening nya pada calista,Calista diam seribu bahasa.

__ADS_1


"Apakah kekayaanku tak cukup membuat mu bahagia,Hem"tanya Bima yang sesekali mencium bibir Calista


"Kau tau saat pertama kali kita melakukan nya,kau sangat menikmati nya begitu juga denganku,dengan suka rela kau melepaskan kehormatanmu untuk ku,Aku sangat senang saat itu bahwa kau memberikan keperawananmu untuk ku dan apa Kau ingat janjiku padamu bahwa aku tidak akan meninggalkanmu dan akan menikahimu.Tapi kenapa kau mengkhianatiku"Ucap bima sambil mengegadah kan kepalanya keatas.


Calista juga mengingat kenangan mereka saat masih bersama sebelum dia kenal dan menikah dengan prasetya.dan Calista menatap Bima senduh,Karena sejujurnya didalam lubuk hati calista yang paling dalam masih terselip nama Bima lelaki yang pertama mengambil kehormatannya tanpa paksaan dari nya.Tetapi karena Obsesi nya lebih tinggi daripada rasa cinta yang dia miliki.


Karena enggan terlalu lama mengenang kebersamaan nya denga Bima dulu,Akhirnya Calista memilih pergi tanpa melihat bima lagi.


dalam pelarian Calista,Ia sempat menitikkan airmata nya karena dari dulu hingga saat ini Bima lah yang selalu ada untuknya.


Apakah dia seegois ini hingga harta telah menjadi Obsesi dalam hidupnya.dan melupakan Kebahagiaan Batin nya.


BERSAMBUNG..


jangan lupa like,Comment dan vote nya kakak


Terimakasih Banyakkk....

__ADS_1


__ADS_2