
sisil berlari masuk kerumah prasetya dan langsung menuju kamar nya
dia menangis sejadi jadi nya.
apa yang calista ucapkan waktu itu tidak lah main main,dia sungguh dipermalukan dan tak segan segan mengibarkan bendera perperangan.
sisil terus menangis dan menangis atas apa yang menimpa nya barusan,dipermalukan dihadapan teman temannya
"kenapa,kenapa mantan istri om setya mempermalukan aku seperti itu"sambil memunduk menangis
"padahal aku tidak pernah merebut mamtan suami nya,dan teman teman ku mengatakan aku PELAKOR"teriak sisil
"aku tidak serendah itu"kembali tangisnya pecah
dan setelah satu jam dia menangis,dia langsung mengambil cover nya dan memasukan barang2 nya semua kedalam cover,dia berencana untuk tidak lagi berkerja dirumah prasetya karena tidak ingin di gosip para tetangga prasetya kalau dia menjajalkan tubuh nya untuk prasetya
baru satu langkah sisil melangkah dia dikagetkan kedatangan prasetya
"Oom"ucapnya kaget
"kau,kau mau kemana"tanya prasetya
"aku ingin pulang om,aku tidak ingin di cap orang orang menjadi PELAKOR dan menjajal tubuh ke pada om"ucap sisil
"aku ingin berhenti berkerja dirumah om"sambungnya
prasetya menatap lekat wajah sisil,dan mendekat,lebih dekat dan...
"Cuuupp"
sisil kaget bukan kepalang atas perlakuan prasetya,jantung nya berdebar tak karuan dan tubuh nya meremang saat bibir prasetya bertemu dengan bibir nya
"Jangan pergi"ucap prasetya memohon
__ADS_1
sisil masih terpaku diam tanpa kata
"aku mohon,jangan pergi.!tetap lah disini,bersamaku"bujuk prasetya
"tidak bisa om,aku tidak ingin dikatakan oleh orang orang,,
belum sempat menyudahi perkataan nya,prasetya kembali mencium bibir nya kali ini dia ******* nya dengan lembut.
entah mengapa perbuatan prasetya ini tidak dapat ia tolak meskipun hatinya ingin sekali mendorong nya tapi lain dengan tubuh nya yang menerima dengan suka rela
"Ada apa dengan ku,?"batin sisil
prasetya menyudahi ciuman nya dan mengelap bekas air liur nya di bibir sisil.
"aku mohon jangan pergi,aku merasa nyaman saat berada dekat dengan mu"ucap prasetya menatap mata sisil
"sejak pertama bertemu dengan mu,entah mengapa aku merasa tertarik dengan mu"
'Degg'
"setelah 2 tahun aku menutup pintu hati ku,dan banyak para wanita mengejar ngejar diriku tetapi tak satu pun dari para wanita itu membuat aku merasa kan kenyamanan seperti saat bersamamu"ucap prasetya
"ada apa ini,?ada apa denganku,mengapa jantung ku tambah berdetak cepat"batin sisil
"Sisil aku jatuh cinta padamu sejak pertama kali kita beretemu"
"apa dia jatuh cinta padaku"batin sisil
dan akhirnya prasetya mengakui perasaan nya yang selama ini yang selalu ia elak dan selalu ia tepis kalau dia memang jatuh hati pada sisil sejak awal berjumpa
"kau tak perlu menjawab nya sekarang,aku akan menunggu"
prasetya melihat wajah sisil bingung untuk menjawab pertanyaan nya
__ADS_1
"kau tenang saja,jika ada orang yang mencemoohkan mu lagi aku akan segera menikahi mu"ucap prasetya meyakinkan sisil
(mendengar kata menikah,entah mengapa hati sisil merasa bahagia)
"tapi ku mohon tetap lah tinggal dirumahku"sambung prasetya memohon
"baiklah om,aku akan tetap disini"sisil tersenyum bahagia karena mendengar pernyataan prasetya
prasetya langsung memeluk tubuh sisil,dia takut sisil akan pergi meninggalkan nya
semenjak ada sisil dirumah nya dia merasa trauma nya atas penghianatan dulu berangsur angsur hilang..
kehadiran sisil membuat hati nya nyaman,apalagi melihat senyuman sisil yang begitu menggoda
didalam kamarnya sisil tak henti henti tersenyum mengingat bahwa prasetya akan menikahi nya..
"ahh,apakah aku benar benar jatuh cinta sama om satya"ucap nya
"kenapa saat berada dalam pelukan nya,aku merasa bahagia"sambungnya
"apakah aku siap menikah diusia muda"tanya sisil dihatinya
"tapi perlakuan om satya selama ini sangat membuat aku nyaman dan selalu ingin berada di sampingnya"
lagi lagi dia tersenyummm....
"seperti nya aku memang sudah jatuh cinta"gumam nya
beginikah rasa nya orang jatuh cinta..
bersambungg..
__ADS_1
yeeeyyy...