Istri Kecil Sang Dudda

Istri Kecil Sang Dudda
Ratuku Satu satu nya


__ADS_3

keesokan hari nya,saat sisil sedang ingin menyiapkan segala kebutuhan mereka untuk disepanjang jalan nanti.Tiba-tiba prasetya berpamitan untuk mengambil sesuatu yang ketinggalan dikantornya


"Sayang,sementara kau sedang berkemas.Aku ingin pergi dulu sebentar"Ucap prastya


"Mau kemana Om"tanya sisil


"Ada yang harus aku mengambil sesuatu didalam kantor,hanya sebentar'Hm"ucap nya sambil mengusap kepala sisil


"oohh..kalau begitu aku juga ingin ke supermarket didepan untuk membeli oleh-oleh untuk paman"


"Baiklah,belilah apa yang ingin kau beli nanti"sambil mengeluarkan kartu debit tanpa batas untuk sisil


"tidak usah,uang kemarin yang kamu berikan masih ada"tolak sisil lembut


"Tidak ada kata penolakan,bukankah kau akan menjadi istriku.jadi aku wajib untuk memberi kan nafkah lahir dan juga batin"ucapnya


Sisil langsung mengambil kartu debit itu dan langsung berhambur kepelukan prasetya


"Terimakasih"Ucap sisil tulus


"Aku akan melakukan apapun untuk membuat mu bahagia"prasetya membalas pelukan nya


"Aku sangat beruntung bertemu denganmu Om"


"Apakah kamu benar-benar telah menerima lamaranku,aku tidak ingin ada keterpakasaan.Sebab umur mu jauh berbeda dariku"tanya prasetya karena dia takut suatu hari nanti sisil akan berubah pikiran karena perbedaan usia mereka

__ADS_1


sisil menggelengkan kepala nya


"Aku sangat mencintaimu,dari awal aku bertemu denganmu saat kau memperlakukanku dengan baik,dan dalam keseharian kita saat bersama menumbuhkan perasaan suka didalam hatiku.Awalnya aku tidak tau apa yang sedang aku rasakan,saat pertama kali mantan istrimu datang kerumah ini dan mengenggam tanganmu aku merasa cemburu melihatnya,dan saat pertama kali kau menyentuh tubuhku ku pikir itu hanya lah perasaan biasa saja.Saat hati ku berdesir dan jantungku berdetak kencang mungkin perasaan itu hanyalah sebuah keterkejutan, karena aku memang belum pernah merasakan jatuh cinta dan belum pernah disentuh oleh seorang pria.Tetapi saat Om tidak menyapaku sewaktu Juna menjemputku aku merasa kesepian dan merasa kehilangan,dan saat rara mendengar curahan hatiku dan mempertanyakan apa yang sedang aku rasakan karena memang aku bingung dengan perasaan itu.Ternyata rara mencoba memberitahuku bahwa perasaan yang selama ini ku rasakan adalah perasaan seseorang yang sedang jatuh cinta.Sungguh Om aku sangat jatuh hati padamu dan Aku sangat mencintaimu kau adalah pria pertama yang sudah membuat aku jatuh cinta"Sisil panjang lebar menyatakan perasaan nya


"Sungguh,Apakah aku pria pertama nya yang mengambil ciuman pertama itu"tanyanya melihat manik mata sisil


wajah sisil memerah dan hanya mengangguk mengiyakan pertanyaan prasetya,seketika prasetya menarik dagu sisil keatas dan saling tatap mata akhirnya prasetya menarik tekuk sisil,mencium bibir nya lama dan ******* nya lembut melihat sisil menikmati ciuman nya seketika prasetya menggigit kecil bibir sisil,sisil terkejut,melihat bibir sisil terbuka prasetya langsung meraup nya lagi dan mengabsen setiap inci didalam mulut sisil.


Melihat wajah sisil sudah memerah karena prasetya tau bahwa gadis itu hampir kehabisan oksigen prasetya menyudahi ciuman nya,dan mengelap bekas liur nya dibibir sisil.


"Kau menikmati nya Sayang"Goda prasetya


Wajah sisil memerah saat prasetya menggodanya.


"Seperti nya kau harus lebih banyak belajar lagi,Kau belum bisa mengimbangi permainanku"Ucap prasetya sambil mengedipkan mata nya sebelah


"Hahahahaha"prasetya tertawa


"aku bahagia karena aku orang pertama yang menyentuhmu"ucap prasetya sambil mengelus pipi sisisl


"Katanya tadi mau kekantor ada yang harus Om ambil,Kenapa tidak jadi.Malahan mencium ku,dan membuat bibirku monyong seperti ini"ucap sisil kesal


"seperti nya tidak jadii,karena aku sudah mendapatkan sesuatu yang manis dirumah ini"goda prasetya


"Ommm,,MESUM mengambil kesempatan saat aku lengah"

__ADS_1


"Tapi kau menyukainya kan"prasetya terus menggoda nya


"Siapa Bilang"ucap sisil kesal melihat prasetya terus menggoda nya


"Mau melakukan nya lagi"ucap prasetya


sisil melotot pada prasetya


"Omm..nanti bibir ku tambah monyong dan tebal kalau om terus-terusan menciumku,ini pertama kali nya aku merasakan bibirku seperti ini.Ini semua gara-gara om,nanti kalau paman ku bertanya bagaimana"


"Bilang saja sejujurnya"ucap prasetya enteng


"Apa,,aishhh om.Bisa-bisa kita langsung dinikahkan oleh pamanku kalau aku berkata jujur"


"itu malah bagus sayang,Kita tidak akan repot-repot lagi.Langsung dinikahkan"goda prasetya


"Isshh,Maunya.Setidak nya aku ingin merasakan jadi ratu dalam sehari diatas pelaminan om"ucapa sisil sungguh kesal melihat prasetya sedari tadi menggodanya


"hahaha,aku hanya menggodamu sayang.kau tidak akan menjadi ratu dalam satu hari,tetapi akan menjadi ratu untuk ku setiap harinya dan hanya kau ratu ku satu-satunya didalam kehidupanku"ucap prasetya


sisil tersenyum mendengar pernyataan prasetya yang akan menjadi kan nya ratu satu-satunya..


BERSAMBUNG....


jangan lupa like,commen dan vote nya kakak

__ADS_1


Terima kasih..


---


__ADS_2