Istri Kecil Sang Dudda

Istri Kecil Sang Dudda
Hasutan Calista menjadi keberuntungan prasetya


__ADS_3

##ke esokakan hari nya..


Entah mengapa begitu ramai sekali didepan rumah mereka,kebetulan hari ini prasetya tidak berangkat kekantor.


dengan mata yang masih mengantuk akhirnya prasetya terbangun dan turun kebawah,begitupun dengan sisil ia langsung bangun dan melihat keluar rumah.


"Ada apa ini,kenapa ramai sekali"gumam sisil bingung.


taklama kemuadian prasetya menghampiri nya


"Ada apa diluar,kenapa ramai sekali"tanya prasetya


sisil hanya menggeleng karena ia pun juga heran kenapa banyka orang diluar rumah.


Akhirnya prasetya memilih untuk membuka pintu dan segera bertanya pada orang-orang tersebut.


"Ada apa kalian berada dihalaman rumah ku"tanya prasetya kepada orang-orang tersebut


"Maaf tuan prasetya,saya sudah menghalangi mereka tapi mereka tetap masuk "ucap satpam penjaga rumah nya


"Tuan prasetya,seharus nya Anda tidak harus satu atap dengan seorang gadis didalam rumah anda.anda sangat tidak memberikan contoh ke pada masyarakat lain nya"ucap salah satu warga


"Dari mana mereka tau,kalau didalam rumah ini ada seorang gadis"ucap nya dalam hati


"Maaf,anda tau darimana kalau didalam rumah saya ada seorang gadis"tanya nya dengan tenang


"ada seseorang yang memberitahu kami,bukan kah tidak baik jikalau satu atap dengan seorang gadis apalagi anda berstatuskan dudda tuan"ucap salah satu warga lain nya


"dia berkerja didalam rumah saya,karena dia sebatang kara jadi saya menyuruh nya menginap dirumah saya,supaya tidak bolak balik karena rumah nya lumayan jauh dari rumah saya"ucap prasetya


"Tapi tetap saja tuan,Anda salah jikalau satu atap dengannya,terkecuali anda menikahi nya"sambung warga berikutnya


"ya,,sebenar nya saya memang akan menikahi nya.Maaf jikalau kalian merasa tidak nyaman saya akan segera menikahi nya,setelah dia siap sepenuh nya"


"Lebih cepat,lebih baik Tuan prasetya.Agar tidak menimbulkan fitnah"ucap mereka


"kalau saya boleh tau siapa yang sudah melapor keberadaan gadis yang ada didalam rumah saya"tanya prasetya penasaran


"dia adalah Mantan istri anda sendiri tuan prasetya"

__ADS_1


prasetya meradang mendengar penjelasan mereka,bahwa mantan istri nya lah yang sudah membuat keonaran di pagi hari..


"baiklah warga semua nya,terimakasih atas saran yang telah kalian berikan.sesegera mungkin saya akan menikah gadis tersebut"ucap prasetya meyakinkan warga


"Baiklah kami permisi tuan prasetya"


akhir nya warga keluar dari rumah nya.


------


dilain tempat Calista sedang tertawa karena berhasil menghasut para warga,agar warga mengusir Sisil dari rumah prasetya


"Rasakan itu gadis sialan,kau pasti akan keluar dari rumah prasetya"ucapnya sambil tertawa.


"dan aku akan terus menghantui mu,karena ulah mu aku tidak bisa membujuk prasetya kembali padaku"geramnya


"aku akan selalu mengganggu kalian berdua,sampai kau akan menyerah dengan sendiri nya dan menyerah kan prasetya kembali lagi pada ku"


"setelah prasetya kembali padaku,aku akan merebut semua harta nya.dan aku akan menghancurkan nya juga,atas penolakan nya selama ini padaku"


"Hahahahhahaahhaahha"


-------


didalam rumah prasetya..


"Ada apa om,kenapa mereka berbondong-bondong kemari"tanya sisil penasaran


"mereka hanya terhasut oleh ucapan Calista"


"Lalu,, mau apa mereka kemari"tanya sisil


"Mereka ingin aku segera menikahimu secepatnya,Agar tidak menimbulkan fitnah"ucap prasetya dengan santai


"MENIKAH"sisil terkejut bukan kepalang mendengar ucapan prasetya


"Iyya,Apakah kau sudah siap untuk menikah denganku"goda prasetya


Sisil hanya menundukkan kepala nya,atas apa yang barusan prasetya katakan.

__ADS_1


"Aku mencintaimu,bukan kah kau tidak masalah dengan perbedaan usia"ucap prasetya


sisil hanya mematung,,


"Apakah kau masih memiliki keluarga,selain ayah dan ibumu"tanya prasetya serius


Sisil masih diam tak bergeming..


"Heiii"prasetya mengguncang tubuh sisil


"Hah..ada apa om"tanya sisil yang baru sadar dari lamunan


"Aku bertanya,apakah kau masih mempunyai keluarga selain ayah dan ibumu"prastya kembali bertanya


"Ahh..iya.Aku masih memiliki paman adik dari ayah ku"ucapnya


"Baik lah besok kita berangkat kesana"


"Kerumah paman,?untuk apa om"


sisil masih bingung akan ucapan prasetya


"Besok aku akan melamarmu melalui paman dan bibimu,kau mengerti"


"Oohh melamar"sisil masih belum mengerti


dan seketika mata nya membulat karena baru mencerna perkataan prasetya.


"Apaaaaaa..MELAMAR"pekik sisil


prasetya hanya mengangguk dan terkikik kikik melihat wajah sisil yang begitu syok mendengat kata LAMARAN


BERSAMBUNG.....


terimakasih atas dukungan nya


tanpa dukungan dan semangat kalian tidak akan sampai pada Bab-Bab kelanjutannya..


TERIMA KASIH...

__ADS_1


__ADS_2