
keesokan hari nya prasetya dan sisil pamit untuk pulang,karena prasetya ingin meninjau perusahaan nya.dan dirga pasti nya akan kewalahan jikalau harus sendirian mengurus perusahaan.Walaupun kinerja dirga tk dapat lagi diragukan akan kelihaian nya,Namun prasetya tak tega jika asisten sekaligus sahabat nya itu harus bekerja dua puluh empat jam dalam mengurusi masalah Kantor.
"Paman,bibi.Kami pamit pulang dulu"Ucap sisil berpamitan dan langsung memeluk keduanya
"Hati-hati dijalan ya nak,jangan lupa kabari bibi dan juga paman jika ada apa-apa nantinya"ucap bibi sisil sambil melepaskan pelukannya
"kalau begitu kami pamit pulang terlebih dahulu,paman bibi"prasetya menyalami paman dan bibi sisip
"AAAABBBAAANG gantennngg..."teriak adelia sambil berlarii membawa makanan
"Iniii untuk abang ganteng,takutnya nanti lapar dijalan kasiankan kakakku inii nantii kerempeng pula badan nya,kalau kerempeng nanti gaun pengantinnya longgar,terus melorottttt hahhahha"adelia memberikan bekal nya ketangan prasetya
"Abanggg ganteng beneran mau nikahin kak sisil,mending nikah sama aku aja abaaaanggg"Goda adelia
sisil mengeleng-gelengkan kepala,bukan nya marah terhadap adik sepupu nya itu.karena sisil tau kalau adelia hanya ingin menggodanya.
"Kakakmu lebih menggoda"ucap prasetya ikut menggoda sisil
sisil langsung menampol bahu prastya dan mengerucutkan bibirnya kedepan mendengar godaan prasetya.
Melihat bibir sisil,prasetya langsung salah tingkah.karena bagi prasetya bibir sisil adalah hal termanis yang pernah ia rasakan
"Kenapa harus memanyunkan bibirmu sayang"Gerutu prasetya didalam hatinya
tak ingin menunda perjalanan akhirnya prasetya dan sisil langsung masuk kedalam mobil.
" ABANGGGGG,,SARANGHEO"ucap adelia memberikan jarinya berbentuk hati pada prasetya.
sisil dan prasetya hanya geleng-gelengkan kepala melihat kelakuan adelia.
didalam perjalanan,prasetya tak henti-hentinya menggenggam tangan sisil.
"Apa kamu benar-benar sudah siap menikah denganku sayang"tanya prasetya
__ADS_1
"Kenapa Mas setya tanya begitu"jawab sisil heran dengan pertanyaan prasetya
Tiba-tiba prasetya menepikan mobilnya kepinggiran jalan.
"Aku hanya takut kamu akan berubah pikiran nanti nya,karena umur lebih mudah dariku,Aku hanya takut karena usia kita sangat jauh berbeda"raut wajah prasetya berubah cemas
"Karena aku seorang Dudda sedangkan kau seorang gadis perawan,Apakah kau tidak malu akan dijadikan omongan orang kalau mendapatkan seorang dudda"ucap prasetya sambil memandang bola mata sisil.
Tanpa aba-aba sisil langsung mencium bibir prasetya dan langsung **********,walaupun dia belum ahli dalam melakukannya tapi ia ingat bagaimana cara prasetya sewaktu ******* bibirnya.
Dengan rasa terkejut atas perlakuan sisil akhirnya prasetya membalas ******* sisil.
saling mengecap satu sama lain,prasetya dengan refleksnya menjamahi dada sisil,meremasnya dengan lembut dan lebih dalam lagi menyesap bibir sisil.Membuat sisil mengeluarkan ******* yang membuat prasetya tambah bergairah.
Takut keblablasan atas perlakuan nya,Akhirnya prasetya menyudahi ******* nya.dan mengelap sisa liurnya dibibir sisil.
Prasetya tersenyum melihat sisil,Karena baru kali ini sisil melakukannya dengan kemauan nya sendiri.
"Kenapa memalingkan wajahmu"tanya prasetya menggoda
Sang kekasih hanya menggelengkan kepalanya,Karena masih merasa Malu.
"Kau tak perlu malu sayang.Karena nantinya,Kau akan dapat lebih dari itu dari tubuhku"Tersenyum sambil menaik turunkan alisnya.
prasetya sudah mendapatkan penyemangat hidup nya kali ini.
"Apa kau lapar Honey"tanya prasetya
"He'em"
"Makan lah bekal yang diberikan adelia"sambil menunjukkan bekal pemberian adelia.
sisil langsung mengambilnya dan membuka bekal buatan adik sepupunya itu.
__ADS_1
"Hahaahhaahhahahaa"sisil tertawa berbahak-bahak
"Ada apa sayang,kenapa kau malah tertawa.bukannya langsung makan"ucap prasetya dan langsung melihat apa yang ditertawakan kekasih nya
"Hahahaahhaahhah"
Tawa prasetya pecah melihat telor dadar buatan adelia.
"Kenapa ada upilnya seperti itu,ahhahahahahaah"prasetya tertawa geli melihat telor dadar yang dibuat adelia.
"hahahahaha ada saos nya di bawah upil nya wkwkwkwkwkwkw"prasetya tertawa terpingkal-pingkal.
"Apakah dia tidak ada kreasi lain selain membuat wajah nya seperti itu"Ucap prasetya masih melihat telor dadar
Yang menurut nya sangat aneh bentuk nya
"Aku jadi tidak nafsu makan"ucap sisil.
"Kenapa"prasetya berhenti tertawa melihat raut wajah sisil menjadi sedih.
"Karena bentuk nya itu,Iihh kenapa harus ada bentuk upilnya"sisil langsung menutup bekalnya.
"Sebentar lagi kita sampai honey,kau bisa menahan nya sebentar lagi.atau kau boleh memakan bibirku jika sudah lapar.Mungkin saja bisa mengurangi rasa laparmu"Goda prasetya.
Sisil langsung Merona dan memalingkan wajahnya,Mendengar godaan prasetya.
Bersambung...
jangan lupa like comment dan vote nya ya..
terimakasihh...
__ADS_1