
tokk..tokkk..tokkkkk
pintu kamar sisil diketuk dari luar,
sang pemilik kamar menggeliat karena ketiduran dan duduk diatas ranjang sambil mengerjap ngerjap mata nya,dan melihat kedinding.
"Oh,ya ampunn sudah sore"mata sisil melotot saat melihat jam di dinding
"aku harus membuatkan makanan malam untuk om prasetya"ucap sisil langsung berdiri
karena takut telat membuat makan malam untuk prasetya akhir nya sisil membuka pintu dan hendak berlarii
"Braakkk"
sisil menabrak tubuh seseorang,untung ia langsung sigap menangkap tubuh sisil,terjdilah pandangan mata diantara mereka.
cukup lama mereka berpandangan dan sisil langsun sadar.
"Om,ke..ke..kenaapa ada didepan kamarku"tanya sisil terbata bata
"aku hanya ingin mengajak mu makan malam diluar"ucap prasetya memandang lekat wajah sisil
"Ma..ma..makan malam"tanya sisil gugup
"Anggap saja ini kencan pertama kita"
wajah sisil menunduk dan memerah bak udang rebus
"apakah kamu mau"tanya prasetya
yang ditanya hanya diam dan mengangguk malu
prasetya sangat gemas melihat tingkah laku sisil yang sedang malu menatap nya
"Baiklah,segeralh bersiap,,aku akan menunggu diluar.Hem"titah prasetya
sisil hanya mengangguk dan masuk kedalam kamar untuk bersiap siap.
__ADS_1
prasetya tersenyum melihat tingkah sisil yang sedang malu
didalam mobil sepanjang perjalanan mereka prasetya terus melirik sisil yang begitu anggun dan manis,yanh dilirik merasa canggung dan muka nya memerah,karena baru kali ini dia ditatap oleh pria seperti itu
"eehm.om,,kenapa menatap sisil seperti itu"tanya sisil
karena semenjak keberangkatan mereka prasetya tak henti henti nya melirik wajah sisil
"tidak apa2,aku hanya merasa mengapa aku bisa jatuh cinta pada mu secepat ini dan pada gadis yang usia nya sungguh jauh lebih muda dari ku"ucap prasetya
"apakah kau memberikan guna guna saat memasak masak makanan selama ini"gurau prasetya
jelas yang diajak bicara melotot dan memanyunkan kan bibir nya..
"Mana ada seperti itu"ucap sisil kesal
"hahahahaha,aku hanya bercanda sayang"
"sayang"batin sisil
##sesampainya mereka di restauran
sisil begitu takjub melihat meja makan yang sudah ada didepan mata nya
"wahhh..om,apakah kita saat ini sungguh sungguh melakukan kencan berdua"tanya sisil tak percaya
"Menurutmu"prastya tersenyum melihat kepolosan sisil
"Ini sangat luar biasa om,aku belum pernah berkencan sebelum nya dan belum pernah diperlakukan seromantis ini jadi aku sangat bahagia"ucap sisil gembira
"Apakah kau baru pertama kali ini berkencan dengan seorang pria"tanya prasetya
__ADS_1
"He'em"
prasetya senang bukan kepalang,berarti dia adalah orang pertama yang mengajak sisil berkencan
"Apakah kau Bahagia"tanya prasetya
"sangat..sangat bahagia om,terima kasih"sisil langsung memeluk prasetya
prasetya terkejut,baru kali ini sisil berinstiatif memeluk tubuh nya duluan,prasetya senang melihat sisil bahagia seperti itu
"Ayo duduklah,kita nikmati makan malam ini berdua"titah prasetya sambil menarik kursi untuk sisil
sisil sungguh terharu,melihat perlakuan prasetya yang sangat romantis.
makan malam mereka berjalan dengan sempurna,disela mereka memakan makanan nya tak lupa prasetya menyuruh pelayan untuk memainkan musik yang indah agar sisil merasa nyaman saat makan malam bersamanya....
setelah makan malam,prasetya mengajak sisil pergi ke Mall,tetapi sisil menolak ajakan prasetya.
"kenapa"tanya prasetya bingung
"aku tidak ingin ke Mall,Om,!!tolak nya
"bagaimana kalau kita ke pasar malam saja,disana banyak sekali permainan nya"ajak sisil
tak disangka oleh prasetya,sisil jauh berbeda dengan calista.
ia ingat betul sewaktu ia bersama calista,
calista akan merengek padanya untuk membeli ini dan itu tetapi lain dengan sisil dia sangat berbeda,,
"sungguh,kali ini aku tidak akan salah lagi memilih pendamping hidup"batin prasetya
Bersambung..
beri semangat lagi dong untuk authorr
__ADS_1
terima kasih