
Sore hari nya saat sisil sedang ingin membuatkan makan malam.
tanpa diketahui oleh sisil,ada seorang gadis yang secara diam-diam datang masuk kedalam rumah prasetya.
Dengan mengendap-ngendap menuju kedapur,Seperti seseorang yang sedang ingin mencuri makanan saja.
"Selaaaammmaaaattt soreeeeee"pekik Rara yang datang tiba-tiba mengagetkan sisil
"AAAHHHH,oh ASTAGA"ucap sisil kaget
"Kenapa selalu membuat jantung ku selalu meraton dengan cepat"sambung nya
Rara hanya memanyunkan bibirnya saat melihat sisil mengomel padanya
"Kenapa dengan bibirmu mengerucut seperti itu,ingin aku ikat dengat karet gelang Mau"ucapnya saat melihat bibir Rara yang sudah muncung seperti paru bebek.
"kau sudah Melupakan aku,saat berkerja di rumah om setya"ucap rara kesal
Sisil membulatkan bola mata nya atas apa yang dikatakan rara barusan.
"Aku bukan melupakanmu,aku hanya ingin kau fokus pada kuliah mu.aku sangat paham dengan prilaku mu,kau itu suka sekali mengajak ku pergi berjam-jam hingga sampai malam.Kau akan lupa dengan pelajaran"ucap sisil padanya,karena sisil tau kalau sahabat nya ini akan lupa waktu jikalau sudah pergi jalan-jalan.
__ADS_1
"yaa..yaa..baiklah kau memang tau dengan sifat ku"ucap nya
"tapi setidak nya,kau bisa memberi kabar padaku melalui whatsapp,tanya kabar kek atau apa kek,semenjak kau tinggal dirumah om setya kau tidak pernah lagi menghubungiku"sambung rara memasang wajah sedih
melihat sahabat nya menekukkan wajah nya,sisil merasa bersalah padanya.Bukan maksud sisil melupakan nya,tetapi sisil ingin rara fokus akan kuliah nya dan mengejar cita-citanya
"Baiklah,Maafkan lah sahabat mu ini yang tidak pernah menghubungimu,tapi percayalah aku tidak pernah lupa padamu"sisil meyakinkan rara
melihat wajah sisil yang mulai senduh,akhirnya rara memaafkan nya karena dia tidak serius untuk memarahi sisil.
"Hahahahhaa,Ayolah kenapa kau terlalu serius menganggapi perkataanku"ucap rara sambil tertawa
"Aku juga sedang sibuk dengan mata pelajaran ku saat ini,ngomong-ngomong dimana Om setya"sambil melihat kesana kemari untuk mencari om nya.
ya semenjak kejadian tadii siang,saat dia memeluk tubuhnya prasetya tiba-tiba masuk kedalam kamar dan belum juga turun hingga sore.
"Tumben sekali dia mengurung diri di kamar,Aku akan ke atas memanggil nya"ucap rara sambil berjalan menuju anak tangga
Setiba nya dilantai atas,rara langsung mengedor pintu prasetya dengan kuat.
DOORRR..DOORR..DORRR
__ADS_1
"Ooooommmmm,,ooommmmm"pekiknya dengan keras
sudah berulang kalii ia mengedor6namun tidak ada sahutan,lalu rara mencoba memutar gagang kunci nya
"Ceklekkk"tidak dikunci batin nya
rara lalu mendekat dan ingin membangunkan prasetya karena saat ini prasetya sedang tertidur sangat pulas,sampai tidak terdengar gedoran pintu sekeras itu.
Seketika anak mata rara melihat banyak nya tisu di samping ranjangnya,dengan rasa penasaran Rara mengambil tisu tersebut dan melihat isi nya.
"Astaga,,apakah tadi siang dia bermain solo hihihihi"rara cekikikan saat melihat tisu yang berserakan.
"cckkk,,kasian sekali Om ku ini sampai-sampai bermain solo sendirian didalam kamarnya"gumamnya
"Baiklah,Aku akan membantumu untuk mendapatkan pendamping hidup mu.Agar kau tidak selalu bermain solo,dan aku pastikan kali ini kau akan mendapatkan gadis perawan.Bukan seperti mantan istrimu itu yang kau nikahi tetapi tidak lagi bersegel"ucap Rara dengan semangat
Akhirnya rara keluar dari kamar prasetya,
dan menuruni anak tangga,dia mencari keberadaan sisil saat dia melihat nya dia langsung menyusul sisil yang sedang berada di pinggir kolam.
BERSAMBUNG...
__ADS_1
jangan lupa Like,Commen dan berikan Vote nya kakak
terimakasihh...