
Sesampai nya dirumah paman nya,Sisil langsung berlari keluar karena sudah lama menahan rindu pada paman nya yang saat ini menjadi pengganti Ayahnya.
prasetya melihat Sisil berlari yang tanpa jedah langsung ikut berlari pula.
"Sisil jangan Lari-lari"prasetya ngos-ngosan
karena halaman paman sisil memang cukup luas.
Mendengar Teriakan seorang pria yang memanggil nama keponakannya.
paman sisil langsung berdiri dan menuju keluar rumah.
"Pluuphh"
Sisil memeluk tubuh paman nya.
"Paman,Aku sangat merindukanmu"Sisil memeluk pamannya manja
"Sisil,Keponakan paman.Kau selalu saja bertingkah seperti kanak-kanak"sambil mengelus pundak Sisil
prasetya hanya tersenyum menatap sang kekasih melepaskan kerinduan nya pada pamannya.Melihat prasetya sedari tadi menatapnya dia langsung bertanya
"apakah kau datang bersama pria ini"sambik melepaskan pelukannya
"Ahh..iya paman,dia yang mengantarku kemari"
"Apakah dia Supir"
prasetya mendengus tak percaya,apa yang dituduhkan paman sisil pada nya.
"hahahahhahahahhaahha" sisil tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan paman nya
prasetya semakin melotot melihat sisil menertawai nya,dan mendekati sisil
"Sayanggggg,kenapa kau menertawai calon suamimu.Katakan terus terang pada pamanmu kalau aku ini calon suamimu,Bukan supir"Prasetya berbisik dan merengek
"Paman,Apakah paman tidak ingin menyuruh kami masuk terlebih dahulu"
__ADS_1
"Ooohh iya paman lupa,Ayo masukk keponakan paman yg cantik.Ayo supir silahkan masuk"
Sisil cekikikan,kerena dia sengaja ingin mengerjai prasetya dan yang dikerjai memasang wajah cemberutt.
"Kemana Bibi,Paman?"Tanya sisil
"Kepasar,menemani Adelia membeli makanan"
"Ohhhh,"sisil membulatkan bibirnya
dan prasetya sedari tadi menekuk wajah nya,karena sisil tak kunjung jua memperkenalkan diri nya pada paman nya.Melihat wajah prasetya akhirnya sisil memperkenalkan nya pada sang paman.
"Paman,aku datang kemari ingin memperkenalkan calon suamiku pada paman"
ucap sisil sambil melirik prasetya,dan yang dilirik langsung tersenyum semeriwing
"prruupphh"
paman sisil refleks menyemburkan minuman nya begitu saja
"Apa paman tidak salah dengar"
"Perkenalkan Nama saya PRASETYA ANGGARA ceo Diperusahaan ANGGARA"prasetya memperkenalkan dirinya dengan sengaja menyebut bahwa diri nya ceo karena dia jengkel paman sisil menyebut dia supir
"CEO ANGGARAAAA"mata paman nya membulat tak percaya bahwa yg dia tuduh supir adalah ceo ANGGARA yang saat ini sedang menjadi perusahaan ternama diseluruh kota hingga negeri
"wehhh Ada Tamu,Ganteng pula"teriak adelia
"Adelia jaga sikapmu jangan teriak-teriak"ucap bibi sisil
"Wahhhh,Kak sisil"langsung memeluk sisil
"Hahahahhaha ternyata kau sudah besar"ucap sisil sambil melepaskan pelukannya
"iyaa dong..Ehh kak siapa tuh cowok.Ganteng banget pula"adelia cekikikan
"saya prasetya anggara"sambil memperkenalkan diri nya pada bibi dan sepupu sisil
__ADS_1
"wahhhh..kak suara nya membuat aku klepek-klepek"
"Hemm sifatmu tak pernah berubah adelia selalu saja seperti orang yang sedang terkena penyakit ayan"ucap sisil
"Jangan seperti itu adelia,dia calon kakak iparmu.Dia calon suami kakakmu sisil"ucap sang paman
"yaahhhhh..dedek patah hatii bang"goda adelia pada prasetya sambil membela bentuk love di jari nya
prasetya tersenyum melihat tingkah laku adik sepupu calon istri nya yang humoris jauh dari sifat sisil.
"kakak mau Nikah sama abang ganteng"tanya adelia
Sisil hanya mengangguk mengiyakan pertanyaan adik sepupu nya.
"yahhh..harus dedek tenggelamkan perasaan ini kedalam lautan samudera pasifik Bang"
"sudah ah jangan ganggu terus dek,dari tadi kerjaan nya ngegoda terus"ucap sisil
"Hahahaha,Canda kakak ipar."ucap adelia pada prasetya
"tidak ada apa-apa,aku suka dengan orang yang humoris tidak seperti kakak mu yang selalu serius"ucap prasetya
"Hahh"sisil melotot
"Wahhh..kak sisil abang ganteng suka sama aku.Minggir"goda adelia sambil menyenggol pinggang sisil dengan pinggang nya
"Adeliiaaa,kamu mau jadi pelakor ya sama kakak sendiri"sisil merengek
"sudah-sudah kalian ini dari tadi selalu saling goda.Sisil ajak calon suamimu istirahat dulu pasti kalian capek karena perjalanan kalian cukup jauhkan"ucap bibi sisil
"Iya bik"sahut sisil
"Ayo mas aku antar kamu kekamar tamu"ajak sisil dan prasetya mengekor dibelakang
sampai didepan pintu kamar sisil menyuruh prasetya istirahat tak lupa kecupan manis yang diberikan prasetya sesudah memberikan kecupan manis pada sisil,sisil menuju kamar nya karena perjalanan tadi cukup jauh mereka tempuh akhir nya dua kekasih tersebut memilih istirahat dikamar masing-masing
BERSAMBUNG...
__ADS_1
jangan lupa like comment dan vote nya
terimakasihh😘😘