
sesampai nya dipasar malam sisil berlarii kesana kemari,karena sudah lama sekali sisil tidak pernah lagi pergi kepasar malam.
terakhir kali ia kepasar malam waktu bersama dengan ayah dan ibu nya,seketika wajah nya murung mengingat betapa bahagia nya saat ia bersama ayah dan ibu nya pergi kepasar malam.
sedari tadi prasetya kewalahan saat mengiringi langkah sisil yang tak henti henti nya berlarian,dan disaat sisil berhenti prasetya melihat wajah sisil berubah senduh
"ada apa,kenapa kamu terlihat sedih"?bukankah tadi kamu sangat bahagia,hingga aku kewalahan mengiringi langkah mu"tanya prasetya sambil ngos ngosan
"aku hanya sedang teringat ayah dan ibu"ucap nya sedih
tanpa terasa sisil meneteskan air matanya,karena sangat merindukan saat bersama dengan kedua orang tua nya,tak tega melihat nya prasetya mengajak nya untuk bermain komedi putar
"bagaimana kalau kita naik komedi putar saja,kau mau"?ajak prasetya
padahal sebenarnya prasetya belum pernah naik permainan tersebut,tapi demi menghibur sisil ia rela walaupun pada akhirnya dia akan merasakan mual nanti nya
"apakah om pernah menaiki permainan itu"tanya sisil penasaran
"hahahahaha,ayolah kita naik"ajak nya sambil menarik tangan sisil
sisil hanya tersenyum melihat kelakuan prasetya,dia merasa lucu melihat tingkah laku prasetya padahal dia pria dewasa tapii seperti ABG saja
setelah menaiki permainan tersebut sisil tertawa dengan gembira tanpa melihat miki wajah prasetya..sedangkan prasetya baru putaran pertama dia sudah mulai mual dan pada titik terakhir permainan itu berhenti,prasetya berlarii meninggalkan sisil dibelakang hingga pada sudah pada puncak nya prasetya mengeluarkan semua isi perut nya
"uuuuwwwekkkk,,uuuwekkk"
sisil langsung mendekat menghampiri prasetya,dan memijat tengkuk prasetya dengan lembut.
"om kenapa"tanya sisil
"tidak apa-apa"timpal prasetya sambil mengelap bibirnya yang barusan saja mengeluarkan makanan didalam perutnya
"om baik-baik saja"tanya sisil khawatir
prasetya hanya mengangguk mengisaratkan bahwa dia baik-baik saja.
"aku hanya sedikit pusing dan mual"ucapnya
__ADS_1
"apa om baru kali inii naik komedi putar"tanya sisil penasaran
yang ditanya hanya cengengesan
"kenapa om sok-sok'an mau naik komedi putar,kalau tidak pernah naik sebelumnya"sisil sebal
"aku hanya ingin menghiburmu"
"kan om jadi nya muntah-muntah,cuma karna ingin menghiburku"ucap sisil sambil menundukkan kepala nya
"tapi kau senang kan,ketika menaiki permainan itu,aku hanya ingin melihat mu tersenyum,dan berjanjilah setelah ini jangan pernah lagi meneteskan airmata"ucap prasetya lembut
sisil hanya bisa tersenyum mendengar ucapan prasetya barusan,prasetya sangat pengertian seketika sisil langsung menghambur kepelukkan nya
"Terima kasih Om,aku sangat bahagia bisa bertemu dengan mu,baru kali ini dan pertama kali nya aku pergi jalan jalan dengan seorang pria,dan ini sangat sangat istimewa bagi ku"
sisil mengeratkan pelukan nya
entah mengapa sisil begitu merasakan kenyamanan saat ia berpelukan dengan prasetya,begitupun prasetya,walaupun sebelum nya dia pernah jatuh cinta dan membina rumah tangga bersama calista,tapi baru kali ini dia sangat bahagia dan merasakan kenyamanan,perasaan ini sangat berbeda sewaktu ia bersama calista dulu.
banyak sekali yang mereka lakukan malam ini dipasar malam,terakhir sisil mengajak prasetya bermain Boneka capit dan menyuruh prasetya memainkan permainan itu
"Om,,boneka nya lucu-lucu sekali"
"apakah kau mau aku mengambilnya"tanya prasetya
"apakah om bisa mengambilkan satu untuk ku"ucapnya
"apakah kau meragukanku.!!.Baiklah,kalau begitu.Aku akan mengambil satu boneka untukmu,tetapi ada syarat nya"ucap prasetya serius
"Apa itu,?"tanya sisil
"jikalau aku mendapatkan boneka tersebut,maka kau harus menerimaku menjadi pasangan mu"Bisik prasetya
wajah sisil memerah karena wajah prasetya sangat dekat berada didekat telinga nya
"Bagaimana"tanya nya kembali
__ADS_1
mendengar pertanyaan prasetya,cukup lama sisil menimbang nimbang nya,dan pada akhir nya sisil mengangguk setujuh.melihat anggukkan sisil,prasetya bersemangat
"Baiklah,Ayo kita mulai"ucap prasetya semangat
entah mengapa dia sangat bersemangat sekali saat bersama dengan sisil apalagi melihat senyuman sisil itu sangat-sangat membuat dia bahagia.
Sedah berapa kali prasetya mencoba tapi tetap saja gagal dan pada akhir nya prasetya mendapatkan boneka berukuran kecil,itupun berbentuk KURA-KURA.
"yeeeaahhhh,akhirnya aku dapat jugaa"sambil memperlihatkan boneka tersebut kepada sisil
"hahahaha,Om'boneka tersebut melambangkan,kalau Om itu sama lamban nya seperti KURA-KURA"ucap sisil sambil tertawa terbahak-bahak
"Setidak nya Aku mendapatkan Boneka nya,dan kau harus menepati janjimu.Mulai saat ini Kau akan menjadi pasanganku"ucapnya sambil memberikan boneka Kura-kura yang dia dapatkan barusan
"Simpanlah Boneka itu,Itu pemberianku dan kau harus menjaga nya,aku sudah bersusah payah mendapatkan nya.Butuh perjuangan"
Sisil hanya mengangguk dan langsung menyimpan nya kedalam tas nya.
sisil mulai Menguap,entah sudah berapa kali ia menguap..
"Om,,Ayo kita pulang.Aku sudah mengantuk"ajak sisil
prasetya melihat jam ditangan nya,jam tersebut menunjuk kan angka pendek nya ke arah 10:55
"Baiklah,ternyata sudah malam Sebaiknya kita pulang"
mereka pun Menuju keparkiran dan segera pulang kerumah,karena hari sudah sangat larut malam
Bersambung....
maafkan author yang sering telat Up nya
Author harus mikir dulu,biar Cerita nya Nyambung dari Bab ke Bab
terimakasih kakak...
jangan lupa like dan commen nya ya..
__ADS_1