
sesampai nya sisil dan juna di pesta reunian,tidak sisil sadari bahwa sejak tadi ada orang yang mengikuti mereka dari belakang
"Aku akan mempermalukan mu dihadapan teman2 mu,karena kau sudah mempermalukan aku dihadapan banyak orang waktu itu,ini giliran mu hahahahahah"ucap calista yang berada tidak jauh dari mereka berdua
"(kenapa aku merasa ada orang yang mengikuti kami sedari tadi)"batin sisil
"ayo kita masuk"ajak juna
"eehhh..iyaa,ayo kita masuk"sambil celingak celinguk
"kamu kenapa sil".tanya juna sedari tadi melihat sisil yang sedang melihat kesana kemari
"aahhh,tidak ada"pungkas sisil
--------
"weeehhhh,bro akhir nya loh bisa juga jalan sama sisil"bisik sahabat juna
juna hanya tersenyum mendengar perkataan para sahabat nya
"ayo bro nikmati pesta ini,mumpung ada pujaan hati loh"ucap sahabat juna
"Raraaaa"panggil sisil yang melihat rara baru datang
rara datang mendekati sisil
"wuiihhh..kamuu sil,,pantes aku kerumah om setya kamu tidak ada,rupanya sudah duluan"timpal rara
"hahahaha maaf ra' tadi nya aku mau bareng kamu,,tapi aku telp hp kamu sibuk."
"aah iyya aku tadi pagi lagi telponan sama mama,katanya mau dibawakin oleh2 apa,kok kamu bisa bareng juna"tanya rara
"iyaa,kemarin aku ketemu dia di supermarket saat beli stok makanan dirumah om setya,dan dia tanya saat pergi kepesta nanti dengan siapa,aku jawab mungkin bareng kamu tapi aku telpon kamu hp kamu sibuk,kebetulan juna sms aku mau ngajak bareng"cerita sisil panjang lebar ke rara
------
saat pesta sudah selesai,sisil dan para sahabat yang lain nya lagi berkumpul dan selfie2 untuk mengabadikan kenangan mereka,kerena setelah ini mereka akan disibuk kan dengan aktifitas masing2
rara pamit pada sisil ingin pergi ketoilet,sisil hanya mengangguk tak selang berapa menit
darii kejauhan seseorang mendekat dannnn.
"Braaakkk"
__ADS_1
sandiwara dimulai..
"wahhhh..rupanya disini gadis murahan yang menjual diri nya kepada seorang duda kaya raya"cibir calista
"maksud anda apa nyonya"tanya sisil tak percaya
semua orang yang berada disana sudah banyak yang berbisik bisik melihat mereka
ada yang melihat meremehkan ada juga yang tidak percaya atas apa yang calista ucapkan
sedangkan sisil melihat mimik muka para teman teman nya yang penuh dengan tanda tanya.
"jangan sok polos,akui saja kalau kamu memang menjual diri kepada mantan suami ku kan,padahal sebelum kedatangan mu dirumah itu kami berencana ingin rujuk kembali"bohong calista dengan memasang raut wajah senduhh
"hhuuuuhhhh PELAKOR"sorak teman2 sisil
"tidak sangka,wajah kamu yang polos ini suka nya pria Dudda"cibir teman2 sisil yang lain nya
"hahahahahha,rasakan itu"batin calista puas melihat sisil menahan malu
"yaa..dia sudah menggoda mantan suamiku dengan menjajal tubuhnya sehingga mantan suamiku enggan rujuk denganku"tangis calista yang dibuat buat olehnya
juna yang melihat perdebatan mereka merasa tak percaya bahwa sisil akan menjual tubuh nya dengan dudda majikan nya itu,
melihat tatapan juna jijik seperti itu,sisil langsung berlarii keluar dan menuju pulang kerumah sambil menangis dia tidak menghiraukan orang orang lagi karena sudah dipermalukan seperti itu..
sedangkan calista yang melihat kepergian sisil hanya tersenyum menang karena sudah mempermalukan gadis malang tersebut,dan meinggalkan tempat itu tanpa rasa bersalah sama sekali..
------
"Loh kemana Sisil"gumam rara
karena tidak ingin penasaran ia langsung bertanya kepada juna tentang keberadaan sisil..
"dimana sisil,kenapa tidak ada bersama kalian"tanya rara
"dia sudah pulang,karena malu terbongkar aib nya"cibir juna
"apa maksudmu"
"apakah kamu tidak tau,kalau temanmu itu sudah menjual diri dengan dudda tempat dia berkerja"ucap juna
"Plakkkk"
__ADS_1
tamparan itu mendarat tepat sasaran nya
"Jaga ucapanmu juna,sahabatku tidak serendah itu"tunjuk rara emosi
"siapa yang mengatakan itu pada mu,?apakah kau punya bukti bahwa sahabat ku seperti itu"bentak rara
"kami semua mendengar pengakuan seseorang kalau sisil sudah menjajal dirinya kepada mantan suami nya,yang tadi nya mereka ingin rujuk tetapi itu gagal karena sisil menggoda mantan suaminya"
mendengar penyataan juna rara terdiam dan memikir
"mantan suami,,?Rujuk"batin rara
tak selang beberapa detik rara ingat dan mengertak kan giginya
"CALISTA"ucap rara geram
rara langsung keluar setelah mendengar semua pernyataan juna,dan langsung menelpon prasetya
"Hallo om"
"iya,ada apa rara"tanya prasetya disebrang sana
"om masih dikantor,?"tanya rara
"iya,om ada dikantor,kenapa?"
"Bisa kah om pulang kerumah,"titah rara
"ada apa sebenar nya"tanya prasetya bingung
rara menceritakan kejadian dimana calista mempermalukan sisil dipesta reunian,,
"Apaaa,baiklah om akan pulang"
"tolong ya om,saat ini rara tidak bisa membujuk sisil,karena rara harus menjemput mama dibandara makasih om dah.."
tutt.tut..
sambungan terputus
bersambung…
lile dan commen nya kaka
__ADS_1
terima kasih