ISTRI KECIL TUAN ANGGA

ISTRI KECIL TUAN ANGGA
bab 15


__ADS_3

Bi siti yang mendengarkan langsung naik ke arah kamar tuannya dan mencari nonanya disaat dibuka kamarnya ada becak merah dilantai membuat bi siti menegang dan bik siti mencari di kamar mandi betapa terkejutnya bi siti melihat nonanya pingsang dan kepalanya mengalir darah dan tangannya juga apalagi bajunya juga sudah basah dengan darah


“ya allah non hiks hiks kok bisa seperti ini” pekik bik siti yang melihat nonanya yang sudah mengenasnya


Bik siti langsung keluar untuk memanggil suaminya untuk menggotong nonannya kedalam kamar apalagi tuannya tidak memperbolehkan Karin dibawa kerumah sakit


Setelah dipindahkan kekamar dengan basah kuyup namun bisiti melapisi bajunya dengan handuk supaya tidak basah kasurnya. Sedangkan arman melihat nonanya sangat menyedihkan apalagi banyak luka membuat dirinya perhatin dan tidak sadar meneteskan air matanya. Setelah menggendong nonanya kekamar dan meletakkan dengan hati-hati arman keluar dan ke apotek untuk membeli obat dan salep untuk nonanya


“ya allah non kok sampai seperti ini” ucap bi siti yang melihat punggung Karin sangat parah


Bi siti dengan telaten membersihkan darah yang berada dipunggung, tangan, kepala dengan menggunakan air hangat Karin sengaja tidak di gunakan air karena banyak luka di tubuhnya hanya menggunakan celana  setelah cukup lama Karin terbangun dari pingsannya dan meringis merasakan perih diseluruh tubuhnya


“non sudah bangun” Tanya bi siti yang menahan tangisnya Karin akan bangun namun ditahan oleh bi siti


“gak usah bangun non tidur aja nunggu pak arman beli obat ya” cegah bi siti


Karin pasrah dan nurut apa yang diomongkan bibiknya memang punggungnya terasa perih dan panas


Setelah cukup lama kamar Karin diketuk seseorang mungkin itu suami bi siti mengantarkan obat untuknya


“tunggu sebentar ya non bibi ambil dulu obatnya” ujar bi siti  dan diangguk’i oleh Karin


Bisiti Mengambil obat yang diberikan suaminya tanpa masuk kamar karena nonanya sedang tidak memakai baju stelah mengambil obat bi siti mengunci kembali pintunya siapa tahu ada orang yang masuk apalagi nonanya telanjang bagian atas karena luka-luka


“non tahan ya ini akan perih” ucar bi siti dan diangguki oleh Karin


Bi siti mengoleskan salep ke punggung Karin yang terluka dengan pelan-pelan Karen di bagian punggung yang paling parah

__ADS_1


“aaaaakkkkk sakit” teriak Karin menyayat hati sampai air matanya keluar merasakan perih


Inilah alasan angga mengapa Karin tidak dibolehkan dibawa kerumah sakit adalah menyiksa Karin dengan cara mengobatkan tanpa obat bius itu akan merasakan sakit yang luar biasa. Inilah saat ini Karin berusaha menahan sekuat tenaga sampai Karin menggigit bantalnya untuk peluapkan teriakannya karena rasa perih.


“ayah ini sangat menyakitkan ayah ini sangat perih yah punggung Karin rasanya Karin tidak kuat yah. Yah hari ini Karin di cambuk sama suami Karin yang tidak percaya omongan Karin yah. Padahal Karin sama sekali tidak melakukan mencuri data yang sudah dituduhkan suami Karin, padahal Karin sudah jujur ayah malah Karin dicambuk sampai punggung Karin terluka ayah ini sakit banget tetapi masih sakit hati Karin yang seharusnya orang yang melindungi aku malah menuduhku…Karin ingin ikut ayah”


Ungkapan hatinya yang menangis dan menahan perih disaat obat salep sudah menyentuh kulitnya bukan masalah lukanya tetapi sakit tidak dipercaya itu lebih sakit dari luka yang berada dipunggungnya.


Setelah selesai bik siti mengambil makanan supaya perut non nya terisi apalagi nonanya memiliki riwayat asam lambung.


Sedangkan angga setelah menyiksa Karin langsung menuju ke clup malam untuk menghilangkan beban yang ada di fikirannya saat ini setelah sampai angga  memesan satu minuman setelah disediakan dan meminumnya tidak sengaja matanya menangkap sosok yang sudah menghancurkan hidupnya yaitu rosa xcuintia model cantik yang sudah internasional berkat uang yang diberikan angga.


Rosa yang melihat mantan tunanganpun mematung pasalnya dirinya baru tiba dari LA dua hari yang lalu dan dirinya di clup ini menemui seseorang


Rosa menghampiri angga dan duduk disebelah angga namun angga merespon datar sebenarnya angga masih ada rasa sama tunangannya ini tetapi rasa kecewa yang mendomisi jadi angga mengklaim bahwa dirinya benci rosa


“apa kabar dirimu kara” ucap rosa lagi


Angga menoleh dan tersenyum sinis “baik sekali” jawab datar angga


“maafin aku kara sama kejadian dua tahun lalu” ujar sedih rosa


Angga tidak menanggapi omongan rosa dirinya sibuk dengan prasaannya yang entah seperti apa


“aku dipaksa sama menejerku yang brengsek itu dan mencuri uangku hiks hiks aku bingung waktu itu kara aku tidak ada pilihan lain dan aku masih mencintaimu sampai saat ini kara hiks hiks” tangis pecah rosa dan sepontan angga mendekap rosa dengan kelembutan dan rosam semakin terisak dengan senyuman yang merka


“sepertinya gue berhasil mempengaruhi laki bodoh ini” batin rosa senang

__ADS_1


Ya rosa hanya berpura-pura saja tujuannya adalah supaya angga kembali kepelukannya dirinya menyesal dulu meninggalkan gara-gara Jason rosa harus rela meninggalkan angga sumber uangnya, Jason mengancap rosa jika sampai tidak ikut dengannya video ranjangnya akan disebarkan di sosial media dan karir selama ini dibangun dengan susah payah akan hancur seketika.


Angga melepaskan pelukannya dan mengajak rosa keluar dari clup menuju apatermannya. Karena angga banyak sekali yang ditanyakan oleh mantan tunangannya ini.


Setelah sampai ke apaterman mata rosa sembab karena kebanyakan menangis yang dibuat-buat jadi kelihatan bengkak padahal besok siang rosa akan melakukan pemotretan di candi probudur untuk memamerkan batik ke panca Negara


“kenapa kamu tidak bilang sama aku ros jika kamu diancam” Tanya serius dan penasaran angga


“karena pada saat itu-“ rosa menceritakan apa yang dialaminya ada yang ditambahi dan ada juga dikurangi  dan kebanyakan bohongnya dari pada jujurnya


Angga yang melihat sang mantan tunangannya menangis langsung saja menarik dalam pelukannya lagi untuk menenangkan kesakitan yang selama ini rosa alami itulah yang ada dibenak angga


“ros aku udah menikah” ujar spontan angga dan rosa langsung kaget dan melepaskan pelukannya


“apa kamu bilang kara” Tanya rosa memastikannya


“iya aku udah menikah dua bulan yang lalu” jawab angga  sambil menatap mata rosa


Rosa yang mendengar kecewa dirinya kalah star dan mengusap mukanya dan itu tidak lepas dari pandangan angga bahwa Karin terluka


“tapi aku dijodohkan sama orang tuaku” sambung angga


“maksudnya” ujar rosa bingung


“aku dijodohkan teman papi tetapi karena pejodohan itu aku membenci istriku yang hanya memanfaatkan uangku sebelum meminta nikah ayahnya datang ke kediaman dan meminta saham papi untuk menyuntikan perusahaannya yang hampir bangkrut dan itu disetujui oleh papi apalagi dia sama sekali tidak memberontak atau meminta membatalkan pernikahan ini itulah yang aku membencinya yang hanya memanfaatkan hartaku” cerita angga dan rosa langsung memeluk untuk menenangkannya sambil tersenyum


“sepertinya masih ada celah untuk merebutmu kamu milikku akan jadi milikku selamanya” batin rosa mengelus punggung angga

__ADS_1


__ADS_2