ISTRI KEDUA TUAN BARA

ISTRI KEDUA TUAN BARA
Cerai


__ADS_3

Talak hakim telah di ketuk sebanyak tiga kali.


Hati Bara Hancur berkeping-keping karena sekarang cinta nya kepada mantan istri nya telah berakhir.


Arkana Bara Mahendra, Lelaki tampan dan kaya.


Dulu, dia merupakan lelaki manis dan hangat.


Namun karena Kisah pernikahan nya membuat Duda baru itu merubah kehidupan nya menjadi sosok yang dingin dan Arrogant.


__________Setahun berlalu________


Bara tengah sibuk dengan pekerjaan yang setiap hari menjadi teman nya.


Mulai pagi hingga tengah malam, hanya kerja dan kerja itu saja yang dia lakukan.


" Tuan, ini sudah jam sebelas malam, sebaiknya anda pulang tuan! ucap Asisten pribadi nya, kevin Lee.


Hmm, jawaban Bara langsung menutup laptop dan membersihkan meja nya yang penuh dengan berkas dan dokumen yang harus dia pelajari.


Bara keluar kantor dan menuju mobil nya.

__ADS_1


Bara melajukan nya dengan kecepatan sedang.


Membelah jalanan nan sunyi sepi tanpa banyak orang berlalu lalang karena hari hujan deras dengan tiba-tiba.


Mobil sport hitam itu memasuki bangunan megah bak istana. Rumah bergaya Eropa itu berdiri kokoh nya dan sombongnya, sama dengan pemilik nya Bara yang telah berubah semenjak menjadi Duda karena kecewa dengan penghianatan istri nya.


Bara memasuki Rumah dan langsung menuju kamar utama.


rumah ini dulunya hadiah pernikahan nya untuk sang istri, namun sang istri pergi dengan lelaki lain, yang bahkan tidak lebih kaya dari Seorang Bara.


Bara Mahendra memasuki kamar mandi dan berendam sebentar.


Dia langsung mengganti pakaian setelah berendam selama lima belas menit.


Jam tujuh pagi, Bara bangun dan mandi untuk bersiap ke kantor.


Suasana rumah yang sepi, membuat Bara enggan makan di rumah, kadang dia langsung saja meninggalkan rumah itu.


" Bara! ucap mama Tami melihat putra sulung nya yang akan keluar pintu utama rumah mewah itu dengan terburu-buru.


Bara yang mengenal suara itu langsung melihat ke sumber suara.

__ADS_1


Mama! ucap nya memeluk mama nya.


" Makan dulu nak, jangan begini! nanti kamu sakit, ucap wanita yang sangat keibuan itu berbicara begitu lembut kepada Ada sulung nya itu.


Hmm, baiklah ma.


Mama dengan Papa kesini? tanya Bara yang masih saja dingin saat berbicara dengan sang mama.


Hmm, papa lagi di taman belakang, mungkin lagi kasih makan ikan peliharaan nya, jawab Mama.


Semenjak Sang istri meminta cerai, Bara tinggal di rumah ini dengan kedua orang tua nya, namun beberapa bulan ini, orang tua nya ke Belanda untuk tinggal dan menemani adik bungsu nya yang habis melahirkan.


Keluarga itu makan dengan tenang.


Bar, mau sampai kapan menyendiri? pertanyaan itu keluar dari mulut papa Andrew dan melihat kearah putra nya.


" Akun telah selesai, aku ke kantor dulu! ucap Bara yang selalu menghindari pertanyaan yang menjurus ke pernikahan itu.


" Bara! papa kasih waktu lima bulan ini! kalau dalam lima bulan ini kamu tidak memiliki pendamping juga, papa dan mama akan mencarikan nya untuk mu! tidak ada bantahan karena kami tidak meminta mu membantah! telak Papa Andrew sudah dengan mode dingin nya melihat sang putra.


Bara hanya diam dan berlalu pergi. Hatinya seakan sakit ketika memikirkan menikah! hatinya belum pulih bahkan nama wanita sialan itu masih kokoh bertahta di hati lelaki tiga puluh satu tahun itu.

__ADS_1


Akhhh teriak Bara di mobil nya. Hati nya kesal, kenapa orang tua nya ikut campur urusan pribadi nya.


Brengsek kau sakilaaaaaaaaa teriak Bara penuh emosi.


__ADS_2