
Sakila makin menjadi, dan semakin membuat Bara emosi. Sakila dengan berani menemui Bara di kantor nya, dengan alasan bisnis kepada resepsionis kantor Bara.
Sakila membuka belahan dadanya, tempat itulah dulu yang selalu Bara sukai jika berhubungan dengan mantan istri nya.
" Apa yang kau lakukan Kila? keluar dari ruangan ku, ingat kau bukan lagi istri ku, maka enyah lah dari sini! jerit Bara.
Namun Sakila masa bodoh, dia duduk di sofa ruangan Bara.
" Aku tidak akan meninggalkan mu lagi sayang, aku sangat mencintaimu dan aku rela kau jadikan aku istri kedua mu, aku ingin kita berbaikan dan merajut masa depan kembali bersama.
Bara mendengar itu mau muntah, saking mual nya.
Apa kau bilang? merajut masa depan bersama? jangan mimpi kau kila! Setelah apa yang kau lakukan, dengan ku kau datang seakan-akan kau tidak melukai ku? mimpi Kila, aku tidak akan kembali pada mu, dan sekarang kau pergi dari sini, jerit tertahan Bara.
Sakila berdiri dan ingin memeluk Bara, Namun pintu ruangan Bara terbuka, menampakkan Iqbal dan Kenan yang masuk.
__ADS_1
Kenan dan Iqbal sama-sama terkejut melihat Bara dengan Sakila mantan istri nya.
" Wah Kenan dan Iqbal, selamat berjumpa kembali. Kila duduk dengan sangat menggoda, melihat kedua kakak adik itu.
Kenan menatap tajam Bara, begitu pula Iqbal.
Bara yang terkejut langsung menundukkan kepala tanda merasa bersalah tidak bisa mengusir Kila.
Bara yang emosi langsung menarik kila keluar ruangan nya" Ingat pesan ku tadi, jangan pernah lagi kau mendatangi aku di mana pun aku menjumpai aku, jika kau ingin hidup damai.
Aku sudah mencoba tidak menyakiti mu, tapi jika karena kedatangan mu ini merusak hubungan ku dan istri ju, maka kau salah Kila, aku akan membuat mu menangis tanpa henti dan memohon ampun kepada ku! Bara mengancam kila.
Mendengar adik nya di katakan jalangg, darah Kenan dan Iqbal memanas.
Tadinya mereka akan melihat apa yang akan Bara lakukan demi mengusir wanita itu, tapi karena ancaman Bara tidak dia takuti malah mengatai adik bungsu nya, amarah Kenan dan Iqbal tidak bisa di bendung lagi.
__ADS_1
Kau katakan apa tadi? Jalangg?? siapa yang kau katakan jalaanggg itu? Kenan menatap dengan tatapan penuh intimidasi.
Sakila menatap Iqbal dan Kenan" Jalangg yang menikah dengan Bara, yang mengambil tempat ku dan sekarang sok menguasai Bara ku! teriak Kila tanpa takut.
Kenan menatap kila dengan penuh emosi, Iqbal dan Bara juga sama tengah menatap tajam Kila.
Dengarkan BAIK-BAIK Sakila, Yang kau katakan Jalanggg nya Bara itu adalah ADING KANDUNG KU! teriak Kenan menarik rahang kila dan menampar nya dengan sangat kuat hingga bunyi nya terdengar di telinga Bara dan Iqbal.
Kila sangat terkejut, jika istri Bara adik Kenan dan Iqbal, maka habislah diri nya saat ini.
" Iqbal menarik pipi Kila yang habis di tampar Kenan abang nya, Iqbal menyeringai" kau telah salah bermain dengan kami, kau tau bukan keluarga Maheswari tidak semudah itu mengampuni orang? Selamat datang di kehidupan baru mu Kila! Jika Bara tidak mampu menyingkirkan kau dari kehidupan nya dan Nayla, maka aku dan Kenan akan dengan senang hati menyingkirkan mu bukan hanya dari kehidupan rumah tangga adik ku saja, tapi dari dunia ini! Jelas Kau ucap iqbal dengan tatapan penuh intimidasi.
Kila menggeleng, Bara tolong aku Bar. Aku tidak tau jika istri mu adik mereka, Bara aku akan meninggalkan mu jika kau mau menolong ku! teriak Kila, namun Bara tersenyum meremehkan, No tidak bisa karena kau tidak mendengar omongan ku dari pertama kau datang di hadapan ku dan Nayla, kau sengaja terang-terangan ingin merebut aku kan? kau bahkan juga mengatai istriku, bahkan kau juga telah dapat tamparan ku, tapi kau enggan mendengar apa yang aku katakan! jika sudah begini, nikmatilah nasib mu, sekarang kau bukan lagi tanggung jawab ku, kau bukan siapa-siapa ku, jadi terserah Kenan dan Iqbal ingin melakukan apa kepada mu, kau yang memantik mereka melakukan ini, maka nikmati lah, ucap Bara.
Kila menangis menolak, namun apa daya, Iqbal menelpon anak buah nya dan meminta ke kantor Bara.
__ADS_1
Menunggu beberapa saat, anak buah Iqbal tiba.
" Bawa wanita ini dan tunggu perintah dari ku, ucap Kenan menatap kila dengan tatapan mengerikan.