
Bara pulang ke rumah nya dengan perasaan entah lah. Rasa kasihan kepada kehidupan Kila juga dia rasakan, namun apa yang Kila lakukan di masa lalu sungguh tidak bisa di maafkan dengan begitu saja.
Hukuman yang tadi dia berikan memang tidak sebanding dengan rasa sakit hati Bara dan keluarga nya namun Bara tidak ingin berlarut-larut dalam rasa benci dan dia ingin membina rumah tangga yang bahagia dengan wanita yang saat ini tengah mengandung buah cinta nya dan anak mereka pun akan lahir tinggal 2 bulan lagi.
" Aku pulang sayang, ucap Bara saat melihat istri cantik nya tengah menyiram tanaman. Ya sejak Nayla hamil, dia sungguh sangat suka memelihara bunga, entah lah itu berbanding terbalik dengan nya saat masih gadis, karena dulu dia sangat tidak suka dengan bunga dan hiasan taman.
" Yes Honey, aku di sini, jawab Nayla langsung meninggalkan semua urutan nya di taman kecil milik nya. Nayla memeluk dan mengambil tangan suami nya untuk takzim.
" Apa yang kamu lakukan sayang, Bara mengelus kepala istri kecil nya dengan sangat sayang. Bara sungguh bahagia memiliki Nayla dalam hidup nya. Gadis kecil yang dia kenal sejak SMP, itu kini tengah hamil anak nya, dan gadis kecil itu juga istri nya, yang sangat dia cintai.
Sayang, Bara membelai wajah istri nya. Nayla sangat heran dengan apa yang di lakukan suami nya.
Bara menatap dalam mata Nayla, mencium nya sambil menyatukan kening mereka berdua.
" Kau tau sayang, Nayla menggerakkan kepala nya tanda tidak tau.
__ADS_1
Bara sungguh gemas sekali, dan mencubit gemas pipi istri nya yang sangat chubby sejak mengandung.
Bara memeluk istri nya dengan penuh cinta seakan ingin menyalurkan rasa yang dia miliki saat ini, membuat Nayla membalas pelukan suami tampan nya.
" Kau tau sayang, aku sangat mencintaimu. Bahkan jauh sebelum kita menikah, aku sudah memiliki perasaan ini, namun aku sungguh malu tidak berani mengatakan nya kepada mu apalagi keluarga mu, aku hanya bisa memendam semua rasa ku, tapi sekarang aku bebas mengapresiasi rasa ku kepada mu sayang.
Bara melihat istri nya, Aku ingin jujur sayang, Nayla melihat suami nya yang sangat gelisah, entah karena apa.
Kenapa honey, katakan saja kepada ku! jangan kamu memendam nya seorang diri.
Aku ada untuk mu bersandar dan berbagi keluhanmu.
Bara kembali berbicara " dia ingin aku kembali dengan nya, namun aku tidak akan pernah melakukan itu. Dia memeluk ku sayang, dan kedua kaka mu melihat semua nya.
Kenan dan Iqbal marah besar, bukan pada ku, tapi pada Kila karena dia mengatai mu yang tidak benar.
__ADS_1
Nayla masih mendengar apa yang suami nya katakan.
" Lalu honey?! teruskan saja, biar hati mu tidak merasa bersalah kepada ku.
Bara menarik nafas nya, Aku menemui nya di suatu rumah kumuh, Kenan benar-benar ingin menghukum wanita itu, Aku kesana dan aku sudah melakukan apa yang harus aku lakukan dari dulu kepada nya.
" Kamu melakukan apa honey? kamu tidak membunuh nya bukan? ingat Honey kalau kamu melakukan itu, aku tidak akan memaafkan mu apapun alasannya, jelas Nayla.
" Bara menggeleng, tidak sayang, aku bertanya kenapa dia kembali, dia dia hanya menjawab, dia terpaksa karena dia memiliki hutang di Inggris, dan orang suruhan rentenir itu terus mengejar nya hingga ke Indonesia.
Kamu tau sayang, aku memberikan dia uang, yang memang hak nya setelah bercerai dengan ku, ucap Bara.
Nayla tersenyum, dia tau suami nya tidak akan menyakiti orang walaupun orang itu menyakiti nya sangat dalam.
" Honey, aku bangga kepadamu, yang mau menerima kenyataan hidup. Percaya lah sayang, aku sangat mencintaimu, kini, esok dan selama nya.
__ADS_1
Nayla memeluk suami tampan nya dengan bahagia.
Aku yakin hubungan antara kita akan awet jika kita selalu jujur dan terbuka sayang, jawab Nayla semakin mengeratkan pelukan mereka.