
Malam ini semua keinginan Clara akhirnya bisa terwujud. Iqbal sangat bahagia karena dia bisa mengingat pasangan nya untuk ke jenjang pernikahan, tanpa tau keluarga nya sangat tidak suka Clara.
Malam itu acara Untuk Clara yang bahagia merubah semua rencana nya untuk menjebak Iqbal, dia akan lakukan nanti, setelah dia mendapatkan apa yang dia inginkan selanjutnya.
Sementara di Rumah Milik Bara, Nayla masih saja kesal. Membuat adik bungsu Iqbal itu banyak melamun.
Sayang" Jangan banyak melamun begitu, kau tau kemarin ayam tetangga kita mati gara-gara melamun, goda Bara namun membuat Nayla menangis.
Entah mengapa akhir-akhir ini Nayla menjadi lebih cengeng dan kekanak-kanakan.
Biasanya Nayla yang dewasa dan memikirkan apa akibat dari yang dia lakukan, namun itu makan ini tidak. Tadi dia mengejek Clara di depan orang yang tanpa takut membuat iqbal maupun Clara tersinggung.
Melihat istrinya yang tidak Mood, Bara menggendong nya menuju kamar mereka.
Bara punya cara sendiri untuk membuat wanita nya itu menangis sekaligus menjerit bersamaan.
" Sayang, Aku mau! ucap Iqbal membuat Nayla tersenyum malu.. Benar bukan dugaan Bara, jika wanita nya itu jika kesal bawa saja ke kamar dan lanjutkan rutinitas pasangan suami istri, maka dengan sendirinya amarah Nayla menguap entah kemana.
Auuh sayang jeritan Nayla membuat Bara semakin mengungkung istrinya dengan penuh rasa cinta.
Bara memainkan mainan kesukaan nya yang menggantung dengan sangat menantang.
__ADS_1
Bata mengisap bagai seorang bayi yang kelaparan.
Nayla menjerit tertahan dengan *******.
Terus Honey auh enak sayang, sangat uugh jerit Nayla.
Bara semakin menggila dan membuka seluruh pakaian nya. Bara memainkan bibir nya di bagian terlembut istrinya.
Jeritan kenikmatan di rasakan kedua nya, sayang aku masuk ya? izin Bara melihat mata berkabut istri nya.
Iya Honey aku menunggu mu! ucap Nayla penuh cinta.
Ahh, Jerit Nayla yang merasakan Kram di bagian bawah perut nya karena Bara menggoyangkan tubuh nya terlalu kuat.
Pelan-pelan Honey, ucap Nayla.
Mendengar jeritan istrinya, membuat Bara melembutkan gerakan tubuh nya.
Jangan lambat begitu aku mau keluar! ucap Nayla membuat Bara mendesah kesal tapi juga menuruti keinginan nyonya nya itu.
Akhh jerit mereka berdua bersamaan.
__ADS_1
Terima kasih sayang, ucap Bara mencium bibir Nayla dan memeluk nya.
" Sama-sama Honey, jawab Nayla.
Kembali ke Clara dan Iqbal yang tengah di kafe. Mereka makan malam berdua.
Clara ingin membuat Iqbal semakin mencintai nya dan tidak akan pernah melepaskan diri nya.
Sayang, aku ingin kita menikah dalam waktu dekat! ucap Clara membuat iqbal menatap nya.
" Kenapa sayang? bukan nya aku sudah katakan, jika kita akan menikah bila kamu telah bisa mengambil hati kedua orang tau ku dan keluarga ku? Iqbal mengerutkan kening nya bingung dengan pikiran Clara yang berubah ubah.
" Iya aku hanya ingin kita menikah. setelah itu baru aku akan mengenal mereka semua, jawab Clara.
Iqbal menarik nafas nya, Clara jika meminta sesuatu pasti harus dia dapat kan, Iqbal tau sekali itu. Iqbal juga sangat ingin menikahi Clara secepatnya, namun mau bagaimana lagi, jika Clara saja belum bisa mendapatkan restu kedua orang tua nya dan keluarga nya.
" Kamu harus mengenali keluarga ku baru aku akan menikah dengan mu. Pertunangan tadi hanya untuk mengikat mu saja lebih dulu, agar kau tidak punya niat selingkuh dari ku, lanjut Iqbal.
Clara memasang wajah kesal dan beranjak berdiri.
Kamu menyebalkan! jelas Clara.
__ADS_1