ISTRI KEDUA TUAN BARA

ISTRI KEDUA TUAN BARA
Kebahagiaan


__ADS_3

Kabar kehamilan Nayla merupakan satu kebahagiaan yang telah lama di tunggu dua keluarga, khusus nya keluarga Bara.


Kehamilan Nayla merupakan hadiah terbaik untuk keluarga Mahendra, karena itu adalah calon cucu pertama di keluarga ini.


Papa Edward memeluk Bara, mengucapkan selamat atas kehamilan istrinya, dan mendoakan semoga Nayla selalu sehat dan papa juga mengingatkan jangan membuat Nayla berpikir yang berat semasa dia mengandung.


" Kau harus menjaga calon cucu papa Bar, jangan buat istrimu banyak pikiran dan turuti semua keinginan nya, biar anak mu tidak ngeces, ucap papa.


Bara mengangguk, dan memeluk Nayla. Di tengah kebahagiaan Nayla dan Bara, tiba-tiba lelaki tampan yang hampir seminggu ini tidak pulang, akhirnya menampakan diri nya juga.


Iqbal pulang dengan perasaan masih kecewa, namun demi ingin memberikan ucapan selamat untuk adik bungsu nya atas kehamilan nya, Iqbal kembali ke rumah nya.


" Dek Iqbal memeluk Nayla dan Nayla pun membalas pelukan abang kesayangan nya.


Selamat ya dek, kamu sekarang sudah akan jadi ibu, abang harap kamu akan jadi ibu yang baik dan bisa menjadi kebanggaan anak dan suami mu, ucap Iqbal.

__ADS_1


Nayla mengangguk dan tersenyum. Abang jangan pergi lagi donk, kalau patah hati ya udah di rumah saja, ngapain abang menangisi wanita itu? Cari lagi pasti banyak wanita baik di luar sana yang ingin menjadi istri seorang Iqbal Maheswari, celetuk Nayla.


Ucapan Nayla membuat semua tertawa, Iyalah Bal, buat malu saja kamu ini, masak putus cinta kabur! Ucap kenan menambah omongan adik bungsu nya.


Mama Nia dan Papa Mahes hanya tersenyum, melihat ketiga anak nya yang sedang saling mengusili satu dan lainya.


" Bar, selamat ya! jaga adik dan calon ponakan gue, ucap iqbal memeluk sahabat dan adik ipar nya itu.


Saat tengah bahagia, dua calon om lain datang.


Halo semua uncle Davi dan uncle Johan datang ni, ucap dua pria dewasa itu.


Kehadiran Davi dan Johan di sambut baik oleh keluarga ini.


Mereka telah terbiasa dengan kedua pria itu, bahkan saking biasanya mereka telah menganggap dua teman anak mereka itu anak mereka juga.

__ADS_1


" Nayla, selamat ya adek ku sayang, ucap Davi ingin memeluk Nayla, namun tatapan mematikan dari Tiga pria yang di sekitaran Nayla mengurung kan buat Davi.


" Terima kasih kaka Dav, semoga tahun depan menyusul ya, goda Nayla.


" Selamat ya Nayla, semoga kamu dan anak kamu bahagia selalu, dan sehat, ucap Johan.


" Amin ucap Nayla tersenyum kepada Johan.


kelima lelaki itu kini duduk di taman belakang, untuk saling mengobrol dan membagi kisah mereka yang semenjak setahun ini jarang sekali bertemu dan berkumpul, karena kesibukan masing-masing.


Gue engga nyangka ya, kita udah berteman lama.


Bahkan sekarang kita sudah memiliki istri dan sudah ada juga yang memiliki anak, ucap kenan.


Davi dan Iqbal menatap malas ketiga teman nya, yang sudah memiliki pasangan, anak dan calon anak.

__ADS_1


Sementara Iqbal dan dirinya, belum menemukan pasangan juga yang cocok.


Mereka akhirnya bercerita tentang macam-macam kejadian dalam kehidupan mereka, mulai dari kehidupan pertama memiliki istri, kehamilan istri mereka hingga Bara yang akan menjalani semua yang Kenan dan Johan telah alami lebih dulu.


__ADS_2