
Setelah empat Sahabat Bara meninggalkan Bara dan Nayla, kini dikamar mewah itu hanya ada Nayla dan Bara saja.
Bara melihat Nayla dan memeluk nya erat.
Kak, aku engga bisa nafas ini" Ucap Nayla.
Bara tersenyum dan melepaskan pelukan nya.
Makasih sayang, kamu udah mau menikah dengan lelaki mantan duda ini, ucap Bara.
Nayla hanya tersenyum dan mengelus pipi suami nya. Aku mencintai mu kak, aku rasa dulu akan sangat sulit aku mencintaimu, tapi kenyataan nya, aku begitu mudah jatuh hati dengan mu.
Ku mohon jaga cinta kita dan jangan biarkan satu masa lalu mu hadir diantara kita, ucap Nayla memeluk Bara.
Bara membalas pelukan Nayla. Cinta mereka memang sangat kuat, sehingga mereka bisa bersama.
Kak bantu Nay lepas resleting gaun ini, ucap Nayla. Bara dengan senang hati membantu, setelah dia melepaskan jas nya.
Bara membuka resleting gaun Nayla hingga tubuh mulus istri nya menghipnotis nya.
Bara mengelus bokong Nayla yang putih dan sintal.
Jangan terlalu di lihat kak, nanti kaka pengen makan aku sekarang, acara kita masih banyak nanti, ucap Nayla yang tau isi kepala suami nya.
__ADS_1
Maklum saja kan mantan Duda jadi senjata Bara sudah lama tidak di ganti batre nya.
Bara membiarkan Nayla ke kamar mandi, sementara dia juga menggantikan baju nya dengan pakaian santai.
Setelah itu Bara berbaring untuk mengistirahatkan tubuh nya yang lumayan lelah.
Nayla masuk kedalam kamar dengan handuk yang sebatas paha saja, memperlihatkan tubuh nya yang putih.
Bara sungguh tidak sanggup jika harus menunggu hingga malam tiba.
Sayang, ucap Bara dengan suara Serak karena menahan hasrat nya yang mulai terbangun.
Nayla yang telah di peluk dan di ciumi di bagian leher nya hanya bisa diam dan menikmati permainan suami nya.
Nayla mengangguk karena kasihan dengan suami nya.
Nayla membiarkan Tangan Bara bermain di area titik sensitif nya.
Bara mencium bibir Nayla dengan begitu menuntut, Nayla yang memang belum pernah melakukan itu, di buat kewalahan dengan tindakan Bara.
Bara membaringkan Nayla dan menghimpit tubuh kurus nan seksi itu.
Tangan Bara menurunkan handuk yang melekat di tubuh Nayla.
__ADS_1
Mata Bara semakin berkabut gairah, hingga dia langsung memainkan pucuk bukit kembar Nayla dan membuat Nayla mendesssah karena permainan Bara sungguh membuat nya melayang.
Keluarkan suara mu sayang, ucap Bara terus dengan permainan nya. Tangan Bara kini tengah bermain dengan sangat liar di area terlembut di tubuh wanita nya.
Jeritan Naya membuat Bara semakin menggila hingga dia langsung menuju liang terlembut itu dan memasukkan kepala botak adik kesayangan nya yang dia beri nama Paijo.
Kepala Paijo kian lama kian masuk dan tenggelam. Air mata Nayla pun sudah keluar dari tadi karena dia menahan sakit nya sesuatu yang belum pernah masuk ke tubuh nya sekarang bersarang di tubuh nya.
Sayang maaf ya, mungkin ini menyakiti mu, tapi percaya lah sakit nya hanya sebentar, setelah ini aku janji kamu akan melayang tinggi.
Nayla masih menarik nafas nya dan akhirnya mengangguk. Bata langsung menggoyang pinggul nya menikmati naluri nya sebagai laki-laki, menggoyang dengan lembut namun derik berikutnya goyangan Bara menjadi tak terkendali.
Jeritan Nayla penuh di kamar itu, bukan jeritan kesakitan lagi tapi jeritan kenikmatan. Bara sang mantan Duda sangat pandai menyenangkan wanita di bawah kungkungan nya.
Nayla memeluk Bara saat mereka berdua mendapatkan pelepasan bersama.
Bara membenamkan tubuh nya semakin dalam, agar benih kwalitas super nya cepat berkembang biak di rahim istri nya.
Setelah puas bercinta pasangan pengantin baru itu tertidur. Mereka tidur hingga jam tiga sore, setelah itu suara ketukan pintu membangunkan pasangan yang tidur saling memeluk dengan tubuh polos mereka.
Keduanya mandi dan setelah nya membuka pintu.
Para tukang rias pun telah tiba dan siap untuk melakukan tugas mereka kepada Nayla sang pengantin wanita.
__ADS_1