
Akibat emosi yang Kenan tahan, kini dia telah pulang ke Apartemen nya dan sang istri Diana.
Kenan yang sedang emosi duduk menyendiri di ruang kerja nya.
Fokus nya sekarang hanya ingin menyelesaikan proyek pembangunan yang terbengkalai.
Malam telah semakin larut, Kenan kembali menuju kamar nya setelah emosi nya mereda.
Kenan melihat sang istri tidur dengan pakaian seksi.
Kenan perlahan lahan naik ke atas tempat tidur nya dan memeluk tubuh seksi istri nya.
Diana melenguh saat tangan Kenan mulai menggerayangi tubuh nya.
Suara khas Diana keluar saat tangan Kenan menyentuh dan memainkan aset pribadi Diana.
Kenan ******* bibir ranum istri cantik nya, lalu Diana membalas nya dengan tak kalah menuntut.
Please Honey, Mata Diana dan Kenan sudah di penuhi gairah yang menyala.
Malam itu, Diana dan kenan berpacu dalam melodi indah menuju surga dunia.
Lenguhan dan Desaahan dari mulut Diana bagaikan syair lagu indah di telinga Kenan.
Kenan meng absen setiap lekukan tubuh istri nya hingga permainan nya berhenti di lubang kenikmatan milik istri nya.
__ADS_1
Kenan meraba dan memainkan jari tangan nya dan membuat Diana menjerit keenakan dan mengeliat seperti cacing di atas tempat tidur.
Kenan yang melihat Diana telah mendapatkan pelepasan nya, langsung mengungkung istri nya dan memasukkan torpedo besar yang tumpul itu memasuki sarang milik Diana.
Ahhhk jerit Diana dengan penuh erotis saat Barang pusaka suami nya memasuki diri nya.
Kenan dan Diana berpacu mendapatkan kepuasaan bersama hingga setengah jam mereka mendapatkan nya.
Cairan bening milik kenan memasuki rahim hangat istri nya.
Semoga kamu segera tumbuh sayang, Papa sangat menanti saat itu tiba, Kenan mengelus perut rata sang istri.
Diana sudah tidak tau apa-apa lagi, karena Diana tidur dengan sangat nyenyak.
Pagi menjelang, Kenan Dan Diana bangun lalu mandi berdua.
Diana keluar kamar mandi dengan wajahnya yang kesal. Bagaimana tidak kesal, jika kenan menghajar nya kembali sebanyak dua ronde di kamar mandi.
Kaki aku pegel, semua karena kamu honey, kesal Diana.
Kenan hanya diam dan tersenyum puas.
Jangan marah-marah Baby, aku kan hanya kasih kamu yang enak kok kamu jadi sebel sih, ucap kenan berlalu menuju ruang ganti.
Setelah berpakaian, Pasangan suami istri itu duduk di meja makan.
__ADS_1
Makan dengan saling berbincang santai, hingga kini kedua nya telah di mobil masing-masing untuk segera pergi bekerja, Kenan ke perusahaan sedangkan Diana ke rumah sakit.
Berbeda dengan Kenan dan Diana yang tengah bahagia, Iqbal tengah kesal dengan Nayla.
Adek buruan iss, abang ini mau meeting ucap Iqbal, melihat Nayla yang masih menguyah makanan nya.
Pasalnya, hari ini Nayla tidak bisa membawa mobil nya sendiri karena mobil nya bocor.
" Sana dek buruan, nanti abang mu beneran marah, ucap mama Nia melihat anak bungsu nya yang lagi makan.
" Emang abang bisa marah sama adek ma? Paling juga bentar nanti baik engga jadi marah, ucap Nayla.
Mama dan Papa yang ada di meja makan hanya bisa diam melihat sikap Nayla dan Iqbal.
" Dek Buruan isss, abang udah telat ini dek, nanti bang Kenan marah, lanjut Iqbal.
Iya bawel, ucap Nayla berlalu setelah pamit kepada kedua orang tua nya.
Sepanjang jalan, Iqbal melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang.
Dia memang buru-buru, namun dia tidak mau celaka juga di jalan, apalagi dia membawa adik kecil nya.
" Nay, pulang kampus ke perusahaan ya, nanti makan siang sama abang dan bang Kenan, ucap Iqbal.
Nay nya mengangguk lalu mobil berhenti di depan parkiran Fakultas Fashion desainer.
__ADS_1
Nayla masuk dan Iqbal langsung menuju Perusahaan keluarga mereka.