ISTRI KEDUA TUAN BARA

ISTRI KEDUA TUAN BARA
Pesta


__ADS_3

Mama Nia dan Papa Mahes terkejut saat Nayla mengatakan apa yang dia dengar dari Event Organizer, yang bertugas menghias ruangan Ballroom hotel.


Hotel milik keluarga Maheswari, yang sengaja di booking Bara untuk acara malam ini.


kita akan lihat saja nanti malam, Mama dan Papa akan pura-pura merestui mereka, jawab Papa.. Kalian semua jangan terlalu memikirkan ini, ingat kalian punya kehidupan.


Bara, Nay jangan terlalu setres, mama dan papa punya cara untuk mencari tau ini, tapi biar lah waktu menjawab nya jawab papa.


Malam tiba, Malam ini Iqbal sangat bahagia. Selamat ulang tahun nak, papa memeluk Iqbal begitu juga mama.


Bara dan Nayla serta Kenan dan Diana semua mengucapkan selamat kepada Iqbal.


Davi dan Johan pun sama, mereka tidak akan ketinggalan sedikit pun dalam acara sahabat nya.


Tiba-tiba Clara datang dan memeluk Iqbal tanpa malu. Membuat semua orang jengah.


Dasarnya wanita tidak tau diri, jelas sekali ucapan itu dari mulut Nayla.


Iqbal dan Clara menatap nayla, jika Iqbal menatap bertanya kenapa adik kesayangan nya seakan tidak suka Clara sedangkan Clara menatap sengit, jika bukan sedang mencari muka di keluarga ini, sudah di pastikan Clara akan menampar Nayla.


" Dek, kamu tidak boleh berkata begitu! Bagaimana juga, kak Clara akan jadi kaka iparmu, jelas Iqbal membuat Clara tersenyum puas.

__ADS_1


Nayla hanya melengos pergi, malas melihat Clara.


SAYANG KENAPA ADIKMU BEGITU? Clara mulai dengan drama nya.


" Sudah lah sayang, mungkin Nayla lagi kesal sama Bara, makanya dia begini.


Jangan di pikirin ya, nanti cantik kamu ilang, jawab Iqbal.


Clara yang di perlakuan manis begitu memerah karena sangat senang atas pujian iqbal.


Clara menuju Mama Nia dan Papa Mahes.


Tante dan Om, Clara menyalami kedua orang tua Iqbal dengan penuh santun, semua tak lain hanya ingin menjerat keduanya agar percaya dan mau merestui hubungan nya dan Iqbal.


" Iya Clara, Ayo kita nikmati acaranya, ucap mama.


Acara di mulai, dari pemotongan kue dan berdoa bersama.


Kue telah di potong dan Iqbal memberikan kepada kedua orang tua nya yang pertama kali dia potong, lalu memotong lagi memberikan kepada Kenan dan Diana lalu ke Bara dan Nayla.


Davi dan Johan pun dapat bagian, baru Iqbal memotong untuk Clara.

__ADS_1


Clara sungguh kesal, kenapa orang tua Iqbal yang dapat pertama, dia ingin jika dia yang mendapatkan potongan pertama, agar dia bisa mengatakan jika dia lah pemilik Iqbal seutuhnya.


Iqbal tiba-tiba berdiri di depan Clara" lalu memanggilnya membuat semua Teman dan keluarga nya menatap jengah.


" Semua nya maaf jika iqbal tidak meminta Izin Mama dan Papa, untuk acara selanjutnya setelah acara ulang tahun ini, Iqbal ingin meminta izin Papa dan Mama untuk bertunangan dengan wanita pilihan Iqbal, Yaitu Clara wan, ucap iqbal.


Bara dan yang lain hanya melihat nya malas.


Mama melihat Papa, lalu berkata" Lanjutkan ajaa jika dia wanita yang kamu mau, jawab Mama membuat semua terkejut.


Iqbal tersenyum begitu pula Clara.


" Clara sayang, mau kah kau menjadi tunangan ku, mengikat janji melangkah lebih jauh dari hanya hubungan sekedar pacaran? tanya Iqbal dan Clara mengangguk.


" Aku mau sayang! sangat mau jawab Clara.


Iqbal sangat bahagia, dia melingkar kan cincin berlian cantik di jari manis wanita itu.


Clara juga melingkar kan cincin di jari manis Iqbal.


Mereka saking memeluk tanpa tau malu.

__ADS_1


__ADS_2